Peristiwa

Pelajar SMAN 1 Panyabungan Utara Demo Tuntut Kepala Sekolah Diganti


Pelajar SMAN 1 Panyabungan Utara Demo Tuntut Kepala Sekolah Diganti
M Saima Putra

Panyabungan, (beritasumut.com) – Ratusan pelajar SMA Negeri 1 Panyabungan Utara, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, berunjukrasa di Kantor Bupati Madina, Panyabungan, Kamis (25/04/2013). Pelajar menuntut Kepala SMAN 1 Panyabungan Utara AY diganti karena dinilai sering melakukan tindakan sewenang-wenang termasuk memindahkan sejumlah guru.

Siswa-siswi yang datang dengan menaiki sejumlah angkot dan sepeda motor itu juga meminta agar guru-guru mereka yang dipindahkan dari SMA Negeri 1 Panyabungan Utara dikembalikan karena para guru itu dinilai sebagai guru yang disiplin dan senantiasa memberikan pengajaran baik.

Kedatangan para pelajar ini merupakan tindak lanjut aksi yang mereka lakukan sebelumnya pada Rabu (24/04/2013). Saat itu puluhan pelajar mendatangi Kompleks Perkantoran Pemkab Madina untuk menyampaikan aspirasi yang intinya mengharapkan pemerintah secepatnya mengganti kepala sekolah mereka dan dapat bekerjasama dengan seluruh dewan guru, tata usaha dan siswa.

“Kami meminta guru-guru yang dipindahtugaskan kembali mengajar di  sekolah kami, karena mereka telah menjadi korban kesewenang-wenangan kepala sekolah. Jika kepala sekolah kami tidak segera dicopot dari jabatannya dan guru yang dipindahkan tidak kembali mengajar, kami akan terus mogok belajar,” ujar beberapa siswa.

Sejumlah siswa yang dijumpai di sela-sela aksi unjukrasa mengatakan kedatangan mereka untuk menyampaikan kepada Bupati Hidayat Batubara agar kepala sekolah mereka diganti, karena tindakannya menimbulkan pengkotak-kotakan di sekolah bahkan mengakibatkan beberapa guru yang mereka nilai mampu dan senior sengaja dipindahkan ke sekolah lain.

Di halaman kantor bupati, para pelajar membentangkan sejumlah poster dan meneriakkan yel yel  agar kepala sekolah AY mundur dari jabatannya karena dianggap sebagai biang kerok pemindahan sejumlah guru profesional.

Mereka juga tidak terima adanya dualisme di SMA Negeri 1 Panyabungan Utara, karena akan mengorbankan siswa-siswi, tidak terkecuali terjadinya pengkotak-kotakan diantara sesama guru.

“Kepala sekolah kami harus dicopot dan guru kami yang dipindahkan harus dikembalikan karena mereka guru yang baik dan senantiasa profesional serta bertanggungjawab akan tugas sehari-hari,” ungkap siswa itu.

Kepala Dinas Pendidikan Madina Imron Lubis ketika menerima kedatangan siswa-siswa kelas satu dan dua itu mengatakan pihaknya bersama Sekdakab M Daud Batubara dan Asisten Ekokesra sudah melakukan pertemuan dengan 17 guru terkait persoalan itu.

“Tadi, saya bersama Sekda dan Asisten sudah ke SMA Negeri 1 Panyabungan Utara untuk menindaklanjuti aspirasi anak-anak kami. Kami sudah melakukan pertemuan dengan 17 guru di sana dan pertemuan kami membuahkan hasil,” ujar Kadis.

Imron  berjanji kepada siswa untuk secepatnya melakukan pergantian kepala sekolah. “Pergantian Kepala SMA Negeri 1 Panyabungan Utara akan kami proses secepatnya,” ucap kadis disambut aplaus pelajar dan selanjutnya membubarkan diri dengan tertib. (BS-026)

Tag:Demo