Peristiwa

PLN KITSBU akan Dilaporkan ke KPPU Sumut, Ini Alasannya


PLN KITSBU akan Dilaporkan ke KPPU Sumut, Ini Alasannya
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Lembaga Swadaya Masyarakat Citra Damai Alam Semesta (LSM Cadas) Indonesia akan melaporkan PLN KITSBU ke Komisi Persaingan Pelaku Usaha (KPPU). Pasalnya, diduga telah terjadi terjadi kongkalikong terhadap penetapan PT Damhury Jaya atas pekerjaan pengoperasian dan pemeliharaan gedung dan pertamanan sektor Pembangkitan Pandan dan sektor Pembangkitan Labuhan Angin PT PLN (Persero) Pembangkitan Sumatera Bagian Utara.
 
"Pengadaan di PLN KITSBU itu terjadi tanggal 6 September 2017 dan pengumuman pemenang tanggal 17 Mei 2018. Nah, pada rentan waktu itu lah dugaan kolusi yang dilakukan mantan pegawai PLN KITSBU inisial WS ketika masih aktif. Sehingga membuka peluang memenangkan pelelangan PT Damhury Jaya," ungkap Manajer Advokasi LSM Cadas Indonesia, Nanang Ardiansyah Lubis, melalui keterangan tertulis, di Medan, Senin (30/07/2018).
 
"Kami akan melaporkan masalah ini ke Komisi Persaingan Pelaku Usaha (KPPU) perwakilan Sumatera Utara dalam waktu dekat," jelasnya. Nanang menjelaskan sedikit peran WS dalam proyek pengadaan tersebut. WS yang sebelumnya menjabat Deputy Manajer Bidang Umum mengetahui sekaligus merancang rencana anggaran biaya (RAB) untuk proyek pengadaan tersebut. Setelah pensiun, WS bergabung dengan PT Damhury Jaya dan ikut sebagai peserta pelelangan.
 
"Setelah keluar pengumuman, diketahui PT Damhury dinyatakan sebagai pemenang dengan nilai kontrak sebesar Rp.5.917.858.004,- per tahun. Kenapa bisa terjadi seperti itu? Ya karena WS memiliki peran yang cukup fatal dalam memenangkan tander ini. Kalau tidak KKN, apa namanya praktik ini? Jadi kami menyimpulkan, WS semasa aktif membangun kolusi dengan PT Damhury agar perusahaan ini memenangkan tander pelelangan atas pekerjaan dimaksud," pungkasnya. (BS07)

Tag:Damhury JayaKPPU SumutListrik NegaraPLNPLN KITSBU