Peristiwa

Kejadian di Kabupaten Dairi, Anak Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas

Kejadian di Kabupaten Dairi, Anak Bacok Ayah Kandung Hingga Tewas
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Berawal dari cekcok, Gunawan Sucipto H Pane (26) warga Jalan Kampung Suka Tani, Kelurahan Tegal Alur tega membacok ayah kandungnya sendiri, Torang Pane (50) warga Desa Lae Parira, Kecamatan Laeparira, Kabupaten Dairi, Jumat (07/02/2020) malam.Korban pun tewas akibat luka bacokan di bagian punggung dan kepalanya. 
 
Menurut Kapolres Dairi, AKBP Leonardo Simatupang, peristiwa berdarah itu terjadi pada Jumat sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu pelaku yang sedang menghitung hasil panen durian ibunya di teras rumah korban, tiba-tiba didatangi oleh sang ayah.Korban pun mengutarakan keberatannya dengan pelaku karena dianggap telah menjalankan bisnis dirumahnya. Melihat itu, sang anak pun lalu mempertanyakan maksud dari pernyataan ayah tersebut.
 
Setelah itu, pelaku pun menyuruh istrinya mengambil pakaian ke dalam rumah. Akan tetapi ia lalu didatangi oleh korban dari samping rumah, dan korban pun melemparnya dengan batu sambil mengusir dan mengutarakan kalimat kasar.
 
"Diduga merasa tak senang, pelaku lalu mengambil sebilah pisau dari laci mobilnya dan kemudian mengejar korban hingga korban terjatuh di halaman rumah.Korban yang sudah terjatuh kemudian dibacok oleh korban sebanyak 1 kali di punggung sebelah kanan, 2 kali di kepala sebelah kanan bagian belakang," papar AKBP Leonardo.
 
Aksi tersebut pun baru berhenti saat dilerai ibu pelaku yang juga istri korban, Pinta Uli br Sihite. Selanjutnya korban pun lari ke rumah tetangganya, sedangkan pelaku diamankan di dalam rumah oleh keluarga."Lalu korban dibawa ke RSUD Sidikalang oleh warga setempat yang ada di lokasi, namun akhirnya meninggal dunia," jelasnya. 
 
AKBP eonardo mengaku, saat ini pihaknya telah menerima laporan penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa korban. Terhadap pelaku yang juga merupakan anak kandung korban juga sudah diamankan ke kantor Polisi."Pelaku sudah diamankan untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.(BS04)