Sabtu, 21 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi V Dorong Pemerintah Libatkan Kontraktor Lokal dalam Proyek APBN

Komisi V Dorong Pemerintah Libatkan Kontraktor Lokal dalam Proyek APBN

Sabtu, 17 November 2018 08:21:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Komisi V mendorong pemerintah melibatkan kontraktor lokal dalam mengerjakan proyek-proyek yang didanai APBN. Wakil Ketua Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo mengungkapkan hal itu dalam Rapat Koordinasi Bidang Jasa Konstruksi Kementerian PUPR dengan asosiasi profesi bidang jasa konstruksi nasional dan wilayah Jawa Timur di Surabaya, Kamis (15/11/2018).
 
“Salah satu tujuan Penyelenggaraan Jasa Konstruksi bertujuan memberikan arah pertumbuhan dan perkembangan Jasa  Konstruksi untuk mewujudkan struktur usaha yang andal dan berdaya saing tinggi. Dan kita perlu mendorong kontraktor lokal untuk bersaing dengan memberikan kesempatan pada mereka untuk mengerjakan proyek-proyek APBN,” kata Sigit.
 
Dengan anggaran infrastruktur yang meningkat setiap tahun, kata Sigit, pendistribusian proyek-proyek infrastruktur APBN bisa lebih tersebar dan tidak didominasi  8 BUMN karya.
 
“Dari 2014—2015 anggaran infrastruktur yang sudah disepakati pemerintah dan DPR sebesar Rp1,892 Triliun.  Proyek infrastruktur sebanyak itu tentu tidak bisa dikerjakan semuanya oleh BUMN Karya seperti Waskita. Buktinya, kecelakaan kerja bidang konstruksi makin banyak. Berikan kesempatan kepada kontraktor lokal untuk bisa ikut mengerjakan proyek-proyek ini,” Kata Sigit.
 
Seperti diketahui, sejumlah kontraktor lokal mengeluhkan sulitnya mendapatkan proyek infrastruktur yang dibiayai  dan APBD karena sebagian besar diberikan kepada BUMN Karya. Akibatnya, puluhan ribu perusahaan kontraktor mengalami kebangkutan dalam 3 tahun terakhir.
 
Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mencatat sebanyak 37.000 perusahaan kontraktor swasta mengalami kebangkrutan. Data tersebut dilihat dari penurunan jumlah anggota Gapensi dari sekitar 80.000 saat ini tinggal 43.000 anggota.
 
Saat ini,  perusahaan kontraktor swasta telah mengantongi porsi 45% dari total proyek infrastruktur yang saat ini tengah dibangun oleh pemerintah. Porsi  tersebut masih kecil dibandingkan dengan porsi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) karya yang menggenggam 55% proyek infrastruktur dan hanya dibagi kepada 8 BUMN Karya.(rel)
T#g:KontraktorProyek
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Sejak 2016, Pemerintah Rampungkan 81 Proyek Strategis Nasional Dengan Investasi Rp 390 Triliun

    Beritasumut.com-Terhitung sejak tahun 2016 hingga Agustus 2019, pemerintah telah merampungkan 81 Proyek Strategis Nasional (PSN) dengan nilai inves

  • 3 minggu lalu

    Kementerian PUPR Lanjutkan Pembangunan Jalan Perbatasan dan Akses Kawasan Wisata, Termasuk di Kawasan Danau Toba

    Beritasumut.com-Pagu Anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tahun 2020 sebesar Rp 120,21 triliun sesuai dengan pidato Pres

  • satu bulan lalu

    Permudah Pendanaan, Anggaran Pengadaan Tanah Proyek Strategis Nasional Makin Fleksibel

    Beritasumut.com-Untuk mempermudah proses pendanaan pengadaan tanah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN), kin

  • satu bulan lalu

    Wagub Diskusi Bersama BI Sumut, Tiga Destinasi Pariwisata Jadi Proyek Percontohan

    Beritasumut.com–Tiga destinasi pariwisata di Sumatera Utara (Sumut) direncanakan menjadi proyek percontohan untuk pengembangan destinasi wisa

  • 2 bulan lalu

    Tinjau Progres dan Kualitas, Wali Kota Sibolga Blusukan ke Sejumlah Lokasi Proyek

    Beritasumut.com-Wali Kota Sibolga Drs HM Syarfi Hutauruk MM bersama Kepala Bappeda, Kepala BPKPAD, Kadis PU&PR beserta para Kabid, Kadis Sosial

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.