Jumat, 13 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Panglima TNI Berikan Ceramah tentang Network Centric Warfare untuk 566 Perwira TNI

Panglima TNI Berikan Ceramah tentang Network Centric Warfare untuk 566 Perwira TNI

Kamis, 07 November 2019 17:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Konsep operasi masa kini yang sedang dikembangkan adalah operasi multi dimensi, yang berbasis teknologi Network Centric Warfare. Operasi TNI tidak hanya mengandalkan metode peperangan konvensional semata, tetapi pada saat yang sama dibarengi dengan pelibatan Siber TNI, Puspen TNI, Intelijen, Teritorial, Satgas Dukungan, dan upaya diplomasi.
 
Demikian ujar Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, dihadapan 566 Perwira Siswa Seskoad, Seskoal dan Seskoau tahun 2019, bertempat di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat, Jl. Gatot Subroto No.96 Bandung, Jawa Barat, Kamis (07/11/2019).
 
Panglima TNI mengatakan, bahwa Network Centric Warfare adalah metode peperangan yang berbasis pada konektivitas jaringan komunikasi dan data secara real time dari markas ke unit-unit tempur dan sebaliknya, untuk mempercepat proses pengambilan keputusan komando, didasarkan pada data-data dan informasi terkini. “Oleh karenanya dibutuhkan dukungan teknologi tinggi untuk memiliki kemampuan Network Centric Warfare. Salah satunya adalah melalui program Interoperability Kodal yang sudah diajukan ke Kemhan melalui mekanisme pengadaan alutsista luar negeri,” ujarnya.
 
Panglima TNI menegaskan bahwa dalam konteks kekinian, Puspen TNI tidak lagi hanya sebagai institusi penerangan masyarakat tetapi sudah harus berubah menjadi media warrior yang melaksanakan media warfare untuk memenangkan opini publik. Demikian juga dengan Siber TNI, Psikologi TNI, dan Koopssus TNI yang melaksanakan operasi-operasi khusus. “Upaya mencapai keberhasilan operasi TNI harus dicapai melalui segala lini, dan dilaksanakan secara terintegrasi, dengan tujuan akhir adalah untuk keberhasilan pelaksanaan tugas pokok,” terangnya.
 
Panglima TNI juga menyampaikan bahwa spektrum ancaman yang sangat kompleks membutuhkan organisasi yang adaptif. Organisasi yang tidak responsive atau tidak adaptif dengan tantangan dan ancaman yang baru akan tenggelam dan digilas perubahan. “Untuk menjadi organisasi yang adaptif, TNI membutuhkan perwira-perwira yang adaptif pula. Perwira yang tidak alergi dengan perubahan, mampu melihat trend, bersinergi, dan tidak berpikiran sempit,” tegasnya.
 
Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan, perlu ada perubahan mind set para perwira bahwa situasi saat ini sangat dinamis, cepat berubah dan membutuhkan respon tinggi. “Tidak ada lagi jamannya para komandan santai-santai dan berleha-leha di kursi komandan. Komandan harus turun ke lapangan, melihat fenomena dan trend perubahan ancaman, kondisi masyarakat, anak buah, dan berpikir antisipatif. Terlebih dengan dunia gadget dewasa ini. Jangan kemudian komandan hanya sibuk dengan gadgetnya, abai terhadap perkembangan anak buah. Pembinaan anggota tidak dapat dilepaskan dari tugas dan tanggung jawab setiap Dansat,” tambahnya.
 
Di akhir pembekalannya, Panglima TNI mengingatkan bahwa pendidikan semacam Sesko TNI dan Sesko Angkatan harus dapat mencetak sumber daya manusia unggulan berupa perwira-perwira yang berkualitas. “Pembinaan para personel tersebut harus berdasar pada merit system, the right man on the right place, serta memperhatikan kemampuan dan prestasi,” tutupnya. (Rel)
T#g:NetworkCentric Warfarepanglima TNIPerwira TNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Panglima TNI Minta Kesiapan Marinir Hadapi Tuntutan Zaman

    Beritasumut.com-Prajurit Marinir TNI AL harus siap mengikuti perubahan dan beradaptasi dengan tuntutan zaman. Jangan alergi terhadap perubahan, ser

  • 6 hari lalu

    Panglima TNI Tutup Lomba Tembak di Lapangan Cilodong Depok

    Beritasumut.com-Gunakan filosofi “ala bisa karena biasa” yang berorientasi pada azas tujuan dalam pembinaan, dengan pengembangan sistem

  • 7 hari lalu

    Panglima TNI Pompa Semangat Juang Timnas Karate Indonesia SEA Games 2019

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP selaku Ketua Umum PB FORKI menekankan kepada para atlit karateka bahwa karatek

  • satu minggu lalu

    Tutup Pendidikan Reguler ke-46 Sesko TNI TA 2019, Panglima TNI Sebutkan 11 Program Prioritas

    Beritasumut.com-Dalam mewujudkan postur organisasi yang adaptif (mampu menyesuaikan keadaan), TNI telah melaksanakan pengembangan organisasi sesuai

  • satu minggu lalu

    Bersama Menhan Prabowo Subianto, Panglima TNI Hadiri Pameran Industri Alpalhankam Dalam Negeri

    Beritasumut.com-Panglima TNI, Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto SIP, menghadiri acara Pameran Industri Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Al

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.