Selasa, 22 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kerjasama Pasukan Pemelihara Perdamaian Indonesia dan Ethiopia di Markas PMPP TNI

Kerjasama Pasukan Pemelihara Perdamaian Indonesia dan Ethiopia di Markas PMPP TNI

Rabu, 28 Agustus 2019 22:10:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kerjasama Pasukan Pemelihara Perdamaian Indonesia dan Ethiopia ditandai dengan Kunjungan Delegasi Ethiopia ke Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian Tentara Nasional Indonesia (PMPP TNI). Kunjungan tersebut juga dimaksudkan untuk menyaksikan, mengobservasi, dan mempelajari metode Indonesia melaksanakan Pre Deployment Training (PDT) sebagai syarat mutlak bagi pengiriman pasukan perdamaian PBB.
 
Demikian sambutan Komandan PMPP TNI Brigjen TNI Victor H Simatupang MBus, dihadiri oleh Delegasi Ethiopia Brigadier General Tilahun Ashenafi Mamo dan Brigadier General Kebede Regassa Gerbi, pada Upacara Pembukaan Pre Deployment Training 6 Satgas United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL), bertempat dilapangan upacara Mako PMPP TNI, Rabu, Sentul, Bogor, Rabu (28/08/2019).
 
Pada kesempatan itu, Dan PMPP TNI menyatakan kebanggaannya karena kehadiran delegasi Ethiopia yang datang ke PMPP TNI. "Para peserta latihan yang saya banggakan, di hadapan kalian hadir undangan dari negara sahabat Ethiopia untuk menyaksikan pembukaan PDT Kontingen Indonesia untuk UNIFIL, ini adalah sesuatu yang istimewa", katanya.
 
Selanjutnya disampaikan bahwa untuk menyiapkan prajurit TNI yang profesional dalam melaksanakan tugas di daerah misi PBB, para prajurit akan dibekali dan dilatih untuk memahami dan menguasai beberapa materi yang terkait dengan misi perdamaian. Materi latihan tersebut meliputi Materi Pengantar, Materi Pokok atau Core Pre-Deployment Training Material (CPTM), Materi Pendukung menggunakan Standardized Generic Training Moduls (SGTM) dan Materi Teknis menggunakan Specialized Technical Materials (STM).
 
"Semua materi yang diberikan dalam latihan pratugas merupakan bekal persiapan yang sudah dirancang sedemikian rupa, sehingga sesuai dengan standar operasi dan aturan pelibatan di daerah misi serta sejalan dengan tuntutan penugasan" tuturnya. Usai upacara, dihadapan awak media Dan PMPP TNI menyampaikan bahwa PMPP melaksanakan tugas sesuai dengan visi dan misi Presiden RI Joko widodo untuk mengirimkan pasukan perdamaian hingga mencapai 4000 personel.
 
"Untuk dapat mencapai itu, kita terus meningkatkan kerjasama dengan beberapa negara di dunia salah satunya Ethiopia yang menjadi negara nomer satu dalam kontribusi pasukan perdamaian yaitu mencapai 8000 personel. Indonesia dan Ethiopia sedang menjajaki kerjasama PKO untuk dapat melaksanakan co-deployment di masa yang akan datang," pungkasnya.
 
Sementara itu delegasi Ethiopia Brigadier General Tilahun Ashenafi Mamo menyampaikan bahwa Ethiopia akan bekerjasama dengan Indonesia dalam meningkatkan distribusi pasukan perdamaian "Ini langkah awal yang baik sehingga perlu dibicarakan lebih mendalam antar kedua belah pihak," tutupnya. (Rel)
T#g:EthiopiaIndonesiaMarkas PMPP-TNIpasukan perdamaian
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    Bakamla RI Gelar Latihan LPA dengan Tim BeDamco Belanda

    Beritasumut.com-Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya Bakamla A Taufiq R menyambut hangat kedatangan Tim BeDamco dari Belanda, dalam rangka penyelengg

  • satu minggu lalu

    Atlet TNI dan Karateka Indonesia Ikuti Kejuaraan Karate Dunia di Wuhan Tiongkok

    Beritasumut.com-Para atlet TNI yang tergabung dalam Kontingen Komite Olahraga Militer Indonesia (KOMI) mengikuti kejuaraan kelas dunia dalam 7th CI

  • satu minggu lalu

    Bahasa Indonesia Resmi Jadi Bahasa Kedua di Universitas Al Azhar Mesir

    Beritasumut.com-Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir, resmi menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua di universitas tersebut.  Peresmi

  • satu minggu lalu

    Tenun Ulos Ramah Lingkungan dari Kabupaten Dairi Tampil di Belgia

    Beritasumut.com-Mengambil tempat di Antoon Van Dijk Brasserie, Stadsfeestzzal sebuah mall mewah di Antwerp, Belgia, Eco Fashion Indonesia, Kabupate

  • 2 minggu lalu

    Badan Usaha, Merk Dagang, Nama Geografi Wajib Gunakan Bahasa Indonesia

    Beritasumut.com-Peraturan Presiden (Perpres) Nomor Nomor 63 Tahun 2019 tentang Penggunaan Bahasa Indonesia yang ditandatangani oleh Presiden Joko W

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.