Jumat, 21 Februari 2020

Pasien Meninggal, Keluarga Protes Rumah Sakit

Sabtu, 30 Mei 2015 19:56:00
BAGIKAN:
Google
Ilustrasi.
Beritasumut.com - Bayi berusia 1,8 bulan bernama Bilqis meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata Bunda, Jumat (29/5/2015) malam. Bilqis yang merupakan warga Tanjung Balai ini  dirawat di rumah sakit tersebut sejak Sabtu (23/5/2015) lalu.

Keluarga korban menilai pihak rumah sakit tidak profesional sehingga membuat pasien meninggal dunia.

Pihak keluarga bernama Agus Salim yang mewakili ibu korban Mita Arnisa (22) mengaku, bayi perempuan itu awalnya mengalami demam dan kerumut. Ia lalu membawa korban ke rumah sakit di Tebingtinggi. Namun setelah disuntik, badannya biru-biru sehingga dibawa ke RS Permata Bunda.

Setibanya di RS Permata Bunda, Bilqis sempat dibawa ke ruang ICU dan kemudian opname di ruang anak lantai III. Namun, pada Jumat (29/5/2015), kondisi Bilqis semakin kritis, sehingga menganjurkan supaya Bilqis ditangani secara serius ke ruang ICU.

Akan tetapi, perawat mengatakan harus ada persetujuan pihak keluarga sekaligus sebagai jaminan. Setelah terjadi argumentasi, akhirnya disepakati sebagai penjamin adalah Agus Salim dan akan membayar semua perawatan pada 4 Juni 2015.

Bilqis tidak kunjung dibawa ke ruang ICU dan tetap dibiarkan di ruang anak. "Saya menjenguk Bilqis sekira pukul 12.00 WIB dan setelah saya jamin biaya supaya dimasukkan ke ruang ICU, lalu saya pulang. Namun, sekira pukul 19.00 WIB. Saya mendapat telepon Bilqis sudah meninggal. Begitu saya tiba di rumah sakit, ternyata Bilqis tidak dibawa ke ruang ICU," kesalnya.

Agus menilai, penanganan RS Permata Bunda tidak profesional. Bahkan  ketika diminta medical record, pihak rumah sakit tidak bersedia memberikannya.

"Masa pihak rumah sakit bilang, medical record baru bisa diberikan kalau biaya rumah sakit sudah dibayar. Rumah sakit apa ini," ungkapnya dengan rasa kecewa.

Setelah sebagian biaya perawatan dibayar, barulah mayat Bilqis dibawa pulang. Kemudian, pihak rumah sakit melalui seorang dokter bersedia memberikan keterangan kepada Agus Salim. Setelah mendapat penjelasan dari dokter itu, keluarga pasien ini pulang. (BS-031)
T#g:Pasien
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 bulan lalu

    Nawal Harap Para Dokter di Sumut Bisa Tingkatkan Pelayanan ke Masyarakat

    Beritasumut.com-Para dokter diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, sehingga derajat kesehatan masyarakat Sumut dapat

  • 5 bulan lalu

    RSUP Adam Malik Pulangkan 2 Pasien Suspect Difteri

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik mengaku kembali memulangkan 2 pasien suspect difteri yang mereka rawat. Keduanya pasi

  • 8 bulan lalu

    RSU FL Tobing Serahkan Sertifikat Keberhasilan Program TB-MDR kepada Pasien

    Beritasumut.com-Sebuah prestasi membanggakan di bidang kesehatan, berhasil diukir oleh Rumah Sakit Umum Ferdinan Lumban Tobing (RSU FL Tobing) Sibo

  • tahun lalu

    Bupati Langkat Berharap Tak Ada Lagi Pasien Mengeluh Pelayanan di Puskesmas

    Beritasumut.com-Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH menghadiri acara Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan (

  • 2 tahun lalu

    Pesan Wagubsu ke RSUP dr Pirngadi Medan: Jangan Ada Pasien yang Datang Justru Bertambah Sakit

    Beritasumut.com-Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Dr Nurhajizah Marpaung SH MH meminta Rumah Sakit Umum Pirngadi dr Pirngadi Medan (RSUP dr P

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.