Jumat, 19 April 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Selasa, 29 Januari 2019 22:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Komisi D DPRD Sumut meminta penanganan pasca longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun dilakukan kajian menyeluruh. Hal ini diungkapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (29/01/2019).
 
Dalam rapat tersebut diungkapkan rencana pembangunan jembatan kembar Sidua-dua Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Simalungun. Adapun usulan dimaksud adalah membangun jembatan baru ke arah Danau Toba dengan posisi lebih tinggi dari bangunan sebelumnya.“Hanya saja ketika proses pembangunan, akses jalan harus ditutup,” ujar perwakilan BBPJN Wilayah II Medan Emri Dani Ritonga.
 
Disebutkan bahwa untuk jangka pendek selain membangun jembatan baru, pihakya juga mengusulkan membuat kolam penjebak lumpur dan pembangunan ring net barrier, di mana keduanya dapat menampung material longsor. 
 
Sementara terkait adanya dugaan kerusakaan di bagian hulu, Kepala Bidang (Kabid) Penatagunaan Hutan, Dinas Kehutanan Sumut Effendi Pane mengakui lahan tersebut bukan merupakan kawasan hutan lindung. Karena itu tidak ada kewenangan pihaknya untuk itu, selain melakukan pembinaan jika diperlukan.
 
Menjelaskan kondisi di sekitar lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Ramadhani Purba menyebutkan di bagian hulu, ada tiga titik mata air yang mengalir ke bawah. Kemudian ada dua titik di antaranya bertemu di tempat titik longsor. Karena di bulan-bulan tertentu, curah hujan menyebabkan debit air menggerus tanah.“Sejauh ini sudah 18 kali longsor karena memang ada patahan. Ini kemungkinan akan ada longsor besar sekali lagi, baru kemungkinan patahan akan mengecil,” jelasnya.
 
Terkait hal itu, Anggota Komisi D DPRD Sumut Aripay Tambunan meminta agar pembahasan penanganan pasca longsor ini dilanjutkan dengan kehadiran pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Sumut yang absen saat itu. Sebab untuk keberadaan mata air di dalamnya, harus ada kajian oleh pihak terkait.
 
“Yang kedua, kalau memang ini bukan termasuk kawasan hutan, kenapa tidak kita kembalikan saja statusnya menjadi hutan (lindung). Jangan lagi jadi tempat untuk mata pencaharian,” katanya disambut kata sepakat dari Dinas Kehutanan Sumut yang mengaku lahan dimaksud tidak pernah ditunjuk peruntukan lahan ini sebagai kawasan hutan.
 
Sebagai rencana tindak lanjut, RDP Komisi D DPRD Sumut yang juga dihadiri Layari Sinukaban, Arfan Maksum, Jafaruddin Harahap dan Buhanuddin Siregar, juga diminta kepada Pemkab Simalungun, BWSS II, Dinas Kehutanan Sumut serta BBPJN II Medan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah dari berbagai pertimbangan.(BS03)
 
T#g:BanjirDPRD Sumutdanau tobaJembatan Sidua-dua SimalungunKomisi D DPRD Sumutlongsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Anggota DPRD Sumut Ricard Sidabutar: Prioritaskan Mitigasi Bencana di Danau Toba

    Beritasumut.com-Sebagai kawasan strategis nasional, mitigasi bencana di kawasan Danau Toba harus diprioritaskan. DPRD Sumut meminta Dinas Kehutanan

  • 2 minggu lalu

    Bersama PT Pegadaian, Pemko Medan Gelar Pembersihan di Bantaran Sungai Denai

    Beritasumut.com-Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH diwakili Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan M Husni secara resmi membu

  • 3 minggu lalu

    Arfan Maksum Buat Mosi, Meilizar Latief Diminta Mundur Sebagai Ketua Fraksi Demokrat

    Beritasumut.com-Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Sumatera Utara, H Arfan Maksum mendesak agar Meilizar Latief mundur dari jabatannya se

  • 3 minggu lalu

    Gubsu Sampaikan LKPj 2018 ke DPRD Sumut

    Beritasumut.com-Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Sumatera Utara Akhir Tahun Anggaran

  • 3 minggu lalu

    Hadiri Pensi di SMP Katholik Budi Dharma Balige, Bupati Tobasa: Pintar di Sekolah Saja Tak Cukup

    Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Ir Darwin Siagian mengapresiasi pentas seni (Pensi) siswa SMP Budhi Dharma Balige. Menurut Bupati, Pen

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.