Sabtu, 20 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Pelanggan Kecewa, PLN Rayon Belawan Tak Hadiri Sidang BPSK

Pelanggan Kecewa, PLN Rayon Belawan Tak Hadiri Sidang BPSK

Jumat, 21 Oktober 2016 11:32:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist

Beritasumut.com-Kepala Rayon PLNo Belawan, Sudarta Sitepu atau yang mewakili pelaku usaha PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN)  tidak menghadiri sidang pertama perkara No.121/2016 antara konsumen (pelanggan) dengan PLN di Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Medan, Kamis (20/10/2016) kemarin tanpa ada keterangan.

Sidang yang sejatinya dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB, namun hingga Pukul 17.00 WIB tidak juga ada pihak PLN atau yang mewakili melaporkan kehadirannya di BPSK untuk perkara No.121.

Karena pihak PLN juga tidak hadir, sidang dibuka oleh Hakim BPSK Kota Medan, Erlina SH sekitar pukul 17.10 Wib dan dengan alasan bahwa pihak terlapor tidak hadir maka sidang ditunda dan akan digelar kembali pada Kamis depan (27/10/2016).

Menurut informasi di BPSK Kota Medan, para pengacara yang mewakili PLN ada di BPSK namun untuk perkara-perkara yang lain. Sementara untuk perkara No.121 tidak memiliki surat kuasa sehingga tidak dapat mewakili pelaku usaha menghadapi konsumen yang melapor. Maka pada persidangan pertama pihak PLN dinyatakan tidak menghadiri panggilan BPSK.

Sementara menurut Rustam Hamonangan Tambunan SH, selaku kuasa mewakili konsumen PLN atas nama pelanggan Rion Arios, mengatakan bahwa pihak PLN ketika melaksanakan penertiban pemakaian tenaga listrik (P2TL) telah mengabaikan hak-hak konsumen dan tidak melakukan kewajiban pelaku usaha sesuai dengan UU No. 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen.

Rustam juga memaparkan bahwa pihak PLN yg diwakili Tri Hadi Cipta dari PT Razza Trapo melakukan pembongkaran tanpa menunjukan surat tugas, tanpa didampingi pejabat PLN sebagai Ketua Regu dan Penyidik yang berwenang diduga telah melakukan pelanggaran Surat Keputusan Direksi PLN No.1486.K/DIR/2011 Tentang P2TL.

Petugas yang membongkar meteran listrik pelanggan atas nama Rion Arios di Perumahan Graha Martubung Medan tersebut diduga kuat telah melanggar SK Dirut PLN tersebut pada pasal 1 ayat (42), Pasal 3 ayat (3), Pasal 9 ayat (4) dan Pasal 10 ayat (2) huruf (a).

Berdasarkan pelanggaran tersebut pelanggan menyampaikan laporan gugatan ke BPSK Medan. Pihak PLN semena-mena menuduh dan mengambil tindakan terhadap pelanggan dengan mencabut meteran sehingga pelanggan mengalami berbagai kerugian materil dan moril (dipermalukan).

Sementara itu Rion Arios yang ditemui Jumat (21/10/2016) berharap sidang penyelesaian sengketa konsumen dapat berjalan sesuai jadwal agar pelanggan dapat kembali menikmati hak-hak sebagai konsumen.(BS03)

T#g:BPSKPLNsutet
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    GP Ansor Minta PLN Jangan Padamkan Listrik Selama Bulan Ramadhan

    Beritasumut.com-Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Deli Serdang meminta kepada PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3

  • 3 bulan lalu

    Antisipasi Listrik Selama Ramadhan, ULP PLN Sibuhuan Lakukan Perintisan Jaringan

    Beritasumut.com-Untuk mengantisipasi adanya gangguan listrik selama bulan suci Ramadhan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Layanan Pelanggan (UL

  • 3 bulan lalu

    Pemko Tanjungbalai Sambut Baik Pembangunan Gardu Induk Atasi Pasokan Listrik di Kota Tanjungbalai

    Beritasumut.com-Guna menyikapi keperluan akan energi yang semakin tinggi. PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatera bagian Utara (Sumbagut) melakuk

  • 3 bulan lalu

    Dirut PLN Jadi Tersangka, Presiden Jokowi: Berikan Kewenangan Kepada KPK

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan tanggapan atas penetapan Direktur Utama PT PLN (Persero) sebagai tersangka dalam kasus sua

  • 3 bulan lalu

    Amankan Aset Kelistrikan, PLN Kerjasama dengan Polda Sumut

    Beritasumut.com–Perusahaan Listrik Negara (PLN) bekerjasama dengan Kepolisian Daerah Sumatera Utara menandatangani perjanjian pengamanan inst

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.