Peristiwa

Massa Kecam Tindakan Oknum TNI Intimidasi Warga Ramunia


Massa Kecam Tindakan Oknum TNI Intimidasi Warga Ramunia
Ilustrasi. (Google)
Beritasumut.com Puluhan massa Forum Masyarakat Tani Maju mendatangi gedung DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Jalan Imam Bonjol, Medan, Kamis (29/1/2015).

Massa mengecam tindakan oknum TNI yang mengintimidasi warga Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang.

Bahkan warga yang memiliki lahan pertanian di desa tersebut, mengaku tidak dapat mengakses sawahnya untuk dikelola karena ditembok oleh pihak Puskopkar A Bukit Barisan.

Mereka menilai sikap TNI tersebut sangat tidak manusiawi. Pasalnya, saat ini padi mereka sudah waktunya untuk dipanen.

"Padi saya sebentar lagi mau panen. Tetapi karena ditembok setinggi 2,5 meter, kami tidak tahu bagaimana nasib lahan kami," ujar N Boru Manurung kepada anggota dewan yang menerima pengunjuk rasa.

Selain itu, massa juga meminta aparat TNI yang berjaga di lahan warga untuk ditarik ke barak, karena dianggap sudah mengintimidasi masyarakat. Terutama anak-anak sekolah takut keluar rumah, sebab tindakan oknum militer tersebut kerap menakuti warga.

"Kami selalu ditakuti, mereka lebih kuat, pakai senjata. Sampai anak-anak kami pun takut sekolah," sebut warga lainnya, Adiman Simbolon.

Mendengar pernyataan tersebut, tiga anggota dewan yang menerima pengunjuk rasa yakni Baskami Ginting, Leonard Surungan Samosir dan Ramses Simbolon mempersilahkan seluruh warga untuk masuk ke dalam ruangan membicarakan persoalan yang dialami masyarakat, termasuk soal pengambilan paksa lahan pertanian oleh pihak TNI. (BS-001)

Tag:TNI