Peristiwa

Pasca Bentrok di Kampus, Seorang Mahasiswa Ditahan Petugas


Pasca Bentrok di Kampus, Seorang Mahasiswa Ditahan Petugas
Beritasumut.com/Ilustrasi
Dipenjara

Beritasumut.com-Pasca terjadinya bentrok di Kampus Universitas HKBP Nomenssen (UHN), Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan terpaksa menahan satu orang mahasiswa, dari 28 mahasiswa yang diamankan. Penahanan seorang mahasiswa UHN ini sebab petugas menemukan senjata tajam yang dibawanya.

Kasat Reskrim Polresta Medan, Kompol Fahrizal mengatakan, "Benar. Ada 28 mahasiswa Nomensen yang kita amankan ke Polresta Medan. Namun saat kita lakukan penyelidikan hanya seorang kita tahan karena mempunyai senjata tajam dan sisanya sudah kita pulangkan kepada pihak kampus," ujarnya kepada wartawan, Kamis (30/06/2016).

Menurut Kompol Fahrizal, untuk kasus bentrokan yang terjadi, pihaknya telah memanggil Rektor HKBP Nomensen untuk berkoordinasi supaya keributan tidak terulang kembali.

"Meski puluhan mahasiswa yang terlibat bentrok itu telah dipulangkan, tapi kita tetap memanggil pihak rektor untuk bertemu dengan Kapolresta Medan. Kita harus melakukan koordinasi agar bentrok antar mahasiswa itu tidak terulang lagi," katanya.

Informasi yang dihimpun, bentrokan mahasiswa Universitas HKBP Nomenssen (UHN) berlanjut pada Rabu (29/06/2016) malam kemarin. Sebab aksi berulang tersebut, polisi terpaksa mengamankan puluhan mahasiswa yang hendak melakukan bentrok. (BS04)


Tag:bentrok