Rabu, 19 Februari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Pelindo 1 Beri Bantuan ke Ponpes Pusat Rehabilitasi dan Deradikalisasi Al Hidayah Deli Serdang

Pelindo 1 Beri Bantuan ke Ponpes Pusat Rehabilitasi dan Deradikalisasi Al Hidayah Deli Serdang

Selasa, 06 Juni 2017 14:30:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/BS03
Beritasumut.com-Berkembangnya aksi teror dan radikalisme di Indonesia turut menjadi perhatian BUMN di Sumut. Hal tersebut tercermin dari program PT. Pelindo I yang melakukan pembinaan terhadap Ponpes Al Hidayah pimpinan Khairul Ghazali yang beralamat di Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deliserdang. Ponpes Al Hidayah ini menjadi pusat rehabilitasi dan deradikalisasi guna membina anak-anak pelaku teror dan mantan narapidana kasus terorisme (Napiter) di Sumut.
 
Melalui program ‘BUMN Hadir Untuk Negeri’, Direktur PT Pelindo 1, Bambang Eka memberikan bantuan langsung sebesar Rp100.000.000 kepada pimpinan Ponpes Al Hidayah, Khairul Ghazali pada Senin, (05/06/2017) di Hotel JW Marriot Kota Medan. Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri jajaran direksi PT Pelindo 1, d iantaranya Direktur Bisnis Syahputra Sembiring, Direktur Keuangan Farid Lutfi, Senior Manajer Program Kemitraan dan Bina Lingkungan Syaiful Anwar dan beberapa personil PT Pelindo I.
 
"Atas nama Ponpes Al Hidayah, mengucapkan terima kasih atas bantuan Pelindo 1. Kami berharap BUMN hadir secara langsung membantu negara dalam penanganan terorisme dan radikalisme," ucap Khairul Ghazali.
 
Lebih lanjut pria yang pernah divonis 6 tahun penjara pada tahun 2010 atas kasus perampokan CIMB dan penyerangan Polsek Hamparan Perak di Sumut ini, menjelaskan, saat ini Ponpes Al Hidayah membina sekitar 20 orang anak mantan Napiter, namun masih terdapat sekitar 50 orang anak Napiter yang belum dibina di Ponpes. Hal tersebut dilakukan untuk memutus mata rantai teror yang berkembang.
 
Ghazali menjelaskan bahwa bantuan tersebut akan digunakan untuk mengembangkan beberapa program deradikalisasi di Ponpes. Bantuan juga diarahkan untuk pengembangan ternak. "Di samping untuk melengkapi beberapa fasilitas belajar mengajar yang masih minim, Ponpes akan membangun ternak, budidaya perikanan, dan pertanian. Hal tersebut untuk melatih santri agar memiliki ketrampilan ketika terjun langsung ke masyarakat," ujar Ghazali.
 
Direktur PT. Pelindo I, Bambang Eka ketika menyerahkan bantuan memberikan harapan besar kepada Ponpes Al Hidayah agar mampu membina anak-anak mantan Napiter menjadi generasi penerus yang membanggakan bagi Bangsa dan Negara Indonesia. 
 
"Saya sudah laporkan program bantuan ini kepada Menteri BUMN dan mendapat apresiasi. Diharapkan upaya Pelindo I yang berperan menekan perkembangan radikalisme di Sumut diikuti oleh BUMN lainnya di Indonesia. Sektor keamanan sangat penting untuk menjamin adanya percepatan pembangunan," ujar Bambang Eka dengan optimis.(BS03)
T#g:csrderadikalisasiPesantrenponpes Al Hidayah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Gubernur Sumut Sebut Pesantren Berperan Membangun Akidah Bangsa

    Beritasumut.com-Setiap instansi pendidikan memiliki tanggungjawab untuk membangun generasi penerus bangsa. Termasuk pondok pesantren yang juga berp

  • 4 minggu lalu

    Kunjungi Pesantren Al Hidayah, Gubernur Ingin Pastikan Lahan, Gedung dan Upaya Pengembangan

    Beritasumut.com-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mengunjungi Pesantren Al-Hidayah di Desa Sei Mencirim, Kutalimbaru, Deliserdang, Rabu

  • satu bulan lalu

    Wagub Sumut Musa Rajekshah Harapkan Pesantren Dapat Berdayakan Ekonomi Umat

    Beritasumut.com-Selain menyebarkan dakwah kepada umat, pesantren memiliki banyak manfaat bagi masyarakat. Salah satunya pemberdayaan ekonomi umat d

  • 3 bulan lalu

    Kemenag Janji Akan Bina Pesantren Radikal Hasil Temuan BNPT

    Beritasumut.com-Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menyatakan akan terus memantau perkembangan pesantren-pesantren yang ada di Indonesia. Hal ini d

  • 3 bulan lalu

    Kabupaten Deli Serdang Jadi Model Pesantren Ramah Anak di Sumut

    Beritasumut.com-Sebagai upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di Pondok Pesantren, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPP

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.