Peristiwa

MTQ dan FSN Tanjung Morawa Resmi Dibuka Bupati Deli Serdang


MTQ dan FSN Tanjung Morawa Resmi Dibuka Bupati Deli Serdang
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Bupati Deli Serdang H Ashari Tambunan resmi membuka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 52 dan Festival Seni Nasyid (FSN) ke 3 Tingkat Kecamatan Tanjung Morawa yang ditandai dengan pemukulan Beduk, akhir pekan kemarin.
 
MTQ dan FSN Tingkat Kecamatan Tanjung Morawa yang dipusatkan di Pondok Pesantren Moderen Hidayatullah Desa Bandar Labuhan itu berlangsung selama dua hari mulai dari Sabtu dan Minggu, diikuti 820 peserta Putra Putri dan cabang yang diperlombakan sebanyak 26 cabang dengan mengusung tema 'Melalui MTQ dan FSN kita wujudkan Deli Serdang Religius munuju Insan Quran'.
 
Sebelum Pembukaan MTQ dan FSN, ratusan peserta dan masyarakat, anak-anak sekolah melaksanakan pawai taaruf dihadapan Bupati H Ashari Tambunan yang saat itu didampinggi Ketua TP PKK Ny Hj Yunita Ashari, Kapolres Deli Serdang AKBP Edy Suryantha Tarigan, Wakil Bupati terpilih HM Ali Yusuf Siregar, Camat Tanjung Morawa Edi Yusuf serta para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan tokoh Pemuda.
 
Bupati Deli Serdang, H Ashari Tambunan pada kesempatan itu mengapresiasi kegiatan MTQ dan FSN yang diselenggarakan oleh Kecamatan Tanjung Morawa, karena serasa seperti pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi. “MTQ dan FSN yang diselenggarakan oleh Kecamatan Tanjung Morawa ini serasa seperti pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi, ini membuktikan sangat luar biasanya perhatian dan semangat yang ditampilkan oleh masyarakat Tanjung Morawa,” katanya.
 
Event penyelenggaraan MTQ dan FSN ini, lanjut Bupati, sepatutnya untuk kita senantiasa memperbaharui dan memantapkan niat, bahwa menyelenggarakan MTQ adalah dalam rangka ibadah. "Karena yang di musabaqahkan adalah kalam ilahi yang tujuan sebesarnya untuk menumbuhkan kecintaan dan menggairahkan masyarakat didalam mempelajari dan memahami Alquran sebagai petunjuk dan pedoman hidup insan yang paripurna," ujarnya.
 
Oleh karena itu, lanjut Bupati, hendaknya MTQ jangan dipahami dari sisi kegiatan syiar keagamaan semata, tanpa mampu memaknainya secara lebih kemprehensif akan nilai-nilai manfaat serta kemaslahatan yang menyertainya. "Pemahaman dan kesadaran inilah yang perlu dibangun dalam nurani dan pikiran setiap manusia, sehingga dapat menjadi momentum strategis didalam mewarnai pelaksanaan pembangunan dan prilaku kehidupan masyarakat sehari-hari. (BS05)

Tag:ashari tambunanbupati DeliserdangDeli serdangFSN TanjungmorawaMTQ TanjungMorawa