Peristiwa

Kepala Mantan Kades Ujung Meriah Robek Usai Dipukul Pakai Balok

Kepala Mantan Kades Ujung Meriah Robek Usai Dipukul Pakai Balok
beritasumut.com/ilustrasi

Beritasumut.com-Kepala mantan Kepala Desa (Kades) Ujung Meriah Kecamatan Gunung Meriah, Uin Purba (45) robek dipukul S Saragih (67) dan R Saragih (30) dengan menggunakan kayu balok.

Akibatnya Kades masa jabatan 2009-2015 itu mendapat 4 jahitan di bagian belakang kepala dan harus mendapatkan perawatan medis di RS Grand Medistra Lubuk Pakam, Rabu (27/07/2016).

Sebelumnya, Uin Purba duduk-duduk sambil minum kopi di warung milik Amir Perangin-angin yang berjarak tak jauh dari kediamannya. Namun tiba-tiba datang E boru Tarigan yang tak lain adalah istri S Saragih.

Kedatangannya pun, disebutkan korban, sambil marah-marah. Namun saat itu kemarahannya tak diketahui ditujukan kepada siapa. “Aku saja tak tahu merepet sama siapa boru Tarigan itu di warung. Tak mau ikut campur karena mamak-mamak, aku terus pulang ke rumah,” kata Uin Purba.

Anehnya, tak lama sampai di rumahnya, tiba-tiba S Saragih dan R Saragih, anaknya datang ke halaman rumah korban sambil marah-marah. Karena merasa tak ada masalah, Malem Ukur Ginting (40) istri korban menjumpainya dan menyarankan agar keduanya pulang.

“Kusarankan biar mereka pulang karena malu dilihat orang. Lagi pulak aku tak tahu apa yang dibilangnya sambil maki-maki. Makanya aku bingung karena awalnya kami tak ada masalah. Malah dibilangnya pulak kami menceritain mereka,” terang Malem Ukur.

Dikira tidak ada masalah, sepulang S Saragih dan R Saragih, istri korban langsung masuk ke rumah. Namun tak lama di dalam rumah, S Saragih dan R Saragih datang kembali sambil membawa kayu balok sebesar genggaman tangan.

Bapak dan anak itu marah-marah sembari memanggil pasutri itu supaya keluar dari rumah. Karena tak ada persoalan, korban dan istrinya keluar dari dalam rumah menuju halaman depan. “Kami keluar karena merasa tak ada masalah,” ujar Malem Ukur Ginting.

Setelah berhadapan dan akan menanyakan apa tujuan kedatangan S Saragih dan anaknya, tiba-tiba bapak dan anak itu langsung mengayunkan kayu balok ke arah korban. Karena tak bisa mengelak, kayu balok pun mengenai bagian belakang korban hingga berdarah.

Usai melakukan aksi itu, bapak dan anak itu langsung meninggalkan lokasi. Sedangkan korban dan istrinya pergi ke Polsek Gunung Meriah untuk melaporkan kejadian yang dialaminya. Karena kondisi kepalanya berdarah, pihak Polsek Gunung Meriah menyarankan kepada korban agar berobat dulu. “Tadi sudah datang ke Polsek tapi belum buat laporan. Disarankan berobat dulu, baru sekalian nanti buat laporan,” kata Kapolsek Gunung Meriah AKP Diman Hutauruk.(BS05)