Peristiwa

Masyarakat Beri Ruang, Jaringan Narkoba di Sumut Dinilai Akan Tetap Ada


Masyarakat Beri Ruang, Jaringan Narkoba di Sumut Dinilai Akan Tetap Ada
BERITASUMUT.COM/IST
Irjen Pol Arman Depari.
Beritasumut.com-Badan Narkotika Nasional (BNN) beberapa hari lalu berhasil menggagalkan peredaran narkoba di Medan. Seorang gembong narkoba jaringan internasional yang mengendalikan peredaran narkoba di Indonesia tewas ditembak tim BNN di Sunggal, sementara dua berhasil diamankan dalam keadaan hidup. 
 
Dari pelaku disita 100 ribu butir pil Ekstasi, 50 ribu butir erimin five (H5), 38 kilogram (Kg) Sabu-sabu dan uang tunai  senilai Rp12 juta.Tersangka yang tewas dalam penyergapan itu berinisial JUM (49).Sedangkan dua rekannya yang diamankan dalam keadaan hidup berinisial IRL (33), warga Medan dan ABM, warga Aceh.
 
Deputi pemberantasan BNN Irjen Pol Arman Depari mengatakan, meskipun berhasil menembak mati seorang gembong narkoba dan menangkap dua pelaku lainnya yang mengendalikan distribusi narkoba ke beberapa penjuru kota di Indonesia, jaringan narkoba masih ada di Sumut."Jaringannya masih tetap ada, walaupun gembongnya sudah diamankan dan dilumpuhkan," ungkapnya, Kamis (20/10/2016).
 
Sedangkan dua tersangka yang ditangkap dalam keadaan hidup itu saat ini tengah dalam penyelidikan. "Kita terus melakukan penyelidikan, karena jaringan ini adalah bahagian dari jaringan yang kita amankan sebelumnya di loket Makmur beberapa bulan lalu," ucapnya.
 
Dia menyebut, jaringan narkoba ini akan terus ada sepanjang masyarakat memberikan ruang kepada para pelaku. "Jika masyarakat tidak memberikan ruang bagi para gembong narkoba ini, maka tidak akan ada lagi peredaran narkoba ini," pungkasnya. (BS04)
 

Tag:BNNNarkobaganjasabu