Sabtu, 18 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Panglima TNI Singgung Jutaan Ton Plastik Ada di Laut Indonesia

Panglima TNI Singgung Jutaan Ton Plastik Ada di Laut Indonesia

Minggu, 08 Desember 2019 07:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP menghadiri sekaligus sebagai pembicara pada acara Silaturahmi Nasional Ulama, Umaro, TNI, dan Polri, yang bertemakan 'Peran Ulama, Umaro, TNI, dan Polri dalam Mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan dan Meneguhkan Aswaja', Sabtu (07/12/2019).
 
Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan bahwa Indonesia adalah negara yang sangat besar, di mana dua per tiga bagian dari Indonesia adalah lautan dan satu per tiga adalah daratan. Indonesia juga memiliki sumber daya alam yang sangat berlimpah, mulai dari dasar laut sampai puncak gunung. “Oleh sebab itu, tugas TNI adalah menjaga stabilitas keamanan dengan melengkapi alat deteksi bekerjasama dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) untuk mengamankan negara Indonesia yang kaya ini,” ujarnya.
 
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dengan luasnya lautan Indonesia mungkin bangsa tidak tahu apa yang terjadi setiap hari di dua per tiga lautan tersebut. Bisa terjadi pencurian ikan, mengirim barang kel uar negeri tanpa izin, serta memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negeri tanpa izin. “Terkait hal tersebut kita harus bisa memantau dan menjaga  semua kekayaan negara ini,” ucapnya.
 
Di sisi lain terkait dengan polusi sampah plastik di laut Indonesia,  Panglima TNI mengungkapkan bahwa hampir 150 juta ton plastik ada di laut Indonesia, di mana terdapat 8 juta ton plastik setiap tahun. “Apabila ini berlanjut terus sampai 10 tahun yang akan datang, maka kita akan makan ikan tongkol yang di dalam perutnya ada plastik,” katanya.
 
Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menambahkan bahwa salah satu pemuda Indonesia berhasil menemukan satu sistem menggantikan plastik dengan menggunakan singkong dan singkong itu berhasil dibuat menjadi tas. Apabila tasnya tidak digunakan lagi, dimasukkan ke air akan menjadi luntur atau hancur. “Ini adalah satu bentuk kreatifitas anak bangsa yang bernilai dari kejuangan bela negara untuk bisa menjaga negara ini,” pungkas Panglima TNI.(BS09)
T#g:NegaraPolriTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 jam lalu

    Prajurit TNI jarkan Anak-Anak Disabilitas Menjadi Pengibar Bendera

    Beritasumut.com-Prajurit TNI Yonif 755/Yalet/20/3 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Papua dibawah pimpinan Letkol Inf Dodi Nur Hidayat sebagai Ko

  • 8 jam lalu

    Sekjen PBB Kunjungi Satgas TNI Konga di Afrika

    Beritasumut.com-Perwakilan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa Bangsa, Mr Fracois Grignon mengunjungi Satgas TNI Konga  XXXIX-B R

  • 22 jam lalu

    Mabes TNI Teken 73 Kontrak Pengadaan Barang dan Jasa Senilai Rp 1.282 Triliun

    Beritasumut.com-Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) menandatangani 73 kontrak barang dan jasa pada 2020 senilai Rp 1.282 triliun. s

  • 23 jam lalu

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Gelar Pasar Murah di Papua

    Beritasumut.com-Dalam rangka menyediakan kebutuhan rumah tangga dengan harga murah dan terjangkau bagi masyarakat yang berada di perbatasan RI-PNG,

  • 24 jam lalu

    Panglima TNI dan Kapolri Apel Bersama 2900 Prajurit TNI Polri di Maluku

    Beritasumut.com-Kesetiaan kepada NKRI merupakan suatu bentuk nyata sinergi antara prajurit TNI-Polri guna menjamin stabilitas keamanan di Indonesia

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.