Selasa, 20 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Selasa, 29 Januari 2019 22:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Komisi D DPRD Sumut meminta penanganan pasca longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun dilakukan kajian menyeluruh. Hal ini diungkapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (29/01/2019).
 
Dalam rapat tersebut diungkapkan rencana pembangunan jembatan kembar Sidua-dua Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Simalungun. Adapun usulan dimaksud adalah membangun jembatan baru ke arah Danau Toba dengan posisi lebih tinggi dari bangunan sebelumnya.“Hanya saja ketika proses pembangunan, akses jalan harus ditutup,” ujar perwakilan BBPJN Wilayah II Medan Emri Dani Ritonga.
 
Disebutkan bahwa untuk jangka pendek selain membangun jembatan baru, pihakya juga mengusulkan membuat kolam penjebak lumpur dan pembangunan ring net barrier, di mana keduanya dapat menampung material longsor. 
 
Sementara terkait adanya dugaan kerusakaan di bagian hulu, Kepala Bidang (Kabid) Penatagunaan Hutan, Dinas Kehutanan Sumut Effendi Pane mengakui lahan tersebut bukan merupakan kawasan hutan lindung. Karena itu tidak ada kewenangan pihaknya untuk itu, selain melakukan pembinaan jika diperlukan.
 
Menjelaskan kondisi di sekitar lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Ramadhani Purba menyebutkan di bagian hulu, ada tiga titik mata air yang mengalir ke bawah. Kemudian ada dua titik di antaranya bertemu di tempat titik longsor. Karena di bulan-bulan tertentu, curah hujan menyebabkan debit air menggerus tanah.“Sejauh ini sudah 18 kali longsor karena memang ada patahan. Ini kemungkinan akan ada longsor besar sekali lagi, baru kemungkinan patahan akan mengecil,” jelasnya.
 
Terkait hal itu, Anggota Komisi D DPRD Sumut Aripay Tambunan meminta agar pembahasan penanganan pasca longsor ini dilanjutkan dengan kehadiran pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Sumut yang absen saat itu. Sebab untuk keberadaan mata air di dalamnya, harus ada kajian oleh pihak terkait.
 
“Yang kedua, kalau memang ini bukan termasuk kawasan hutan, kenapa tidak kita kembalikan saja statusnya menjadi hutan (lindung). Jangan lagi jadi tempat untuk mata pencaharian,” katanya disambut kata sepakat dari Dinas Kehutanan Sumut yang mengaku lahan dimaksud tidak pernah ditunjuk peruntukan lahan ini sebagai kawasan hutan.
 
Sebagai rencana tindak lanjut, RDP Komisi D DPRD Sumut yang juga dihadiri Layari Sinukaban, Arfan Maksum, Jafaruddin Harahap dan Buhanuddin Siregar, juga diminta kepada Pemkab Simalungun, BWSS II, Dinas Kehutanan Sumut serta BBPJN II Medan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah dari berbagai pertimbangan.(BS03)
 
T#g:BanjirDPRD Sumutdanau tobaJembatan Sidua-dua SimalungunKomisi D DPRD Sumutlongsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Hujan Deras di Kota Medan, Satu Pohon Tua Tumbang di Jalan Perpustakaan

    Beritasumut.com-Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Medan. Akibatnya, Minggu (18/8/2019) siang. Sejumah pohon yang sudah tua bertumbang

  • satu minggu lalu

    Keindahan Pantai Pasir Putih di Tobasa Jadi Tempat Syuting Film Layar Lebar

    Beritasumut.com-Pantai Pasir Putih Parparean, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa) adalah salah satu andalan lokasi wisata yang sangat gencar di promosi

  • 2 minggu lalu

    Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan: Pembangunan Infrastruktur Pendukung Pariwisata Danau Toba Dikebut

    Beritasumut.com-Pembangunan infrastruktur pendukung pariwisata di Danau Toba, Sumatera Utara (Sumut), dan sekitarnya dikebut sebagai tindak lanjut

  • 2 minggu lalu

    Sekda Tobasa Minta Mitra Gojek Mampu Bersikap Ramah dan Mempromosikan Pariwisata Danau Toba

    Beritasumut.com-Para mitra Gojek termasuk driver Gojek harus mampu bersikap ramah dan harus mampu menjual dan mempromosikan tempat tempat wisata ya

  • 2 minggu lalu

    Humbahas Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia, Presiden Perintahkan Perum Damri Siapkan Armada Baru

    Beritasumut.com-Komitmen Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadikan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dibuktikan den

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.