Kamis, 12 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Panglima TNI Sebut Prajurit Profesional adalah Prajurit yang Patuh Hukum

Panglima TNI Sebut Prajurit Profesional adalah Prajurit yang Patuh Hukum

Jumat, 08 Februari 2019 23:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Penegak hukum adalah ujung tombak kepatuhan terhadap hukum itu sendiri. Untuk itu, setiap Polisi Militer harus terlebih dulu memiliki komitmen yang tinggi terhadap hukum dan setiap aturan yang berlaku. Tanpa konsistensi tersebut, mustahil Polisi Militer sebagai penegak ketertiban memiliki kewibawaan yang paripurna.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, pada upacara gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer TA 2019 di Taxy Way Echo Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (08/02/2019). Menurut Panglima TNI, Operasi Gaktib dan Yustisi merupakan salah satu upaya memelihara dan meningkatkan profesionalisme prajurit TNI. “Prajurit yang profesional adalah prajurit yang memahami hukum dan mematuhinya, tidak hanya di masa perang tetapi juga di masa damai,” katanya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa adalah pemahaman yang salah, dimana seolah-olah prajurit dalam situasi perang tidak diikat oleh hukum. Menurutnya, terdapat hukum perang dan aturan lainnya yang mengikat setiap kombatan pada situasi pertempuran. Demikian pula di masa damai, setiap prajurit yang profesional tidak akan melanggar hukum. “Logikanya adalah tanpa kepatuhan yang tinggi terhadap hukum di masa damai, maka prajurit tersebut akan sulit untuk mematuhi hukum yang membatasinya di masa perang,” ujarnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menegaskan bahwa perkembangan teknologi memungkinkan munculnya bentuk pelanggaran baru. Mengantisipasi meningkatnya kejahatan menggunakan media sosial dan media elektronik (kejahatan siber dan ITE), prajurit POM TNI harus mampu mengikuti perkembangan teknologi guna membentengi pengaruh negatif medsos, serta menjaga nama baik TNI dari penyebaran berita palsu (hoaks). “Sikapi secara cerdas setiap perkembangan yang ada, termasuk hoaks, upaya adu domba, provokasi, penyalahgunaan media sosial dan serangan siber,” tegasnya.
 
Panglima TNI juga mengatakan bahwa pelaksanaan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi harus pula dikembangkan kearah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi. “Esensi operasi ini adalah proses berkelanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI,” ucapnya.
 
Di sisi lain, Panglima TNI mengingatkan kembali bahwa pada tahun 2019 ini adalah pelaksanaan Pesta Demokrasi. TNI berkomitmen dengan netralitasnya seraya berkonsentrasi pada upaya menjamin pelaksanaan Pemilu yang aman, damai, lancar dan sukses.  “Untuk itu operasi ini juga harus membangun kesadaran dan ketaatan atas komitmen netralitas TNI,” ungkapnya.
 
Operasi Gaktib Tahun 2019 POM TNI mengangkat tema “Dengan Operasi Gaktib TA 2019, Polisi Militer Berkomitmen Meningkatkan Disiplin, Ketaatan Hukum, Dedikasi dan Loyalitas Prajurit, Dalam Mendukung Tupok TNI Guna Mewujudkan Bersama Rakyat TNI Kuat”. (Rel)
T#g:panglima TNIPrajurit TNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Panglima TNI Minta Kesiapan Marinir Hadapi Tuntutan Zaman

    Beritasumut.com-Prajurit Marinir TNI AL harus siap mengikuti perubahan dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Jangan alergi terhadap perubahan, ser

  • 2 hari lalu

    Prajurit TNI Yonif 136/TS Jadi Guru di Negeri Lima, Maluku Tengah

    Beritasumut.com-Dua Prajurit TNI Yonif Raider Khusus 136/Tuah Sakti (TS) yang tergabung dalam Satuan Tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan (Satgas

  • 5 hari lalu

    Panglima TNI Tutup Lomba Tembak di Lapangan Cilodong Depok

    Beritasumut.com-Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem

  • 6 hari lalu

    Panglima TNI Pompa Semangat Juang Timnas Karate Indonesia SEA Games 2019

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP selaku Ketua Umum PB FORKI menekankan kepada para atlit karateka bahwa karatek

  • 7 hari lalu

    Tutup Pendidikan Reguler ke-46 Sesko TNI TA 2019, Panglima TNI Sebutkan 11 Program Prioritas

    Beritasumut.com-Dalam mewujudkan postur organisasi yang adaptif (mampu menyesuaikan keadaan), TNI telah melaksanakan pengembangan organisasi sesuai

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.