Jumat, 18 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Panglima TNI: Pantau Titik Api Karhutla Riau, TNI Gunakan Drone di Malam Hari

Panglima TNI: Pantau Titik Api Karhutla Riau, TNI Gunakan Drone di Malam Hari

Senin, 16 September 2019 00:01:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Untuk mempercepat proses pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau, TNI berencana menerbangkan drone pada malam hari untuk memantau  titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan.  Dengan menerbangkan drone pada malam hari, akan membantu mempermudah melihat titik-titik api yang tidak terpantau pada siang hari.
 
Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto SIP, usai melakukan pantauan udara dengan menggunakan Helikopter milik TNI saat meninjau kebakaran hutan di Komplek Ladang Minyak Pertamina Hulu Energi Kampar, Kec. Kerumutan, Kab. Pelelawan, Provinsi Riau,  Minggu (15/09/2019).
 
Panglima TNI mengatakan bahwa dengan menerbangkan drone pada malam hari akan menunjukan hasil yang berbeda dengan pengamatan pada siang hari. Menurutnya, drone pada malam hari akan memonitor titik-titik api yang menjadi lokasi kebakaran hutan. “Saya telah menyampaikan kepada Kepala BNPB bahwa TNI akan menerbangkan drone,” ucapnya.
 
“Dengan menggunakan drone akan mempermudah proses mitigasi lokasi kebakaran hutan, karena lokasi yang tidak terpantau pada siang hari dan sore hari dapat terlihat dengan jelas pada malam hari,” tambahnya.
 
Selanjutnya Panglima TNI mengatakan bahwa dengan pantauan melalui drone pada malam hari, akan dapat melihat titik-titik api yang baru dibakar oleh orang yang tidak bertanggungjawab, dan selanjutnya tim darat akan bergerak menuju lokasi kebakaran sekaligus dapat menindak pelaku pembakaran hutan yang dilakukan dengan sengaja.
 
Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, hingga saat ini jumlah titik-titik api di wilayah Riau mengalami penurunan yang sangat signifikan dan hingga hari ini terpantau hanya 44 hotspot titik api. “Kalau kita mengukur hasilnya adalah untuk hotspot sudah mulai turun, dan kalau kita lihat juga secara visual bahwa untuk asap yang ada di Pekanbaru sendiri saat ini sudah menurun dan terbukti jarak pandang penerbangan saat ini sudah mulai naik,” terangnya.
 
Panglima TNI juga mengatakan bahwa hingga saat ini TNI telah melakukan berbagai upaya untuk membantu proses pemadaman Karhutla yang terjadi di Riau, salah satunya dengan  melakukan modifikasi cuaca untuk membuat hujan buatan. “TNI dan Polri beserta seluruh stakeholder tidak akan tinggal diam untuk membantu mencegah terjadinya Karhutla,” tegasnya.
 
“Hingga saat ini berbagai upaya telah dilakukan untuk membantu pemadaman Karhutla termasuk modifikasi cuaca yang hingga hari ini berjalan dengan efektif namun permasalahannya adalah untuk modifikasi cuaca itu tergantung awan yang mengandung air yang ada diawan tersebut,” ujarnya.
 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia  telah memitigasi dan mengerahkan Alutsista serta sejumlah personel untuk membantu proses pemadaman Karhutla. “Kita bisa lihat disini banyak sumur-sumur minyak milik Pertamina yang kemungkinan kalau tidak kita mitigasi, titik apinya dapat membahayakan. Ada 109 sumur minyak yang masih aktif dan syukur Alhamdulillah bahwa api sudah dapat dipadamkan,” katanya.(rel)
T#g:panglima TNIkabut asapkarhutlakebakaran hutan
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 14 jam lalu

    Panglima TNI: Marwah dan Nama Baik NKRI Dipertaruhkan Dalam Pelantikan Presiden RI

    Beritasumut.com-Marwah dan nama baik Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dipertaruhkan dalam pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI. Denga

  • 18 jam lalu

    Tiga Pesawat TNI Berhasil Lakukan Modifikasi Cuaca di Sumatera dan Riau

    Beritasumut.com-Tiga pesawat TNI berhasil melaksanakan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di wilayah Sumatera dan Riau dengan melakukan penyemaian ga

  • 3 hari lalu

    Potensi Penyebaran Asap Karhutla Masih Tinggi, Masyarakat Diimbau Waspada

    Beritasumut.com-Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai sebaran asap akibat dari kebaka

  • 7 hari lalu

    Mukernas LVRI 2019, Panglima TNI Sebut Institusi TNI Paling Dipercaya Masyarakat Indonesia

    Beritasumut.com-Para Veteran selaku pendahulu Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah meletakkan pondasi yang sedemikian kuat, sehingga TNI memiliki

  • satu minggu lalu

    TNI Kerahkan Pesawat Hercules dan Helikopter Angkut Pengungsi Kembali ke Wamena

    Beritasumut.com-Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan terus mengerahkan beberapa pesawat Hercules dan Helikopter untuk mendukung dan memfasilitasi

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.