Minggu, 22 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Menag RI Tinjau Dapur Katering Jamaah Haji, Lukman Saifuddin: Makanan Harus Diolah dengan Baik

Menag RI Tinjau Dapur Katering Jamaah Haji, Lukman Saifuddin: Makanan Harus Diolah dengan Baik

Sabtu, 03 Agustus 2019 17:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Menteri Agama RI (Menag) Lukman Hakim Saifuddin secara khusus mengunjungi dua perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah haji Indonesia. Masing-masing, Al-Mutamayizun wilayah Kakhiyah yang memasok konsumsi jemaah haji pada zona Misfalah dan Matbah al Jumman di wilayah Batha Quraisy yang memasok konsumsi di zona Mahbas Jin.
 
Selaku pemimpin delegasi Amirul Hajj, Menag meninjau dapur perusahaan katering penyedia konsumsi jemaah untuk memastikan pengolahan konsumsi jemaah haji dilakukan dengan baik. “Alhamdulillah kami melihat bagaimana mereka memasak kemudian memasukkan makanan itu ke dalam boks lalu kemudian dimasukkan dimasukkan ke dalam keranjang-keranjang. Lalu di antar dengan mobil-mobil boks ke hotel-hotel jamaah haji kita,” kata Lukman Hakim Saifuddin, dilansir dari Kemenag.go.id, Sabtu (03/08/2019).
 
Setelah meninjau dua perusahaan itu, Lukman mengaku bersyukur karena katering untuk jemaah diolah dengan sangat baik.Ia langsung melihat seluruh proses pengerjaan konsumsi jamaah yang dilakukan dengan baik dan profesional. “Saya merasa bersyukur bahwa pekerjaannya dilakukan dengan baik karena ini sudah tahun kedua bahkan ada yang tahun ketiga. Alhamdulillah ini adalah perusahaan katering yang tahun lalu kami nilai cukup baik. Sehingga kemudian tahun ini kami pilih kembali, mudah-mudahan hasil evaluasi di akhir musim haji tahun ini hasilnya baik. Sehingga kemudian bisa kita gunakan untuk tahun yang akan datang,” katanya.
 
Pihaknya mensyaratkan penggunaan bahan-bahan baku menu dari Indonesia sebanyak mungkin. Selain itu juga mewajibkan semua perusahaan katering itu memiliki master chef atau kepala juru masak yang berasal dari Indonesia. “Supaya betul-betul rasanya bisa terjamin sesuai dengan mayoritas jamaah Indonesia. Jadi tidak hanya bahan-bahan baku yang terkait dengan bumbu-bumbu tapi juga tadi misalnya patin juga khusus didatangkan dari Indonesia, tapi juga juru masaknya juga penting dari Indonesia untuk menjaga kualitas dari masakan,” katanya.
 
Sebelumnya, Lukman sempat menanyakan langsung kepada jamaah perihal konsumsi yang diberikan selama mereka berada di Mekkah. Sebagian dari jamaah mengaku puas dengan rasa yang sesuai dengan selera dan dari sisi porsi memadai bahkan lebih. “Jadi ini tentu kita syukuri. Artinya jamaah kita tidak merasa kekurangan dari sisi porsi dan dari sisi selera juga sesuai cita rasa mereka,” pungkasnya. (BS09)
T#g:HajiHaji IndonesiaKatering HajiLukman SaifuddinMenag RI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 9 jam lalu

    PKUB Kemenag RI Gelar Dialog Lintas Agama di Papua

    Beritasumut.com-Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama menggelar Dialog Lintas Agama dengan tema Pemeliharaan dan Penguatan Kerukun

  • 14 jam lalu

    Wakil Wali Kota: IPHI Medan Sarana Pererat Ukhuwah Islamiyah

    Beritasumut.com-Pemko Medan mengapresiasi silaturahmi yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan, dalam rangka HUT IPHI ke-2

  • 4 hari lalu

    Walikota Medan Hadiri Syukuran dan Penyambutan Jemaah Haji Yang Telah Kembali

    Beritasumut.com-Sebagai ungkapan rasa syukur karena seluruh jemaah haji asal Kota Medan telah seluruhnya kembali, usai menunaikan Rukun Islam kelim

  • 7 hari lalu

    Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji Dikurangi

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • satu minggu lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.