Selasa, 17 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia Disambangi Tim Misi Bangladesh

Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia Disambangi Tim Misi Bangladesh

Sabtu, 08 September 2018 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia, di Arab Saudi Daerah Kerja Madinah kembali mendapat kunjungan dari tim misi haji Bangladesh di Madinah, Kamis (06/09/2018) waktu Saudi. Sehari sebelumnya, penyelenggara haji India juga melakukan kunjungan serupa ke Daker Madinah.
 
Dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (08/09/2018), Tim Media Center Haji (MCH) Madinah melaporkan, kedua negara tersebut tertarik bertukar informasi dan mengapresiasi terhadap penyelenggaraan haji Indonesia dengan jumlah jemaah terbesar di dunia, namun mampu mengatur secara baik dan tertib. Hal ini disebut Perwakilan misi haji Bangladesh, ABN Amin Ullah Nuri. Dia mengatakan pihaknya mengapresiasi dan ingin tahu bagaimana penyelenggaraan haji Indonesia dengan jumlah yang begitu besar, tapi bisa berjalan dengan lancar, mulai dari pendaftaran sampai dengan pelaksanaan di Saudi.
 
"Sebenarnya studi banding seperti ini sangat kita butuhkan dalam rangka menggali juga bagaimana pelayanan jemaah mereka. Sehingga ketika kita menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, maka kita bisa sharing bersama untuk perbaikan ke depan," beber Kadaker Madinah, Mohammad Khanif. Khanif mengatakan, dengan pertemuan kedua negara, baik Indonesia maupun Bangladesh atau negara Asia lainnya, akan banyak tahu apa perbedaan yang paling mendasar antara Indonesia dengan negara lain dalam hal penyelenggaraan haji.
 
Seperti contoh Bangladesh, sistem penyelenggaraan mereka berbeda dengan Indonesia. Kalau Bangladesh lebih banyak haji khususnya (dikelola swasta) ketimbang reguler (pemerintah). Haji khusus mereka mencapai 100 ribu lebih, sementara haji reguler hanya 7.000 jamaah. "Justru kebalikan dari Indonesia, yang lebih banyak mengelola ibadah reguler ketimbang khusus," ucap Khanif.
 
Sedangkan untuk biaya haji reguler atau dikelola pemerintah lebih besar yakni sekira Rp 60 juta, ketimbang swasta di bawah angka itu, tergantung dari masing-masing tipe atau golongannya. "Kenapa tarif haji pemerintah Bangladesh lebih mahal dari swasta, karena pemerintahnya menggunakan hotel di Markaziah, sementara swasta lebih murah karena hotel di luar Markaziah," tuturnya.
 
Berbeda lagi dengan India, dimana sistem penyelenggaraan hajinya lebih unik lagi, yakni melalui sistem undian. Menurut Khanif, India itu sistem pemberangkatan jemaahnya ditentukan melalui sistem undian. Sementara untuk Indonesia sistem pemberangkatan jemaah secara berurutan, yakni disesuaikan dengan nomor antrean awal pendaftaran. "Melihat sistem tersebut dianggap bagus, India tertarik, katanya tahun depan akan mencontoh dan mengubah model pemberangkatan jemaahnya," terang Khanif.
 
Seperti diketahui, petugas haji Bangladesh berjumlah 200 orang termasuk keagamaan dan kesehatan. Berbeda dengan Indonesia yang jauh lebih besar yakni mencapai 4.100 petugas. Terkait Indonesia kerap mendapat kunjungan negara lain, menurut Khanif hampir setiap tahunnya mendapat kunjungan serupa dari negara Asia tersebut dan Malaysia yang paling sering berkunjung. (BS02)
T#g:BangladeshHajiIndonesiaKemenagPPIHPenyelenggaraan Haji
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji Dikurangi

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • 5 hari lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • 5 hari lalu

    Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah men

  • 7 hari lalu

    Pemerintah Arab Saudi Turunkan Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji, Kini Hanya 300 Riyal

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • 7 hari lalu

    Usai Bertugas Selama 62 Hari, Sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

    Beritasumut.com-Usai bertugas selama 62 hari, sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia telah kembali ke tanah air hari ini, Senin (09/09/2019). Mereka a

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.