Rabu, 22 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Kenaikan Tarif Angkot ‘Digantung’ Walikota Medan, Organda Ancam Mogok Massal

Kenaikan Tarif Angkot ‘Digantung’ Walikota Medan, Organda Ancam Mogok Massal

Minggu, 20 Januari 2013 17:24:00
BAGIKAN:
Google

Medan, (beritasumut.com) – Walikota Medan Rahudman Harahap mengaku pihaknya sudah membahas usulan kenaikan tarif angkutan kota (Angkot) Kota Medan oleh DPC Organda Kota Medan yang sudah disampaikan ke Pemko Medan.

“Usulan itu lagi dibicarakan semua instansi terkait,” kata Walikota Medan di Medan, Sumatera Utara, Ahad, (20/01/2013).

Ketika disinggung usulan tersebut digantung-gantung oleh Pemko Medan, Rahudman membantahnya. Diakuinya, untuk pembahasan usulan tersebut akan dibahas bersama forum lalulintas Kota Medan dengan melibatkan Organda Kota Medan.

“Itu kan harus melalui kajian yang mendalam terhadap pembahasan kenaikan tarif angkot. Untuk itu, kita akan melihat variabel-variabel di dalam usulan tersebut. Agar masyarakat selaku pengguna angkot, tidak merasa keberatan atas kenaikan tarif tersebut,” jelasnya.

Terpisah, Ketua DPC Organda Kota Medan Mont Gomery Munthe mengatakan, usulan kenaikan bagi penumpang umum perestafetnya sebesar Rp5 Ribu, sedangkan untuk pelajar perestafetnya Rp3 ribu.
“Usulan itu hasil rapat bersama. Jadi usulan kenaikan tarif tetap teratas tanpa melihat persen kenaikkan tarif angkot, dengan pengusulan tarif,” ujarnya.

Diakuinya, usulan Organda tidak akan secepatnya langsung diteken Walikota Medan Rahudman Harahap dikarenakan akan melalui beberapa tahapan dalam rapat bersama.

“Usulan itu baru diusulkan. Jadi, tidak secepatnya akan disetujui Walikota. Pasti usulan kenaikan tarif, akan turun,” pungkasnya.

Menurutnya, Walikota Medan harus bisa mengambil kebijakan terhadap kenaikan tarif angkot berdasarkan dari usulan Organda Kota Medan. Walau sampai saat ini dikauinya, pihaknya belum ada diundang untuk melakukan rapat bersama.

Kalau saja Walikota Medan Rahudman Harahap menggantung usulan kenaikkan tarif angkot ini, hingga nantinya tidak ada kejelasan, pihaknya mengancam akan menggelar aksi unjukrasa dengan melakukan stop operasi massal kembali.

“Kita lihat saja. Kalau usulan kita digantung tanpa ada kepastian, cuma satu solusinya dengan melakukan stop operasi massal dan menurunkan massa lebih besar lagi,” cetusnya. (BS-024)
T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 tahun lalu

    Tersangka Bersama Ramadhan Pohan, Savita Juga Tidak Ditahan

    Beritasumut.com-Penyidik Subdit II/Harta Benda, Bangunan dan Tanah (Hardabangtah) Polda Sumut juga tidak akan melakukan penahanan kepada Savita Linda

  • 4 tahun lalu

    Terkait Pilkada Medan, Ramadhan Pohan Ditangkap Polda Sumut

    Beritasumut.com-Dua kali tak memenuhi panggilan sebagai tersangka, Polda Sumut akhirnya menjemput paksa Mantan Calon Walikota Medan Ramadhan Pohan dar

  • 4 tahun lalu

    Wakil Walikota Medan Apresiasi Dhamma Talk Bukan Siapa Siapa

    Beritasumut.com-Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi mengapresiasi digelarnya seminar Dhamma Talk Bukan Siapa-Siapa, sebab acara seminar ini m

  • 4 tahun lalu

    Audiensi dengan Walikota Medan, APSINDO Sampaikan Bidik Limbah Plastik dari TPA

    Beritasumut.com-Asosiasi Pengguna dan Pengelola Skrap Plastik Indonesia beraudinesi ke Walikota Medan Duzumi Eldin di Kantor Walikota Medan, Rabu (29/

  • 4 tahun lalu

    Ikut Demo di Walikota, 21 Siswa Sekolah Diamankan Polresta Medan

    Beritasumut.com-Petugas Sabhara Polresta Medan mengamankan 21 siswa yang masih duduk di bangku SMA karena ikut melakukan aksi demo terkait penggusuran

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.