Selasa, 20 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Lindungi Laut dari Sampah Plastik, Luhut Berbagi Peta Jalan Program Tri Hita Karana di WEF 2019

Lindungi Laut dari Sampah Plastik, Luhut Berbagi Peta Jalan Program Tri Hita Karana di WEF 2019

Senin, 28 Januari 2019 15:00:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengangkat berbagai isu di sektor lautan dalam rangkaian acara Annual Meeting WEF 2019 di Davos, Swiss. 
 
Hal ini disampaikan Menteri Luhut saat mengisi sesinya di acara Workshop on Initiating a Global Insititute and Tri Hita Karana Roadmap for Blended Finance di Indonesia Pavilion Promenade, Kamis (24/01/2019). 
 
“Saya sangat menunggu kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut tentang apa yang bisa kita lakukan, guna melindungi sumber daya alam khususnya di sektor kelautan,” tegasnya.
 
Ditambahkan Menteri Luhut, sebagai negara kepulauan yang terdiri lebih dari 17,000 pulau, laut merupakan salah satu pusat perekonomian bagi Indonesia. Sehingga isu tentang kelautan adalah isu yang menarik dan penting.
 
"Sebagai negara kedua terbesar penghasil produk laut di dunia, tidak heran jika sektor industri laut memegang peranan yang signifikan terhadap angka Produk Domestik Bruto Nasional," jelas Menteri Luhut. 
 
Sektor laut menyerap lebih dari 4 persen jumlah total tenaga kerja di Indonesia. Laut juga merupakan kunci utama akses pemenuhan kebutuhan protein bagi jutaan orang, sektor wisata yang kuat, sumber utama industri budi daya air, dan juga menjadi rumah untuk jutaan orang.
 
Seperti negara-negara lainnya, Indonesia melihat berbagai tantangan terhadap laut, salah satunya adalah isu plastik di lautan. Belum lagi bencana alam yang belakangan kerap terjadi juga memberikan efek terhadap komunitas lautan di Indonesia, salah satunya adalah bencana tsunami yang belum lama terjadi di Selat Sunda, Indonesia.
 
“Saat ini Indonesia melakukan banyak hal untuk melindungi laut dari sampah plastik, salah satunya dengan gerakan Tri Hita Karana for Clean Bali, dimana penggunaan plastik sekali pakai dilarang sejak bulan Juni,” lanjut Luhut.  
 
Upaya ini dilakukan untuk keberlanjutan dari sumber laut. Sudah lama plastik menjadi ancaman bagi lingkungan dan juga kehidupan manusia. Sehingga dampak buruknya untuk generasi Indonesia selanjutnya harus ditangani dengan baik.
 
“Kami tidak mau melihat generasi Indonesia yang stunting di masa depan,” terang Menko Luhut.
 
Komitmen Indonesia untuk melindungi laut juga ditunjukkan dengan keaktifan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sebagai anggota dari High Level Panel dalam Sustainable Ocean Economy. Indonesia juga telah memperkenalkan sistem perekonomian untuk kelautan guna mendukung nelayan lokal dan menjadi solusi untuk melindungi keanekaragaman hayati laut Indonesia.(rel)
T#g:APSINDOWEF 2019sampah plastik
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Sampaikan Update Ekonomi dan Politik di Davos, Menko Luhut: Kami Tahu Apa yang Kami Lakukan

    Beritasumut.com-Mengawali hari kedua kunjungan di Davos Rabu(23/01/2019), Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan memenuhi undang

  • 9 bulan lalu

    Kemenperin: Sampah Plastik Menjadi Persoalan Serius di Indonesia

    Beritasumut.com-Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ngakan Timur Antara, mengatakan, sa

  • 11 bulan lalu

    Larangan Impor Bahan Baku Plastik Berpotensi Lemahkan Industri Daur Ulang

    Beritasumut.com-Sekjen Poros Maritim Nawacita, Rudi Maulana menyebut langkah yang dilakukan Menteri KLHK dan jajarannya tidak tepat dalam pengelola

  • 2 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Hadiri Open House Tokoh Masyarakat Arman Chandra

    Beritasumut.com-Wakil Walikota Medan Drs Akhyar Nasution menghadiri open house Tahun Baru Imlek tokoh masyarakat Arman Chandra, di Jalan Ladang, Ke

  • 2 tahun lalu

    Mengkhawatirkan, Perlu Upaya Pengendalian Sampah Plastik

    Beritasumut.com-Staf Ahli Sekretaris Kabinet Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, M Amperawan, mengemukakan sejumlah daerah yang telah men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.