Selasa, 18 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Lima Nelayan Asal Langkat Akhirnya Dipulangkan dari Malaysia

Lima Nelayan Asal Langkat Akhirnya Dipulangkan dari Malaysia

Jumat, 09 November 2018 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS05
Beritasumut.com-Setelah menjalani proses Hukum selama 8 bulan di Penjara Perlis Malaysia, karena melewati tapal batas saat mencari ikan di Selat Malaka, akhirnya lima orang nelayan asal Brandan Kabupaten Langkat Sumatera Utara dipulangkan ke tanah air, lewat Bandara International Kualanamu di Deli Serdang, Kamis (08/11/2018).
 
Kelima nelayan asal Brandan Kabupaten Langkat Sumatera Utara yang dipulangkan dari Pulau Pinang Malaysia ini masing-masing Ismail, Nazri, Armansyah,Juriansyah, Imam Syafii. Kedatangan kelima nelayan yang ditangkap polisi laut diraja Malaysia pada 15 Maret 2018 disambut wakil ketua komite Dua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Parlindungan Purba bersama pihak KKP RI dan Kadis KKP Sumut di pintu kedatangan International Bandara Kualanamu.
 
Proses pemulangan ini dilakukan Pihak Wakil Komite II DPD RI Asal Sumut, Parlindungan Purba yang bekerjasama dengan pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI serta Konjen RI di Pulau Penang Malaysia Iwanshah Wibisono sehingga Pihak Kerajaan Malaysia dapat memulangkan kelima nelayan Asal Langkat tersebut.
 
Menurut salah seorang nelayan, Armansyah mereka ditangkap saat sedang tertidur diatas kapal motor pencari ikan yang mereka bawa. "Kami sedang tidur bang, tiba-tiba saja kami dibangunkan oleh polisi. Katanya kami sudah masuk wilayah perairan Malaysia di Selat Malaka, dan ditahan di Penjara Perlis selama delapan bulan dan alhamdulillah sekarang kami sudah kembali ke tanah air," ujarnya. 
 
Setelah tiba di Bandara Kualanamu, kelima nelayan ini langsung dipulangkan ke kampungnya di Brandan Kabupaten Langkat. Sementara Wakil Ketua Komite II DPD RI, Parlindungan Purba mengatakan dia tetap konsisten untuk tetap membantu para nelayan indonesia khususnya nelayan Sumatera Utara yang ditahan di Malaysia akibat mencari ikan hingga melewati tapal batas.
 
"Hari ini kita bebaskan lima orang lagi nelayan asal Langkat dan berharap kelimanya tidak lagi mengulangi kesalahan kedua dan pihak Pemerintah khususnya Kementrian Kelautan Perikanan terus melakan sosialisasi kepada nelayan dan memperhatikan nasib nelayan sehingga para nelayan ini tidak lagi melaut hingga melewati tapal batas akibat minimnya tangkapan," ujarnya. (BS05)
T#g:KKP RILaut IndonesiaMalaysiaNelayan DitangkapNelayan LangkatTapal Batas
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Batik Air Kini Resmi Mendarat di Penang

    Beritasumut.com–Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group hari ini memulai penerbangan pertama rute Soekarno-Hatta, Tangerang

  • 4 minggu lalu

    CEO Malaysia Airport Sebut Penerbangan Batik Air ke Penang Untungkan Kedua Negara

    Beritasumut.com-Pulau Pinang atau yang lebih tersohor Penang adalah salah satu Negara Bagian Malaysia. Konon, karena kekayaan alam melimpah telah m

  • 2 bulan lalu

    Prodi PBK FIP Unimed Lakukan Kolaborasi Program dengan IPG Malaysia

    Beritasumut.com-Prodi Pendidikan Bimbingan Konseling FIP Unimed menggelar Program Kolaborasi Pintar Antar Bangsa dalam Penyelidikan dan Pembangunan

  • 2 bulan lalu

    Pra Raker Bakamla RI Bahas Kesiapan Keamanan dan Keselamatan Laut Indonesia

    Beritasumut.com-Perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi dan terpadu adalah kunci untuk mencapai efektivitas dan efisiensi pelaksanaan progra

  • 3 bulan lalu

    Unimed Seleksi 400 Calon Guru Sekolah Indonesia di Malaysia

    Beritasumut.com–Universitas Negeri Medan menjadi salah satu PTN yang menyelenggarakan seleksi calon guru untuk sekolah Indonesia di Malaysia.

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.