Selasa, 25 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Menko Polhukam: Selain Kerusuhan, Ada Rencana Aksi Menghabisi Pejabat Negara

Menko Polhukam: Selain Kerusuhan, Ada Rencana Aksi Menghabisi Pejabat Negara

Selasa, 28 Mei 2019 21:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Selain melakukan demo akbar yang berujung pada aksi kerusuhan yang menimbulkan korban jiwa, para perusuh yang merencanakan aksinya pada 22 Mei 2009 juga memiliki rencana lain, di antaranya menghabisi para pejabat negara. Demikian sebut Menko Polhukam RI, Wiranto dalam konferensi pers bersama Panglima TNI dan Kapolri usai menerima Gerakan Suluh Kebangsaan yang dipimpin Mahfud MD, di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (28/05/2019) siang.
 
Menko Polhukam menyampaikan rangkaian aksi yang akan dilakukan yang bertujuan untuk mendelegitimasi penyelenggara Pemilu, mendelegitimasi Pemerintah, mendiskualifikasi pasangan calon (paslon) 01, dan menetapkan paslon 02 sebagai pemenang Pemilu itu. "Aparat keamanan sebelumnya telah berhasil menetralisasi adanya serangan teror dari pelaku terorisme yang sudah mempersiapkan diri untuk memanfaatkan momen 21-22 Mei 2019. Sementara serangan hoaks, Kampanye hitam yang terus menerus, membangun opini negatif tentang kebijakan Pemerintah, pelaksanaan Pemilu, maupun dalam rangka memobilisasi massa datang ke Jakarta," paparnya dilansir dari Setkab.go.id, Selasa (28/05/2019).
 
Selain itu, juga ada aksi menghabisi para pejabat negara melalui pembunuh bayaran yang dipasok senjata oleh sponsor. “Aksi ini pun dapat digagalkan oleh aparat keamanan yang saat ini telah menangkap para pelakunya,” jelas Menko Polhukam. Adapun aksi untuk membakar dan menjarah pusat-pusat perbelanjaan dan pemukiman Tionghoa, menurut Menko Polhukam, juga tidak terjadi, dengan pengetatan penjagaan oleh TNI dan Polri.
 
Menko Polhukam meyakini, krisis seperti ini tidak akan terjadi kalau semua pihak dapat menahan diri, menyelesaikan permasalahan pada jalur konstitusi. Dia menyebutkan, aparat keamanan telah banyak sekali menyampaikan ajakan, himbauan kepada pihak manapun dalam Pemilu untuk taat hukum, ada jalur-jalur hukum yang dapat dilakukan guna menyelesaikan persoalan dalam Pemilu. Namun pada kenyataannya ada satu pihak yang menyelesaikan persoalan di jalanan dengan pengerahan massa dalam jumlah yang besar.
 
Kecuali itu, lanjut Menko Polhukam Wiranto, memang ada dugaan terjadinya langkah-langkah sistematis, terencana untuk menimbulkan korban sebagai martir yang akan memicu chaos secara Nasional. Dia menegaskan, menghadapi para pendemo aparat keamanan telah bertindak profesional dan hati-hati menggunakan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku untuk tidak offensive (menyerang) tetapi dalam posisi defensive (bertahan, menunggu), sambil melakukan langkah-langkah persuasif. “Kalaupun ada tindakan langkah-langkah yang berlebihan menyalahi prosedur, maka Polri telah membentuk TPF (Tim Pencari Fakta) yang bekerjasama dengan Komnas HAM guna melakukan tindakan hukum,” kata Wiranto.
 
Untuk saat ini, menurut Menko Polhukam, kepolisian/Apkam/aparat penegak hukum telah memiliki banyak bukti dari penangkapan tokoh intelektual maupun para perusuh, dan sementara sedang didalami untuk mengungkap lebih jauh tentang kasus 21-22 Mei 2019 dengan semua pelibatannya. Dia menyambut baik dengan tindakan yang dilakukan pasangan calon 02 yang memilih menyelesaikan lewat jalur konstitusi atau Mahkamah Konstitusi (MK) terkait tuduhan adanya kecurangan dalam pemilu.
 
Untuk itu, Menko Polhukam mengimbau masyarakat  tenang tidak terpengaruh berbagai spekulasi yang saat ini ramai berkembang di masyarakat terutama lewat dunia maya. “TNI/Polri tetap kompak dan selalu siaga guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya. (BS09)
T#g:Amien RaisKerusuhan 22MeiMenko PolhukamWiranto
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Fakta Kerusuhan 22 Mei, Menko Polhukam Sebut Ada Yang Merencanakan

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mengemukakan, demo besar-besaran yang berujung pad

  • 2 bulan lalu

    Dipilih DPR dan Mandiri, Menko Polhukam: Tidak Ada Pikiran Pemerintah Intervensi KPU/Bawaslu

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto meluruskan tuduhan yang dikembangkan sejumlah piha

  • 4 bulan lalu

    Jamin Pemilu Aman, Menko Polhukam Imbau Masyarakat Tetap Tinggal di Indonesia

    Beritasumut.com-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Wiranto menjamin pelaksanaan Pemilihan Umum pada 17 April 2019 m

  • 8 bulan lalu

    4 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Menko Polhukam: Indeks Demokrasi Naik, Indeks Kerukunan Turun

    Beritasumut.com-Setelah sempat mengalami penurunan pada 2015 dan 2016, Indeks Demokrasi Indonesia menunjukkan peningkatan pada 2016 dan 2017. Namun

  • 9 bulan lalu

    Menko Polhukam: Penyebar Hoax Penanganan Gempa Bumi di Sulteng Akan Ditangkap

    Beritasumut.com-Menko Polhukam Wiranto menegaskan, pemerintah tidak tinggal diam atas terjadinya musibah bencana gempa bumi dan tsunami di sejumlah

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.