Selasa, 21 Mei 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Mendagri: Pemanfaatan NIK untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Mendagri: Pemanfaatan NIK untuk Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik

Selasa, 19 Februari 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Kementerian Dalam Negeri dengan Mahkamah Konstitusi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Ruang Chandra Gedung Kebon Sirih Lantai 6 Bank Indonesia Jl. MH. Thamrin No. 2 Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).
 
Pada kesempatan tersebut, Mendagri dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerjasama dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) oleh berbagai lembaga sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.“Kerjasama Pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el oleh lembaga pengguna ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, merencanakan pembangunan, dan penegakkan hukum, serta mencegah terjadinya kriminalitas," ujar Mendagri seperti dilansir dari laman kemendagri.
 
Selain itu juga, Tjahjo menjelaskan dengan telah dilakukan Kerjasama Pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el, diharapkan akan memberikan kemudahan dalam melakukan identifikasi data penduduk dalam berbagai pelayanan publik yang berujung pada implikasi peningkatan kualitas pelayanan publik. 
 
Maksud dan tujuan pelaksanaan Perjanjian Kerja Sama yang sudah dilakukan dengan Mahkamah Konstitusi, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta, kata Mendagri, yakni ertama, dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertujuan untuk sinkronisasi, verifikasi dan validasi data pendukung penegakan hukum lingkungan hidup dan kehutanan.
 
Kedua, dengan Mahkamah Konstitusi bertujuan dalam rangka sinkronisasi, verifikasi dan validasi data pemangku kepentingan (stakeholders) Mahkamah Konstitusi melalui pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el.Ketiga, dengan OJK bertujuan dalam rangka pelaksanaan tugas dan kewengangan melalui pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el.
 
Mendagri juga menyampaikan untuk saat ini, Lembaga pengguna yang telah bekerjasama dengan Kemendagri dalam pemanfaatan data kependudukan, NIK dan KTP-el adalah sebanyak 1174 yang terdiri dari lembaga Pemerintah dan non-pemerintah dari berbagai bidang, antara lain jasa keuangan, asuransi, pemerintahan, komunikasi dan informatika, dan penegakan hukum.
 
“Database Kependudukan yang dimiliki oleh Kemendagri sudah terjamin akurasinya mengingat telah kami lakukan verifikasi dan sinkronisasi dengan perekaman sidik jari dan iris mata khususnya bagi penduduk wajib KTP. Kementerian Dalam Negeri telah memberikan NIK kepada sejumlah 265.185.520 penduduk," terangnya.
 
Selanjutnya, Mendagri juga sebutkan bahwa penduduk yang wajib memiliki KTP berjumlah kurang lebih 192.676.863 jiwa dan penduduk yang telah merekam sebanyak 187.667.483 jiwa (97.41%).
 
Dia akhir sambutannya, Tjahjo mengungkapkan terkait akurasi data kependudukan memiliki peranan penting pada saat proses verifikasi berlangsung. Menyadari hal ini, Kemendagri terus berupaya untuk mewujudkan sentralisasi data penduduk melalui one data policy. Kerja sama antara Kemendagri dengan berbagai Lembaga Pengguna dalam pemanfaatan Data Kependudukan merupakan salah satu wujud sinergitas data yang mumpuni untuk menciptakan sistem deteksi yang cepat dan akurat.
 
“Kepada lembaga pengguna yang baru bekerja sama ini agar segera melakukan penyambungan jaringan komunikasi data ke Kementerian Dalam Negeri, sehingga Data Kependudukan segera dapat diakses secara on-line dengan berbasis NIK," pungkasnya.(BS09)
 
T#g:KTPMendagriNIKOJKE KTPe-KTP
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Minta Tak Dipolitisasi, Mendagri: Setiap Pelaksanaan Pemilu Selalu Ada Petugas KPPS Wafat

    Beritasumut.com-Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) meminta isu meninggalnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS)

  • 7 hari lalu

    Penyerahan Penghargaan dan Piagam Secara Simbolis dari Mendagri kepada Kasum TNI

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI), Tjahjo Kumolo menyerahkan Piagam Penghargaan dan Piagam Duka Cita diberikan

  • satu bulan lalu

    Dari 206.852 Peminat, 16.666 Siswa Dinyatakan Lulus Seleksi PMDK di 42 Politeknik Negeri

    Beritasumut.com-Menteri Riset, Teknologi, dan pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengumumkan sebanyak 16.666 siswa lulus seleksi Pene

  • satu bulan lalu

    Mendagri: Belum Miliki KTP-el, Suket Jadi Alat Pemilih yang Sah

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan Surat Keterangan (Suket) menjadi alat atau surat yang sah bagi Pemilih yan

  • satu bulan lalu

    Mendagri: Politik Uang dan Gerakan Serangan Fajar Harus Kita Lawan Bersama

    Beritasumut.com-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo meminta Tim Pemantauan Pemilu mendeteksi serangan Fajar yang mungkin terjadi di hari

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.