Selasa, 18 Juni 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi V Dorong Pemerintah Libatkan Kontraktor Lokal dalam Proyek APBN

Komisi V Dorong Pemerintah Libatkan Kontraktor Lokal dalam Proyek APBN

Sabtu, 17 November 2018 08:21:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Komisi V mendorong pemerintah melibatkan kontraktor lokal dalam mengerjakan proyek-proyek yang didanai APBN. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengungkapkan hal itu dalam Rapat Koordinasi Bidang Jasa Konstruksi Kementerian PUPR dengan asosiasi profesi bidang jasa konstruksi nasional dan wilayah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (15/11/2018).
 
“Salah satu tujuan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi bertujuan memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan Jasa  Konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang andal dan berdaya saing tinggi. Dan kita perlu mendorong kontraktor lokal untuk bersaing dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mengerjakan proyek-proyek APBN,” kata Sigit.
 
Dengan anggaran infrastruktur yang meningkat setiap tahun, kata Sigit, pendistribusian proyek-proyek infrastruktur APBN bisa lebih tersebar dan tidak didominasi  8 BUMN karya.
 
“Dari 2014—2015 anggaran infrastruktur yang sudah disepakati pemerintah dan DPR sebesar Rp1,892 Triliun.  Proyek infrastruktur sebanyak itu tentu tidak bisa dikerjakan semuanya oleh BUMN Karya seperti Waskita. Buktinya, kecelakaan kerja bidang konstruksi makin banyak. Berikan kesempatan kepada kontraktor lokal untuk bisa ikut mengerjakan proyek-proyek ini,” Kata Sigit.
 
Seperti diketahui, sejumlah kontraktor lokal mengeluhkan sulitnya mendapatkan proyek infrastruktur yang dibiayai  dan APBD karena sebagian besar diberikan kepada BUMN Karya. Akibatnya, puluhan ribu perusahaan kontraktor mengalami kebangkutan dalam 3 tahun terakhir.
 
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mencatat sebanyak 37.000 perusahaan kontraktor swasta mengalami kebangkrutan. Data tersebut dilihat dari penurunan jumlah anggota Gapensi dari sekitar 80.000 saat ini tinggal 43.000 anggota.
 
Saat ini,  perusahaan kontraktor swasta telah mengantongi porsi 45% dari total proyek infrastruktur yang saat ini tengah dibangun oleh pemerintah. Porsi  tersebut masih kecil dibandingkan dengan porsi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya yang menggenggam 55% proyek infrastruktur dan hanya dibagi kepada 8 BUMN Karya.(rel)
T#g:KontraktorProyek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 bulan lalu

    Plt Bupati Labuhanbatu: Pengadaan Barang dan Jasa Harus Dikelola Orang yang Profesional dan Ahli

    Beritasumut.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar sosialisasi Peraturan Presiden No.16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan ja

  • 4 bulan lalu

    Periksa 30 Saksi Termasuk Kadispora Sumut, Kerugian Proyek Revitalisasi Tartan Atletik PPLP Provsu Ditaksir Hampir Rp 2 Miliar

    Beritasumut.com-Potensi kerugian negara dalam proyek revitalisasi Tartan Atletik PPLP Provsu pada Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Utara

  • 6 bulan lalu

    Poldasu Jalin Kordinasi Bersama BPN, Cegah Spekulasi Mafia Tanah

    Beritasumut.com–Spekulasi yang dilakukan mafia tanah telah menjadi salah satu penghambat yang cukup berpengaruh dalam proses pengerjaan proye

  • 6 bulan lalu

    Mantan Bupati Tapteng Kembali Terjerat Laporan Penipuan, Sukran Diamankan Polisi

    Beritasumut.com-Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Sukran Jamilan Tanjung kembali ditangkap petugas Subdit II/Harda–Tahbang Direktorat

  • 7 bulan lalu

    Aparat Hukum Didesak Usut Proyek Pembangunan Irigasi di Glugur Rimbun

    Beritasumut.com-Aparat hukum didesak melakukan penyelidikan dan pengusutan pekerjaan pembangunan saluran irigasi sepanjang 500 meter yang telah men

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.