Sabtu, 14 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Mogok Tuntut Hak Pekerja, Buruh PT Kelambir Jaya Terancam Tak Terima THR

Mogok Tuntut Hak Pekerja, Buruh PT Kelambir Jaya Terancam Tak Terima THR

Jumat, 08 Juni 2018 23:25:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Gara-gara mogok kerja menuntut hak mereka, buruh PT Kelambir Jaya terancam tak terima Tunjangan Hari Raya (THR) pada lebaran tahun ini.Imbasnya, puluhan anak buruh PT Kelambir Jaya melakukan aksi pasang poster di depan pintu gerbang perusahaan yang beralamat di Jalan Kelambir V, Kecamatan Tanjung Gusta, Sunggal, Deli Serdang, Jumat (08/06/2018).
 
Wajah sedih terlihat dari anak-anak para buruh pabrik pengolahan kertas sembahyang tersebut. Mereka berteriak meminta Presiden Joko Widodo dan Menteri Tenaga Kerja (Menaker), Hanif Dakhiri turun langsung ke PT Kelambir Jaya.
 
"Pak Jokowi dan Pak Hanif, tolong lihat nasib orangtua kami. Kami tidak bisa lebaran tahun ini. Kami sedih, kami minta pekerjakan kembali orangtua kami dan berikan THR orangtua kami," teriak para anak buruh yang masih berusia kisaran 7-13 tahun di depan gerbang PT Kelambir Jaya.
 
Berbagai poster dipampangakan anak-anak tersebut. Di antaranya bertuliskan, "Kepada Yth BapaK Joko Widodo, Tolong Berikan THR Orang Tua Kami Agar Kami Bisa Beli Baju Lebaran dan Merasakan Lebaran Tahun ini."
 
Untuk diketahui, para orangtua mereka yang merupakan buruh PT Kelambir Jaya sudah melakukan mogok kerja dan menginap di depan pabrik selama 42 hari. Sampai sekarang belum ada tanda-tanda kejelasan dari pihak perusahaan.
 
Terkait aksi ini, Willy Agus Utomo, Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatera Utara (Sumut) menyampaikan rasa keprihatinannya.Dia meminta agar kasus THR buruh PT Kelambir Jaya diutamakan, supaya anak-anak buruh tersebut bisa merayakan lebaran seperti anak-anak lainya. "Miris! Pemerintah, khususnya Disnaker Sumut dan Deliserdang harusnya tegas. THR buruh harus diutamakan jelang lebaran ini, jadi anak-anak itu tidak minder saat lebaran nanti," kata Willy.
 
Dia juga mengutuk sikap pengusaha PT Kelambir Jaya yang dinilainya tidak punya hati nurani. Menurutnya, sebanyak 222 buruh di PT Kelambir Jaya tersebut telah di-PHK sepihak dengan alasan mengundurkan diri. Padahal para buruh masih mau bekerja."Para buruh itu sudah bekerja rata-rata belasan tahun, sudah banyak menguntungkan pengusaha. Jangan sewenang-wenanglah sama buruh," tukas Willy yang juga Koordinator Posko Pengaduan THR Buruh FSPMI Sumut ini.
 
Lebih lanjut, Willy mengatakan, agar kasus buruh PT Kelambir Jaya menjadi perhatian pemerintah pusat, dalam hal ini Menaker. Karena dia menduga, PT Kelambir Jaya dibekingi oknum-oknum pemerintah setempat.
 
"Kita duga ada oknum orang kuat yang bekingi perusahaan, dan ini masalah besar sebenarnya di dunia perburuhan. Ada ratusan buruh yang aksi nginap berbulan-bulan di depan pabrik, tapi tidak ada perhatian pemerintah setempat. Kita minta agar Menteri Tenaga Kerja turun menyelesaikan kasus buruh PT Kelambir Jaya," pungkasnya.(BS04)
 
T#g:BuruhFSPMI SumutlebaranPT Kelambir JayaTHR
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Temui Plt Walikota Medan, KSPSI Sampaikan Hal Ini

    Beritasumut.com-Plt Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution, MSi menerima audiensi pengurus Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota

  • 2 bulan lalu

    Demo Buruh di Depan Kantor DPRD Sumut, Kapolda Borong Semua Dagangan Pedagang dan Bagikan ke Masyarakat

    Beritasumut.com–Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto mendatangi Gedung DPRD Sumut usai aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh buruh asal Medan

  • 4 bulan lalu

    Soal Isu Megathurst, Presiden Jokowi Minta BNPB Persiapkan Masyarakat Hadapi Evakuasi

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengakui adanya potensi terjadinya gempa besar berkekuatan 9,0 Skala Richter (SR) atau yang sering di

  • 5 bulan lalu

    Ada Potensi Bukan Prediksi, Kepala BMKG Ajak Masyarakat Tidak Cemaskan Megathrust

    Beritasumut.com-Sebagai negeri cincin api dan sabuk gunung api yang berada di atas lempeng-lempeng tektonik yang aktif, Kepala Badan Metereologi, K

  • 6 bulan lalu

    Calon Penumpang Bus ALS Mendadak Tewas di Loket

    Beritasumut.com-Seorang calon penumpang bus ALS, bernama Eddy Nasution (42) warga Silayang-layang Kelurahan Wek II Kecamatan Psp Utara, mendadak me

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.