Sabtu, 23 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Napi di Lapas Lubuk Pakam Ngaku Bayar Rp 50 Juta Tiap Minggu ke Sipir

Napi di Lapas Lubuk Pakam Ngaku Bayar Rp 50 Juta Tiap Minggu ke Sipir

Senin, 24 September 2018 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Beritasumut.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) RI kembali melakukan pengembangan terhadap kasus penangkapan 8 tersangka 36,5 Kg sabu-sabu dan 3.000 butir pil ekstasi jaringan napi Lapas Lubuk Pakam.
 
Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol Arman Depari mengatakan, dari hasil pemeriksaan terhadap bandar narkobanya, Dekyan, diketahui bahwa dia ternyata membayar uang kepada sipir, Maredi secara periodik. "Untuk melancarkan aksinya, Dekyan membayar para petugas berkisar Rp50 juta per minggu," ungkapnya kepada wartawan, Senin (24/09/2018).
 
Lebih lanjut Arman menjelaskan, Dekyan juga sudah berulang kali mengendalikan penyelundupan narkoba dari Malaysia ke Indonesia. Barang haram itu dipakai, diedarkan dan juga digunakan untuk merekrut napi lain agar membantunya di dalam lapas. Uang yang diberikan Dekyan itu sambung Arman, biasanya disebut dengan sandi 'bayar uang SPP'. Koordinatornya sipir Maredi yang sudah jadi tersangka dan seorang sipir lainnya. "Saat ini kasusnya masih terus dikembangkan. Hal ini untuk mengungkap keterlibatan aparat dan penyidikan ke arah tindak pidana pencucian uang (TPPU)," tandasnya.
 
Diberitakan sebelumnya, BNN RI berhasil menggagalkan peredaran 36,5 Kg sabu dan 3.000 butir pil ekstasi, melalui operasi penangkapan dari 4 lokasi terpisah di Sumut, sejak Minggu (16/09/2018) hingga Jumat (21/09/2018).
 
Arman Depari mengatakan, dalam penangkapan tersebut turut diamankan sebanyak 8 orang, dimana dua diantaranya adalah sipir dan napi Lapas Lubuk Pakam. Dia menjelaskan, penangkapan tersebut dilakukan di Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Medan Sunggal, dan Tanjung Balai. Adapun 8 orang yang ditangkap, masing-masing Edu, Elisabeth, Dian, Edward, Husaini, Bayu, Maredi (sipir) dan Dekysn (napi). "Selain narkotika sabu dan ekstasi, juga diamankan uang tunai hasil penjualan narkiba senilai Rp 681.635.500, Kartu ATM, buku tabungan, alat komunikasi, timbangan digital, pasport, kendaraan roda 4 dan roda dua," jelasnya.
 
Arman Depari menceritakan, penangkapan ini bermula, setelah BNN memperoleh informasi adanya pengiriman narkoba dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut untuk diedarkan didalam lembaga pemasyarakatan (LP). Setelah menerima informasi itu, BNN RI langsung melakukan penyelidikan di LP Lubuk Pakam dan menangkap seorang tersangka bernama Bayu (kurir) yang mengantar contoh narkoba sabu ke LP tersebut untuk diiedarkan dan digunakan di dalam lapas sebanyak 50 gram (0,5 kg). "Yang menerima ialah seorang sipir bernama Maredi atas suruhan seorang napi bernama Dekyan. Keduanya ditangkap saat melakukan serah terima narkotika," ujarnya.
 
Selanjutnya ujar Arman Depari, BNN lalu melakukan pengembangan di beberapa lokasi dan menangkap 5 tersangka lainnya. Dalam penangkapan tersebut BNN berhasil menyita barang bukti 36 kg sabu dan ribuan pil ekstasi serta alat-alat pendukung tersangka melakukan kejahatannya. "Tersangka dan barang bukti selanjutnya akan dibawa ke BNN pusat untuk di sidik dan dikembangkan," pungkasnya. (BS04)
T#g:Arman DepariBNN RIDeli serdangJaringan NarkobaLapas LubukPakamNarkoba
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 9 jam lalu

    Bawa Ganja Melintasi Batas Indonesia - Papua Nugini, Satgas Yonif 411 Kostrad Amankan Pelaku

    Beritasumut.com-Kegiatan patroli keamanan rutin yang dilaksanakan anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini (Satga

  • 2 hari lalu

    Bawa 58 Kg Ganja dari Aceh Menuju Bandung, Dua Warga Jawa Barat Ditangkap di Langkat

    Beritasumut.com-Personel Polres Langkat berhasil menangkap 2 orang pria yang membawa 58 Kg daun ganja dari Aceh hendak menuju Medan, di Jalan Linta

  • 2 hari lalu

    Gerebek Narkoba, Tiga Orang Pemuda Ditangkap di Tembung

    Beritasumut.com-Satuan Sabhara Polrestabes Medan kembali melakukan Gempur Narkoba (GKN) di Kota Medan. Kali ini rumah kontrakan milik Rajab Napolis

  • 3 hari lalu

    Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Kutalimbaru

    Beritasumut.com-Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru kembali menangkap seorang pengedar narkotika jenis sabu di Perumahan Bumi Tuntungan Sejahtera, Blok

  • 3 hari lalu

    25 Personil Kodim 0812/Lamongan Jalani Tes Urine

    Beritasumut.com-Sejumlah 25 personel Kodim 0812/Lamongan mendadak wajib menjalani cek urine. Pengecekan itu, dilakukan usai berlangsungnya sosialis

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.