Peristiwa

Mercedes-Benz di Indonesia Serahkan Donasi Replika Benz Patent-Motorwagen ke Museum Nasional Indonesia

Mercedes-Benz di Indonesia Serahkan Donasi Replika Benz Patent-Motorwagen ke Museum Nasional Indonesia
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mercedes-Benz memiliki sejarah yang panjang di Indonesia, negara terbesar di Asia Tenggara. Pada tahun 1894, kendaraan bermotor pertama hadir di pulau Jawa, yakni Benz Victoria Phaeton yang dimiliki oleh Sultan Solo, Pakoe Boewono X.
 
Sejak itu, Mercedes-Benz telah menjadi luxury brand otomotif terkemuka di Indonesia. Tahun ini menandakan 50 tahun eksistensi Mercedes-Benz di Indonesia, dan sebagai bagian dari perayaan kendaraan bermotor pertama, replika dari mobil Benz Patent, Motorwagen akan didonasikan kepada Museum Nasional Indonesia di Jakarta.
 
Sebagai pelopor mobilitas di Indonesia, Mercedes-Benz telah mencapai berbagai tonggak sejarah selama kehadirannya lebih dari 125 tahun. Sebagai simbol kontribusi terhadap mobilitas di Indonesia, Mercedes-Benz mendonasikan sebuah replika mobil pertama di dunia, bernama Benz Patent-Motorwagen (Mobil Benz Patent Motor) kepada Museum Nasional Indonesia. Mulai dari tanggal 8 hingga 15 Februari 2020, replika mobil Benz Patent-Motorwagen akan dipajang dalam pameran sementara yang bertajuk 'Perjalanan menuju 50 tahun kesuksesan Mercedes-Benz di Indonesia' di Museum Nasional Indonesia.
 
“Kami sangat gembira dapat mendonasikan replika asli mobil pertama di dunia, Benz Patent-Motorwagen, kepada Museum Nasional Indonesia. Mercedes-Benz telah memainkan peran penting dalam sejarah mobilitas di Indonesia karena mobil pertama yang hadir di Indonesia adalah Benz. Dengan donasi ini, kami mendukung Museum Nasional Indonesia dalam menjalankan misinya untuk mengedukasi mengenai wilayah Indonesia dan sejarahnya. Oleh karena itu, kami bangga untuk merayakan 50 tahun Mercedes-Benz di Indonesia dengan berkontribusi pada museum dan upayanya dalam bidang pendidikan dan budaya transportasi," ungkap Choi Duk Jun, Presiden Direktur, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia dalam siaran persnya, Sabtu (08/02/2020).
 
Choi menjelaskan, pada tahun 1970, PT Star Motors Indonesia, merupakan hasil joint venture antara Daimler-Benz AG dan PT Gading Mas didirikan sebagai agen tunggal produk Daimler-Benz di Indonesia. Pada tahun yang sama, pabrik perakitan baru PT German Motor Manufacturing dibangun untuk produksi produk Daimler-Benz. Pada tahun 1971, pabrik di Tanjung Priok, Jakarta, memulai produksi massal kendaraan komersial, Mercedes-Benz 911. Produksi truk kemudian diikuti oleh perakitan bus dan mobil penumpang.
 
Pada tahun 1973, PT German Motor Manufacturing memulai produksi Mercedes-Benz 200, 240 D dan 280 dari seri kendaraan W 115. Untuk mengakomodasi pertumbuhan produksi mobil penumpang dan kendaraan niaga, Mercedes-Benz mulai beroperasi di pabrik perakitan lokal baru yang berlokasi di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat pada tahun 1982. Pabrik Mercedes-Benz di Wanaherang, merupakan perakitan lokal PT Mercedes-Benz Indonesia dan PT Daimler Commercial Vehicles Manufacturing di Indonesia, saat ini pabrik telah merakit mobil penumpang (tipe C-Class, E-Class, S-Class, GLC, GLE dan GLS), truk (Axor) dan sasis bus.
 
“Kami sangat bangga telah menjadi bagian dari acara perayaan 50 tahun Mercedes-Benz di Indonesia hari ini. Sejak kendaraan komersial Mercedes-Benz pertama dirakit di pabrik di Indonesia, saat itu Mercedes-Benz L 911 di Tanjung Priok, Jakarta. perusahaan kami telah menjadi bagian dari kontribusi industrialisasi di Indonesia. Selain itu, kami dalam tahap perjalanan mengembangkan transportasi umum melalui bus-bus kami," pungkas Jung-Woo Park selaku Presiden Direktur, PT Daimler Commercial Vehicle Indonesia menambahkan.(BS09)