Peristiwa

Kerusuhan Kafe Tuak, Pelayan Perempuan Tertembak di Bagian Dada


Kerusuhan Kafe Tuak, Pelayan Perempuan Tertembak di Bagian Dada
BERITASUMUT.COM/ILUSTRASI
Tembak
Beritasumut.com-Tertembaknya seorang pelayan perempuan bernama Erlinda boru Rambe (44), yang sehari-harinya bekerja di Kafe Tuak Jalan HM Joni, Gang Aman, Kecamatan Medan Kota, Rabu (31/08/2016) dini hari kemarin sempat menghebohkan warga. Pasalnya, kerusuhan yang berujung penembakan itu disebut-sebut dilakukan oleh salah seorang oknum petinggi OKP di Kecamatan Medan Denai.
 
"Kita sudah periksa korban, identitas pelaku sudah diketahui," ujar Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP Martualesi Sitepu di kantornya, Kamis (01/08/2016).
 
Senada dengan itu, Kanit Intelkam Polsek Medan Kota, AKP Cahyadi menjelaskan, pelaku penembakan selain dijerat Undang-Undang (UU) Darurat No.12 tahun 1951 dan pasal 351 tentang penganiayaan.
 
"Kejadian itu kenanya UU Darurat sama penganiayaan. Ini pelakunya sudah diketahui. Panggaron (sok hebat) si pelaku ini. Pas lagi ribut, dia mengeluarkan softgun lalu ditembakkannya ke atas dua kali dan sekali ditembakkannya ke bawah. Rupanya, nyasar pelurunya dan kena ke pelayan kafe itu. Tertembaknya pas di atas buah dada pelayan kafe itu. Korban sudah buat laporan," jelas Cahyadi.
 
Informasi dihimpun, dua pria tambun bertengkar di kafe tuak yang berada Jalan HM Joni, Gang Aman, Kecamatan Medan Kota, Rabu (31/08/2016) dini hari. Salah seorang dari mereka mengeluarkan senjata api (senpi) jenis air softgun. Ternyata, peluru yang ditembakkan tersebut nyasar dan mengenai dada Erlinda boru Rambe (44), salah seorang pelayan di Lapo Tuak yang kabarnya milik personel Polda Sumut tersebut. Erlinda pun rubuh dengan sekujur tubuh yang berlumur darah. Pengunjung kafe tuak lainnya langsung emosi dan berusaha untuk menghajar kedua pria tambun itu. Beruntung keduanya lebih sigap dan langsung melarikan diri.
 
Erlinda akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Estomihi, Jalan SM Raja, Medan. Beruntung, Erlinda selamat. Selanjutnya, didampingi salah seorang rekannya yang sama-sama pelayan kafe tuak tersebut. Atas kejadian itu, Erlinda melaporkan ke Polsek Medan Kota dengan nomor laporan: STPL/897/K/2016/SU Polresta Medan/Sek Medan Kota.
 
Saat dikonfirmasi, Erlinda berkomentar kericuhan yang terjadi di kafe tuak tempatnya bekerja dilatarbelakangi masalah asmara. "Ya, gara-gara ceweklah bang," tandasnya. (BS04)

Tag:Polsek Medan kota