Minggu, 15 September 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kemenag Gelar FGD Penyelenggaraan Umrah, dari Penguatan Regulasi hingga Platform Digital

Kemenag Gelar FGD Penyelenggaraan Umrah, dari Penguatan Regulasi hingga Platform Digital

Senin, 24 Juni 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Kementerian Agama melalui Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Dirjen Penyelengaraan Haji dan Umrah menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka peningkatan kualitas penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah.
 
FGD yang diikuti puluhan peserta dari perwakilan kementerian/lembaga tersebut membahas dinamika kebijakan penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah di era digital dan mencari peran ideal negara dalam perlindungan jemaah.
 
Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim dan Staf Khusus Menteri Agama Hadi Rahman memandu FGD yang digelar di salah satu hotel di kawasan Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (24/06/2019). Dilansir dari Kemenag.go.id, Senin (24/06/2019), FGD yang berlangsung dari pukul 07.30 hingga pukul 15.00 WIB itu akhirnya menghasilkan empat rekomendasi yang nantinya akan dibahas lebih lanjut. Para peserta berasal dari Dirjen PHU, Sekretariat Jenderal Kemenag, BKPM, Kemenkominfo, Imigrasi serta perwakilan kementerian/lembaga terkait. 
 
Empat rekomendasi hasil FGD tersebut dibacakan Hadi Rahman. Pertama, Penegakan Hukum yaitu tentang penyusunan regulasi jemaah umrah, penyusunan regulasi turunan UU No.8 tahun 2019 yang mengikat seluruh Kementerian/Lembaga atau K/L (PP atau Perpres), serta penguatan pengawasan oleh seluruh K/L terkait dan pengaktifan penyidik PPNS.
 
Kedua, Pembentukan Task Force yaitu kolaborasi pemerintah, PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah) dengan anggota yang konsen dan kompeten, serta komunikasi dengan pihak terkait kebijakan Saudi. Ketiga, Platform Digital Umrah RI, yaitu platform besar yang sehat dengan leading sector Kemenag serta ekosistem dengan model PPP (public private partnership). "Keempat, penguatan pencegahan dengan pengaturan internal PPIU dan edukasi publik. Hasil rekomendasi ini akan dibahas lebih lanjut dan akan disampaikan kepada Dirjen PHU dan Menteri Agama," kata Hadi Rahman.    
 
Sementara itu, Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus Arfi Hatim mengharapkan rekomendasi hasil FGD ini bisa menjadi rekomendasi positif dan berdampak bagi jemaah umrah di Indonesia. (BS09)
T#g:FGD UmrahKemenagPenyelenggaraan Umrah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 hari lalu

    PPIH Canangkan Peningkatan Program Bimbingan Ibadah dan Pertahankan Sistem Zonasi di Tahun 2020

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M mendekati fase akhir. Penanggung Jawab Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Nizar Ali m

  • 4 hari lalu

    Fase Akhir Penyelenggaraan Haji 1440H, Kloter Terakhir Pulang 15 September 2019

    Beritasumut.com-Penyelenggaraan ibadah haji 1440H/2019M sudah mendekati fase akhir. Kelompok terbang (kloter) terakhir akan pulang dari Madinah men

  • 6 hari lalu

    Pemerintah Arab Saudi Turunkan Biaya Visa Progressif Umrah dan Haji, Kini Hanya 300 Riyal

    Beritasumut.com-Pemerintah Arab Saudi mengeluarkan kebijakan baru terkait biaya visa progressif. Konsul Haji Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI di Jedda

  • 6 hari lalu

    Usai Bertugas Selama 62 Hari, Sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia Tiba di Tanah Air

    Beritasumut.com-Usai bertugas selama 62 hari, sebanyak 314 Petugas Haji Indonesia telah kembali ke tanah air hari ini, Senin (09/09/2019). Mereka a

  • 3 minggu lalu

    Dirjen PHU Sebut Pelayanan Haji Khusus Sudah Sesuai Kontrak

    Beritasumut.com-Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), Nizar Ali memantau langsung pelayanan haji khusus di Madinah. Didampingi Di

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.