Senin, 20 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia Disambangi Tim Misi Bangladesh

Panitia Penyelenggaraan Haji Indonesia Disambangi Tim Misi Bangladesh

Sabtu, 08 September 2018 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Indonesia, di Arab Saudi Daerah Kerja Madinah kembali mendapat kunjungan dari tim misi haji Bangladesh di Madinah, Kamis (06/09/2018) waktu Saudi. Sehari sebelumnya, penyelenggara haji India juga melakukan kunjungan serupa ke Daker Madinah.
 
Dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (08/09/2018), Tim Media Center Haji (MCH) Madinah melaporkan, kedua negara tersebut tertarik bertukar informasi dan mengapresiasi terhadap penyelenggaraan haji Indonesia dengan jumlah jemaah terbesar di dunia, namun mampu mengatur secara baik dan tertib. Hal ini disebut Perwakilan misi haji Bangladesh, ABN Amin Ullah Nuri. Dia mengatakan pihaknya mengapresiasi dan ingin tahu bagaimana penyelenggaraan haji Indonesia dengan jumlah yang begitu besar, tapi bisa berjalan dengan lancar, mulai dari pendaftaran sampai dengan pelaksanaan di Saudi.
 
"Sebenarnya studi banding seperti ini sangat kita butuhkan dalam rangka menggali juga bagaimana pelayanan jemaah mereka. Sehingga ketika kita menemukan hal-hal yang perlu diperbaiki, maka kita bisa sharing bersama untuk perbaikan ke depan," beber Kadaker Madinah, Mohammad Khanif. Khanif mengatakan, dengan pertemuan kedua negara, baik Indonesia maupun Bangladesh atau negara Asia lainnya, akan banyak tahu apa perbedaan yang paling mendasar antara Indonesia dengan negara lain dalam hal penyelenggaraan haji.
 
Seperti contoh Bangladesh, sistem penyelenggaraan mereka berbeda dengan Indonesia. Kalau Bangladesh lebih banyak haji khususnya (dikelola swasta) ketimbang reguler (pemerintah). Haji khusus mereka mencapai 100 ribu lebih, sementara haji reguler hanya 7.000 jamaah. "Justru kebalikan dari Indonesia, yang lebih banyak mengelola ibadah reguler ketimbang khusus," ucap Khanif.
 
Sedangkan untuk biaya haji reguler atau dikelola pemerintah lebih besar yakni sekira Rp 60 juta, ketimbang swasta di bawah angka itu, tergantung dari masing-masing tipe atau golongannya. "Kenapa tarif haji pemerintah Bangladesh lebih mahal dari swasta, karena pemerintahnya menggunakan hotel di Markaziah, sementara swasta lebih murah karena hotel di luar Markaziah," tuturnya.
 
Berbeda lagi dengan India, dimana sistem penyelenggaraan hajinya lebih unik lagi, yakni melalui sistem undian. Menurut Khanif, India itu sistem pemberangkatan jemaahnya ditentukan melalui sistem undian. Sementara untuk Indonesia sistem pemberangkatan jemaah secara berurutan, yakni disesuaikan dengan nomor antrean awal pendaftaran. "Melihat sistem tersebut dianggap bagus, India tertarik, katanya tahun depan akan mencontoh dan mengubah model pemberangkatan jemaahnya," terang Khanif.
 
Seperti diketahui, petugas haji Bangladesh berjumlah 200 orang termasuk keagamaan dan kesehatan. Berbeda dengan Indonesia yang jauh lebih besar yakni mencapai 4.100 petugas. Terkait Indonesia kerap mendapat kunjungan negara lain, menurut Khanif hampir setiap tahunnya mendapat kunjungan serupa dari negara Asia tersebut dan Malaysia yang paling sering berkunjung. (BS02)
T#g:BangladeshHajiIndonesiaKemenagPPIHPenyelenggaraan Haji
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 jam lalu

    Pertama di Sumut, RSUP Haji Adam Medan Malik Miliki Poliklinik Khusus Gagal Jantung

    Beritasumut.com-Berada di Instalasi Pusat Jantung Terpadu (PJT), Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik, Medan, akhirnya memiliki Polikilini

  • 2 jam lalu

    Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia Gelar Imlek Nasional 2 Februari 2020

    Beritasumut.com-Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) akan menggelar perayaan Tahun Baru Imlek Nasional pada 2 Februari 2020, di Jakar

  • 7 hari lalu

    Dirjen PHU Kemenag Minta Masyarakat Laporkan Bila Ada Pungli untuk Layanan Haji

    Beritasumut.com-Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Nizar Ali meresmikan Pusat Layanan Ha

  • 7 hari lalu

    Tak Ingin Situasi Memburuk, Indonesia Ajak Semua Pihak Cegah Eskalasi Ketegangan di Timur Tengah

    Beritasumut.com-Indonesia berusaha melakukan berbagai upaya untuk mencegah eskalasi ketegangan di Timur Tengah pasca serangan drone Amerika Serikat

  • satu minggu lalu

    BI Pematangsiantar Bangun Pojok Membaca Dongeng di Lima Sekolah TK

    Beritasumut.com-Lima sekolah Taman Kanak-kanak (TK) di Kota Pematangsiantar Provinsi Sumatra Utara (Sumut) menerima bantuan pembangunan fasilitas m

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.