Peristiwa

Kunjungi Desa UP2K Binaan PKK, Bupati Batubara Beri Motivasi ke Masyarakat


Kunjungi Desa UP2K Binaan PKK, Bupati Batubara Beri Motivasi ke Masyarakat
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Bupati Batubara Ir H Zahir MAP didampingi Kadis PMD Radiansyah, Plt Kadisdik Ilyas Sitorus, Camat Limapuluh dan Kabag Humas mengunjungi Desa Sumber Padi sebagai Desa percontohan UP2K Kabupaten Batubara.
 
Kunjungan Bupati itu untuk melihat inovasi TP PKK Desa Sumber Padi dan Kelompok Masyarakat atas pembuatan paving blok dari Bank Sampah Plastik yang selama ini menjadi momok karena sulit dihancurkan.Selain itu juga melakukan kunjungan ke tempat pembuatan kursi dari limbah ban. Produksi usaha rumahan ini dikelola oleh Kelompok Maju Bersama sebagai usaha masyarakat Desa Sumber Padi melalui Gerai Bank Sampah Desa Sumber Padi yang diketuai Darwis Tanjung.
 
Kunjugan kemudian dilanjutkan ke kelompok usaha jajanan/makanan ringan berupa roti, kue dan sejenisnya yang masih dalam desa yang sama dan tidak jauh dari lokasi Gerai Bank Sampah.
 
Dalam kesempatan itu, Bupati memberikan motivasi dan berjanji akan memberikan dukungan untuk pengembangan kelompok usaha masyarakat ini. Bupati juga mendorong hasil dari kelompok pengrajin yang berupa jajanan atau makanan ringan maupun karya tangan nantinya akan dikerjasamakan dengan usaha-usaha lainnya yang ada di Batubara. "Seperti Indomaret, Alfamidi, SPBU maupun tempat-tempat strategis lainnya yang memiliki tempat penitipan penjualan makanan ringan atau jajanan melalui bantuan dinas terkait," ujar Bupati dilansir dari laman batubarakab.go.id, Minggu (17/11/2019).
 
Pengelola Kelompok Tani Mekarsari, Yusniar mengaku bangga atas kunjungan dan perhatian Bupati Batubara. Yusniar menyebutkan jika kelompoknya merupakan Pengrajin UMKM pembuat rengginang dengan nama Rengginang Kak Ray. Di kelompok ini mempekerjakan 9 orang tenaga kerja serta ada beberapa varian rengginang yang diproduksi, di antaranya ada rasa buah naga, pandan, bon cabe, rasa udang, rasa bumbu peyek, rasa orisinal dan lainnya.
 
"Juga ada singkong, manggleng (ubi dikukus dan diberi rasa), kelantik dan opak dengan produksi sehari bisa mencapai 100 kg.Usaha sudah kita lakoni sejak tahun 2017," pungkas Yusniar.(BS09)
 

Tag:BatubaraDesaPKK