Sabtu, 23 November 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Koperasi BMT Amanah Ray Larikan Rp30 Miliar Uang Nasabah

Koperasi BMT Amanah Ray Larikan Rp30 Miliar Uang Nasabah

Selasa, 10 September 2019 20:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Puluhan pedagang dari berbagai pasar di Kota Medan menjadi korban Koperasi Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Amanah Ray. Bahkan, tak tanggung-tanggung total uang yang dilarikan koperasi tersebut mencapai Rp30 Miliar.
 
Karena tak ada kabar dan kepastian hingga berhari-hari, belasan pedagang dari Pasar Delitua, Pasar Sei Sikambing, Pasar Kampung Lalang, dan Pasar Petisah mendatangi Polrestabes Medan guna membuat laporan penipuan, pada Selasa (10/09/2019) siang. Bahkan kabarnya, masih banyak korban dari pedagang pasar lainnya yang belum datang membuat laporan polisi.
 
Diketahui, mereka (para nasabah) menjadi korban penipuan diduga koperasi bodong yang menawarkan investasi. Rp30 miliar milik nasabah raib, diduga dilarikan oleh pemilik koperasi BMT Amanah Ray. Rata-rata para korban sedikitnya mengalami kerugian per orang ada yang Rp100 - Rp500 juta.
 
Seperti yang dialami Ibu Rumah Tangga, sekaligus pengusaha Penggilingan Daging Bakso bernama Sriwiyatni (55). Kepada wartawan, Sriwiyatni menceritakan keluh kesah terkait uangnya yang dibawa lari. Warga Medan Helvetia ini mengaku mengalami kerugian hingga Rp.l,5 Juta lebih. Dia mengatakan, sudah menabung uang di koperasi tersebut sejak tahun 2014. “Setiap hari kami setor uang dari hasil dagang yang kami sisihkan. Beberapa hari ini memang kami dengar kantornya tutup, karyawannya pun  diliburkan,” katanya.
 
Mendengar kantor tutup, Sriwiyani langsung mengecek ke kantornya, “Begitu dicek, ternyata benar memang kantornya tutup. Managernya tak bisa dihubungi, uangnya gak bisa diambil,” sambungnya cemas. Dia mengaku, nasabah yang kebanyakan pedagang Pajak Sei Sikambing ini sangat tergiur dengan bagi hasil yang mencapai 10% hingga 11%. Kerugian para korban juga bervariasi mulai dari puluhan juta rupiah hingga ratusan juta rupiah.
 
Senada dengan pengusaha penggilingan bakso, Nurul (45) pedagang ayam potong di Pasar Sei Sikambing mengaku rugi Rp500 juta. "Kalau aku ada 5 lembar sertifikat tabungan berjangka aku bang, rata-rata setoran sebesar Rp100 juta. Banyak kali kami yang kena tipu bang, ada pedagang Pasar Deli Tua, Pasar Petisah, Pasar Kampung Lalang dan masih banyak lagi," paparnya.
 
"Karena BMT Amanah Ray ini sedikitnya ada 7 kantor cabang. Ada di Jl TB Simatupang, Jl Sutrisno, Jl Setia Budi, Jl Deli Tua, Jl Pertahanan Patumbak, Jl Marelan, Jl Perintis Kemerdekaan dan Jl Pantai Labu Desa Sekip. Sekarang kami mau buat laporan, kami minta uang kami kembali. Kami meminta polisi agaar segera menangkap pemilik koperasinya bernama Ir Rusdiono yang sudah kabur ke luar kota," pungkasnya. (BS04)
T#g:Amanah RayKoperasi BMTPenipuan 30MPenipuan AmanahRay
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.