Minggu, 17 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Peacekeeping Operation Jadi Kajian di Konferensi Internasional TNI dan ICRC

Peacekeeping Operation Jadi Kajian di Konferensi Internasional TNI dan ICRC

Rabu, 26 Juni 2019 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan International Committee of Red Cross (ICRC) kantor perwakilan Indonesia-Timor Leste lahir dari keinginan bersama TNI dengan ICRC untuk menyamakan visi, persepsi dan konsepsional tentang peacekeeping operation, serta menggalang kerjasama regional dan global  untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat sipil dan personel medis dalam konflik bersenjata serta penugasan prajurit wanita dalam misi pemeliharaan perdamaian dunia.
 
Demikian sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto pada saat pelaksanaan hari pertama kegiatan Penyelenggaraan konferensi internasional antara TNI dan ICRC, bertempat di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (26/06/2019).
 
Menurut Panglima TNI konferensi internasional antara TNI dan ICRC dapat menjadi wadah untuk bertukar pengalaman, berdiskusi dan membahas beberapa permasalahan krusial yang selalu menjadi perhatian masyarakat internasional seperti Peacekeeping Operation, Protection of Civilian and Medical Personel in Armed Conflict serta Roles of Women in Peacekeeping Operation. “Saya bersyukur dan berterimakasih atas partisipasi dan dedikasi dari 28 Negara dan 2 Organisasi Regional yang telah mengirim delegasinya untuk hadir dan mengikuti International Conference, hal ini sebagai bukti bahwa kita semua adalah bagian dari masyarakat internasional yang mencintai perdamaian dan kemanusiaan,” ujar Panglima TNI.
 
Pada konferensi tersebut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP mengatakan bahwa perkembangan lingkungan strategis saat ini sangat dinamis dan hal ini juga dipicu oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini sudah berada pada era revolusi industri 4.0. Kondisi ini membawa dampak yang sangat signifikan terhadap teknologi persenjataan serta model atau trend peperangan. “Hari ini kita sudah meninggalkan  model peperangan tradisional (Traditional Warfare) maupun peperangan konvensional (Conventional Warfare). dunia memasuki era baru dengan model peperangan moderen (Modern Warfare) atau lebih dikenal dengan peperangan generasi kelima (Fifth Generation Warfare),” paparnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pelaksanaan konferensi internasional yang mengangkat tema “Preparing Modern Armed Forces for Peacekeeping Operations in the 21ˢͭ Century” atau mempersiapkan angkatan bersenjata moderen untuk operasi pemeliharaan perdamaian di abad ke-21 tersebut diperlukan kesamaan visi dan persepsi dalam melaksanakan peacekeeping operation khususnya hal-hal yang berkaitan dengan protection of civilian and medical personel in armed conflict.
 
“Hal ini merupakan implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1674 tahun 2006 tentang Protection of Civilian in Armed Conflict dan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2286 tahun 2016  tentang Condemning Attacks on Healthcare in Armed Conflict. Demikian juga dengan pelibatan wanita dalam misi perdamaian (women in peacekeeping operation) yang sampai saat ini masih jauh dari harapan,” pungkasnya.
 
Sementara itu, ICRC Head of the Regional Delegation (HORD) untuk Indonesia dan Timor Leste Alexandre Faite, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada konferensi internasional antara TNI dan ICRC diselenggarakan untuk membahas bagaimana mempersiapkan Angkatan Bersenjata modern dalam operasi pemeliharaan perdamaian di era modern ini dengan semua tantangannya, mulai dari perlindungan warga sipil, perempuan dalam konflik bersenjata, hingga perlindungan tenaga medis. (Rel)
T#g:ICRCKonferensi InternasionalPeacekeeping OperationTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu jam lalu

    Astros Yonarmed 1/Roket Dipamerkan Pada Peringatan Hari Pahlawan di Gunung Bromo

    Beritasumut.com-Momentum peringatan Hari Pahlawan, ternyata masih terus bergulir. Kali ini, momentum peringatan itu digelar di Gunung Bromo, Kabupa

  • 21 jam lalu

    Satgas TNI Konga XXXIX-A RDB Serahkan Senjata dan Munisi Ke DDR-RR Kongo

    Beritasumut.com-Satgas TNI Konga XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de lOrganisation des Nations Unies pour La Stabilisation en R&e

  • 22 jam lalu

    Satgas Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti Amankan 36 Butir Munisi, Mortir dan Roket

    Beritasumut.com-Anggota Batalyon Infanteri (Yonif) Raider Khusus 136/Tuah Sakti yang tergabung dalam Satgas Operasi Pengamanan Daerah Rawan Maluku

  • 2 hari lalu

    Panglima TNI: Ekonomi Kerakyatan Kekuatan Besar Bangsa Indonesia

    Beritasumut.com-Ekonomi kerakyatan adalah kekuatan sangat besar yang dapat membuat Indonesia bertahan dari krisis ekonomi. Jumlah penduduk bangsa I

  • 2 hari lalu

    Gebyar Karya Pertiwi, Panglima TNI Jadi Juri Lomba Memasak Nasi Goreng

    Beritasumut.com-Ada hal unik dan menarik pada pelaksanaan Gebyar Karya Pertiwi dan Military Attache Spouses Culture Tahun 2019, yaitu “Lomba

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.