Peristiwa

Komisi A DPRD Tapteng Akan Hibahkan Asrama Haji ke Kemenag


Komisi A DPRD Tapteng Akan Hibahkan Asrama Haji ke Kemenag
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) H Iwan Zulhami SH MAP diwakili Kabid Penais Zakat dan Wakaf H Abdul Manan MA didampingi Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Drs H Muslim MM menerima kedatangan Komisi A DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) di Ruang Sidang Kantor Wilayah Kemenag Sumut.
 
Tujuan Komisi A DPRD Tapteng datang dalam rangka konsultasi tentang penyerahan hibah Asrama Haji Tapanuli Tengah dan juga terkait mengenai perekrutan penyuluh agama Islam.Wakil Ketua Komisi A DPRD Ikrar Dinata Sihombing mengungkapkan bahwa Asrama Haji di Tapteng itu sudah ada sejak periode Bupati Lumban Tobing, tetapi itu hanya sebutan semata karena belum terdaftar secara resmi di Kementerian Agama. 
 
“Ternyata selama ini Asrama Haji itu hanya sebutan kami saja, karena penyebutan Asrama Haji itu harus sudah terdaftar di Kementerian Agama secara resmi, tidak ada secara administrasi yang menyatakan bahwa itu adalah Asrama Haji," ujar Ikrar dilansir dari laman sumut.kemenag, Sabtu (25/01/2020), seraya mengungkapkan karena hal itulah Komisi A DPRD Tapteng ingin menghibahkan Asrama Haji Tapanuli Tengah kepada Kementerian Agama.
 
Ikrar berharap dengan penyerahan hibah ini, Asrama Haji Tapteng bisa terus berkembang dan lebih berguna untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat, tidak seperti sebelumnya yang vakum seperti tidak pernah digunakan sama sekali.
 
Sementara itu, Kabid Penyelenggara Haji dan Umrah Muslim menyampaikan terima kasihnya kepada DPRD Tapteng atas perhatiannya yang luar biasa kepada jemaah haji Tapteng dan ini patut dicontoh dan ditiru oleh Kabupaten/Kota lainnya. Muslim menjelaskan akan selalu konsultasi kepada Kepala Kanwil Kemenagsu dan menunggu arahannya, karena Kakanwil sendiri sangat tertarik terhadap Asrama Haji tersebut.
 
Kakankemenag Tapteng H Rasidin Barasa menambahkan, penyerahan hibah Asrama Haji Tapteng ini sebenarnya sudah menjadi wacana dari 10 tahun yang lalu, Ia menjelaskan tentang sejarah dari Asrama Haji Tapteng ini. “Saya berharap Komisi A DPRD Tapteng tetap mendukung secara politik sehingga apa yang kita inginkan itu bisa tercapai dan terealisasi,” harap Rasidin
 
Berhubungan dengan rekrutmen penyuluh agama non-PNS, Abdul Manan menjelaskan bahwa ini adalah program Kementerian Agama untuk menyahuti perkembangan dinamika kehidupan masyarakat yang meliputi semua agama yang ada di Indonesia. “Untuk Sumatera Utara, kita dapat porsi 2637 penyuluh agama Islam, dibagi dengan 33 Kab/Kota, maka Tapteng mendapat porsi 122 penyuluh agama Islam,” ujar Abdul Manan.
 
Terkait dengan Keputusan DIrjen Bimas Islam No. 927 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Evaluasi dan Seleksi Penyuluh Agama Islam Non-PNS, Abdul Manan mengatakan untuk tahun 2020-2024 ada beberapa sistem yang berubah, dimana evaluasi penyuluh agama kali ini menggunakan passing grade.
 
“Bagi penyuluh agama Islam yang diangkat 2017-2019, disitu ada evaluasi. Evaluasi itu ada passing gradenya seperti laporan dan daftar hadir. Kalau nilainya mencapai angka passing grade yang sesuai dengan juknis ini, maka dia akan otomatis diangkat menjadi penyuluh di priode 2020-2024 tanpa seleksi, bagi yang tidak lulus passing grade, dia masih berhak dan diberikan kewenangan untuk melamar kembali,” jelas Abdul Manan.
 
“Jika total seluruh pendaftar penyuluh agama Islam yang mengikuti seleksi ada 254 dari Tapteng, dimana yang diterima hanya 122 dan yang lulus passing grade ada 48, jadi 122-48=74. 74 formasi inilah yang akan diperebutkan oleh 254 pendaftar penyuluh agama Islam di Tapteng,” pungkas Abdul Manan.(BS09)
 

Tag:Asrama HajiDPRDHajiKemenag