Jumat, 24 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Komisi D DPRD Sumut Usulkan Kajian Menyeluruh Terkait Penanganan Longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun

Selasa, 29 Januari 2019 22:20:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS03
Beritasumut.com-Komisi D DPRD Sumut meminta penanganan pasca longsor di Jembatan Sidua-dua Simalungun dilakukan kajian menyeluruh. Hal ini diungkapkan dalam rapat dengar pendapat (RDP), Selasa (29/01/2019).
 
Dalam rapat tersebut diungkapkan rencana pembangunan jembatan kembar Sidua-dua Kecamatan Girsang Simpangan Bolon, Simalungun. Adapun usulan dimaksud adalah membangun jembatan baru ke arah Danau Toba dengan posisi lebih tinggi dari bangunan sebelumnya.“Hanya saja ketika proses pembangunan, akses jalan harus ditutup,” ujar perwakilan BBPJN Wilayah II Medan Emri Dani Ritonga.
 
Disebutkan bahwa untuk jangka pendek selain membangun jembatan baru, pihakya juga mengusulkan membuat kolam penjebak lumpur dan pembangunan ring net barrier, di mana keduanya dapat menampung material longsor. 
 
Sementara terkait adanya dugaan kerusakaan di bagian hulu, Kepala Bidang (Kabid) Penatagunaan Hutan, Dinas Kehutanan Sumut Effendi Pane mengakui lahan tersebut bukan merupakan kawasan hutan lindung. Karena itu tidak ada kewenangan pihaknya untuk itu, selain melakukan pembinaan jika diperlukan.
 
Menjelaskan kondisi di sekitar lokasi, Kepala Dinas Perhubungan Simalungun Ramadhani Purba menyebutkan di bagian hulu, ada tiga titik mata air yang mengalir ke bawah. Kemudian ada dua titik di antaranya bertemu di tempat titik longsor. Karena di bulan-bulan tertentu, curah hujan menyebabkan debit air menggerus tanah.“Sejauh ini sudah 18 kali longsor karena memang ada patahan. Ini kemungkinan akan ada longsor besar sekali lagi, baru kemungkinan patahan akan mengecil,” jelasnya.
 
Terkait hal itu, Anggota Komisi D DPRD Sumut Aripay Tambunan meminta agar pembahasan penanganan pasca longsor ini dilanjutkan dengan kehadiran pihak Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II Sumut yang absen saat itu. Sebab untuk keberadaan mata air di dalamnya, harus ada kajian oleh pihak terkait.
 
“Yang kedua, kalau memang ini bukan termasuk kawasan hutan, kenapa tidak kita kembalikan saja statusnya menjadi hutan (lindung). Jangan lagi jadi tempat untuk mata pencaharian,” katanya disambut kata sepakat dari Dinas Kehutanan Sumut yang mengaku lahan dimaksud tidak pernah ditunjuk peruntukan lahan ini sebagai kawasan hutan.
 
Sebagai rencana tindak lanjut, RDP Komisi D DPRD Sumut yang juga dihadiri Layari Sinukaban, Arfan Maksum, Jafaruddin Harahap dan Buhanuddin Siregar, juga diminta kepada Pemkab Simalungun, BWSS II, Dinas Kehutanan Sumut serta BBPJN II Medan untuk duduk bersama menyelesaikan masalah dari berbagai pertimbangan.(BS03)
 
T#g:BanjirDPRD Sumutdanau tobaJembatan Sidua-dua SimalungunKomisi D DPRD Sumutlongsor
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    Disaksikan Plt Walikota Medan, Danau Griya Martubung Mulai Dibersihkan

    Beritasumut.com-Untuk mengembalikan fungsinya sebagai daerah resapan air, Pemko Medan mulai melakukan pengorekan terhadap danau Martubung yang terl

  • 5 hari lalu

    BMKG: Waspada Potensi Hujan Lebat Hingga 23 Januari Mendatang

    Beritasumut.com-Sirkulasi siklonik di sekitar Selat Karimata saat ini masih teridentifikasi aktif dan menyebabkan terbentuknya pola konvergensi ser

  • 6 hari lalu

    Medan Bebas Banjir 2022, Pemprov Sumut Canangkan Gerakan 1 Juta Biopori

    Beritasumut.com-Setelah mendeklarasikan Medan Bebas Banjir Tahun 2022 bersama ribuan warga Medan dan sekitarnya pada Desember 2019, Pemerintah Prov

  • 7 hari lalu

    Antisipasi Banjir, Pangkosek Hanudnas III Medan Siap Dukung Pemko Medan

    Beritasumut.com-Panglima Kosekhanudnas III Medan, Marsekal Pertama TNI, Djohn Amarul SAB beserta jajarannya mengaku siap membantu dan mendukung Pem

  • 2 minggu lalu

    Bupati Tobasa Berharap Kritikan dari Warga Jangan Melalui Medsos

    Beritasumut.com-Bupati Toba Samosir (Tobasa) Darwin Siagian berharap agar warga yang mau melakukan kritik, saran, dan masukan langsung disampaikan

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.