Senin, 23 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • LPSK Serahkan Kompensasi Sebesar Rp 610 Juta untuk Keluarga Polisi Korban Terorisme

LPSK Serahkan Kompensasi Sebesar Rp 610 Juta untuk Keluarga Polisi Korban Terorisme

Jumat, 14 September 2018 18:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan dana kompensasi dari negara kepada keluarga korban aksi terorisme, Ipda (anumerta) Martua Sigalingging, Jumat (14/09/2018).
 
Wakil Ketua LPSK, Lili Pintauli Siregar mengatakan, kompensasi yang diberikan itu sebesar Rp 610 juta, berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. "Keluarga korban sudah mendapatkan kompensasi sebesar Rp 610 juta," katanya usai acara penyerahan kompensasi kepada istri korban, Mianna Manalu di Mapolda Sumut.
 
Lili yang menanggungjawabi Divisi Pemenuhan Hak Saksi dan Korban LPSK ini juga menyebutkan, selain kompensasi dana, pihaknya juga memberikan layanan psikososial. Dia mengakui, mereka memfasilitasi dan menjembatani permitaan keluarga kepada Pemerintah Kota Padang Sidempuan, agar anak-anak korban dibebaskan dari biaya pendidikan. "Lalu permintaan untuk menjadi anggota Polri, inikan telah diberikan. Itu anaknya si James sedang menjalani pendidikan. Mengenai permintaan bantuan modal, Miana sudah berdagang sebelum suaminya meninggal dunia. Karena itu, dia perlu pelatihan untuk mengembangkan usahanya," jelasnya.
 
Sebelumnya, terang Lili, LPSK juga telah memfasilitasi saksi korban saat perkara terorisme itu disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Mereka menjemput dan membawa keluarga korban dari Kota Padang Sidempuan dan menghadirkannya ke ruang sidang serta memberikan keamanan sampai kembali ke rumahnya. Pemberian kompensasi kepada keluarga korban ini sendiri merupakan amanat UU No 31 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No 2006 tentang Perlindungan Saksi dan Korban. Bukan hanya terhadap korban tindak pidana terorisme, kompensasi ini juga berlaku pada korban tindak pidana umum lainnya. Khusus untuk korban tindak pidana terorisme, kompensasi juga diatur dalam UU Terorisme No 5 Tahun 2018. 
 
LPSK mendapat mandat dari UU untuk menghitung nilai kerugian berdasarkan masukan para korban. Permintaan kompensasi itu bisa berbentuk materi bisa immateri, meski para korban umumnya mengakumulasikan dalam bentuk uang. Kompensasi itu kemudian diputuskan pengadilan. "Karena diamanatkan UU, maka kemudian LPSK memberikan memfasilitasi dan memberikan sejumlah hak,” pungkasnya.
 
Miana sendiri menangis ketika enerima kompensasi itu. Namun ia menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan. "Anak-anak masih kecil-kecil, semua masih sekolah. Saya mengucapkan berterima kasih banyak kepada semua yang ada di sini," ucapnya.
 
Seperti diketahui, Ipda (anumerta) Martua Sigalingging, merupakan korban meninggal dalam aksi terorisme di Polda Sumut, Minggu (25/07/2017) sekitar pukul 03.00 WIB. Dia diserang dua pelaku dengan senjata tajam saat istirahat di pos penjagaan pintu keluar Mapolda Sumut. Seorang pelaku ditembak mati, seorang lagi kritis. (BS04)
T#g:Kompensasi TerorismeKorban TerorismeLPSKPolda SumutPolisi Dibunuhterorisme
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Jaga Kawasan Hutan dan Bibir Pantai di Sergai

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Agus Andrianto mengajak masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dan bibir pantai dengan menan

  • 4 hari lalu

    Lima Polres di Jajaran Polda Sumut Resmi Miliki Kapolres Baru

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto memimpin pelaksanaan serah terima jabatan terhadap 5  pejabat Kapolres

  • 6 hari lalu

    Kapolda Sumut Rencanakan Pembangunan Pos Polisi di Pulau Asu Kabupaten Nias Barat

    Beritasumut.com–Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto berencana membangun pos polisi perairan dan udara di pulau terluar Nias, sebagai salah

  • 2 minggu lalu

    Uang Pemprovsu Rp 1,6 Milyar Hilang di Parkiran Kantor Gubernur, Kapolda Sumut Heran

    Beritasumut.com–Menyoal hilangnya uang tunai Rp1,6 Milyar atau senilai Rp 1.672.985.500,- dalam mobil yang berada di parkiran Kantor Gubernur

  • 2 minggu lalu

    Sekda Kota Siantar Diperiksa Poldasu Terkait Dugaan Penipuan Proyek Pasar Horas

    Beritasumut.com-Usai melakukan pemeriksaan terhadap Wali Kota Pematang Siantar Hefriansyah Noor, Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Po

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.