Peristiwa

Lahan Diserobot Mafia Tanah, Ahli Waris Minta Keadilan di Polrestabes Medan


Lahan Diserobot Mafia Tanah, Ahli Waris Minta Keadilan di Polrestabes Medan
beritasumut.com/BS06
Beritasumut.com-Penyerobotan lahan dilakukan mafia tanah masih berlanjut di Kota Medan. Kali ini, selaku ahli waris lahan yang ada di Monginsidi 3 meminta keadilan di Polrestabes Medan.
 
Heni Lilawati (55) selaku ahli waris Saman Saragih tidak bisa menguasai rumah orang tuanya yang dikuasai oleh RM yang sudah mengubah rumah seluas 29 X 29,5 meter persegi tersebut.
 
Sebelumnya, rumah itu dikontrakkan oleh pemilik rumah kepada warga sekitarnya. Namun rumah tersebut sudah berpindah tangan dengan memalsukan surat tanah dan tanda tangan warga. 
 
"Aksi unjuk rasa ini terus dilakuan. Agar Kapolretabes Medan Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto melihat penderitaan rakyat yang tidak bisa menempati rumah sendiri," ucap Heni Lilawati selaku ahli waris Saman Saragih kepada wartawan di Jalan Muhammad Said Medan, Rabu (11/09/2019). 
 
Dia mengaku sudah bertemu dengan pejabat yang ada di Polrestabes Medan namun sayangnya, pejabat itu hanya mengatakan, akan memanggil kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalah yang ada. "Saya sudah lama menderita, rumah sudah dikuasai oleh orang lain selam 4 tahun lamanya dan sudah berubah fungsi," ujarnya. 
 
Tidak itu saja, mafia tanah dimaksud juga sudah berani memalsukan surat tanda tangan warga dan berdalih tidak ada yang salah dengan rumah tersebut. "Sudah pernah gelar perkara di Polda Sumut. RM tidak bisa menunjukkan surat yang asli," tuturnya. 
 
Hal senada yang disampaikan warga Mongonsidi 3 Hesti Sitorus selaku kordinator aksi, ia mengaku, heran melihat penegak hukum di Kota Medan ini tidak bisa menyelesaikan kasus penyerobotan lahan oleh mafia tanah. "Kami ini saksi semuanya dari Jalan Mongonsidi 3, Mafia tanah itu sudah berani melawan hukum dan tidak berhak menguasai lahan milik ahli waris yang mempunyai surat tanah yang asli," sebutnya.(BS06)

Tag:Mafia Tanahsengketa lahan