Rabu, 20 November 2019

Lagi, Kepala Daerah Jadi Tersangka KPK

Senin, 19 Maret 2018 01:01:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Dalam pengembangan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi menerima hadiah atau janji terkait dengan pengadaan pekerjaan pembangunan ruang perawatan kelas I, II, VIP, di RSUD Damanhuri, Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah TA 2017, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan lagi ALA (Bupati Hulu Sungai Tengah periode 2016 – 2021) sebagai tersangka.  
 
Tersangka ALA sebagai pegawai negeri atau penyelenggara diduga menerima gratifikasi yang dianggap suap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah dari sejumlah pihak dalam bentuk fee proyek-proyek dalam APBD Pemkab Hulu Sungai Tengah selama kurun masa jabatannya sebagai Bupati.
 
Atas perbuatannya, ALA disangkakan melanggar Pasal 12 B Undang Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang No 20 Tahun 2001. 
 
Selain itu, ALA juga diduga melakukan  tindak pidana pencucian uang, yaitu perbuatan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas harta kekayaan yang diketahui atau patut diduganya merupakan hasil tindak pidana korupsi dengan tujuan menyembunykan atau menyamarkan asal usul harta kekayaan yang diduga dilakukan oleh tersangka selama periode jabatannya sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah. 
 
Terkait dugaan tindak pidana pencucian uang tersebut, ALA disangkakan melanggar Pasal 3 Undang Undang No 8 tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.(rel)
T#g:KPKkepala daerah tersangkatersangka KPK
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 minggu lalu

    Masih Ada Uji Materi, Presiden Jokowi Tidak Akan Keluarkan Perppu KPK Dalam Waktu Dekat

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak akan mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Komisi Pemberantasan Ko

  • satu bulan lalu

    Dzulmi Eldin Terjaring OTT KPK, Tokoh Masyarakat Prihatin

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Medan, Sumatera Utara pada Selasa-Rabu, 15-16 Oktober

  • satu bulan lalu

    Tersangka Suap, KPK Tahan Walikota Medan Dzulmi Eldin

    Beritasumut.com-KPK telah menahan Walikota Medan Dzulmi Eldin yang merupakan tersangka kasus dugaan suap. Dia diduga menerima suap total Rp 330 jut

  • satu bulan lalu

    Terjaring OTT, Walikota Medan Dzulmi Eldin Sudah di Gedung KPK

    Beritasumut.com-Walikota Medan Dzulmi Eldin yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tiba di gedung KPK. Eldin hanya diam saat dibawa masuk ke d

  • satu bulan lalu

    OTT KPK, 6 Orang Pejabat Pemko Medan Diperiksa di Polrestabes Medan, Walikota Diboyong ke Jakarta

    Beritasumut.com-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan  Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada pejabat daerah Kota Medan, total ada 6 orang

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.