Rabu, 11 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kecewa di Poldasu, Pengacara RPM Tambunan Akan Bawa Perkara Sengketa Tanah ke Mabes Polri

Kecewa di Poldasu, Pengacara RPM Tambunan Akan Bawa Perkara Sengketa Tanah ke Mabes Polri

Kamis, 04 Mei 2017 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Mantan Bishop (pemimpin pendeta) Gereja Methodist Indonesia, RPM Tambunan mengaku kecewa karena kasus dugaan pemalsuan surat tanah berujung pada penyerobotan lahan miliknya yang ditangani Polda Sumut (Poldasu) tak kunjung tuntas. Tambunan didampingi pengacaranya, Rinto Maha pun mendatangi Gedung Ditreskrimum Poldasu.
 
Rinto menegaskan, jika dalam dua minggu ke depan kasus ini tidak kunjung tuntas, maka dia akan mencabut perkara tersebut dan membawanya ke Mabes Polri.
 
"Yang simple-simple saja, jangan diputar-putar. Ini sudah terang benderang, ini kasus pemalsuan. Hadirkan saja si Tumiar itu, bisa tidak? Sudah jelas itu bodong. Ini sudah jelas barang buktinya, petunjuknya, saksi-saksinya, mau apa lagi? Kita minta tangkap semua pelaku pemalsuan dan penyerobotan lahan klien (RPM Tambunan) kami. Jika dua minggu ini tak tuntas juga, akan kami cabut kasus ini dan akan kami lapor ke Mabes Polri," papar Rinto kepada wartawan, Kamis (04/05/2017).
 
Pengacara yang berasal dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Serikat Pengacara Rakyat Sumatera Utara (SPR-SU) menambahkan, saat ini lahan milik RPM Tambunan juga kembali dipermainkan mafia tanah. Lahan tersebut dijual oleh Fritten Nela Sembiring ke Evidona Siregar. Dan kasus itu sudah dilapor ke Polrestabes Medan dengan bukti lapor No: STTLP/432/K/II/2017/SPKT Polrestabes Medan tanggal 27 Februari 2017 yang diterima Kanit SPKT 'C" Iptu A Simbolon dengan dugaan tindak pidana penipuan.
 
"Lahan milik klien kami ini juga dijual lagi oleh mafia tanah itu sama orang lain. Dan sekarang sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan atas nama pelapor Evidona Siregar dengan terlapor Fritten Nela Sembiring. Jadi ini yang bermain kepala lingkungan (kepling), lurah, terlapor Fritten Nela Sembiring. Si Fritten Nela Sembiring ini mendapat SK dari mafia tanah Teguh Kaban," tegasnya.
 
Terpisah, Pjs Kasubdit II/Harda-Bangtah, AKBP Jistoni Naibaho yang dikonfirmasi wartawan terkait masalah itu, mengaku belum bisa berkomentar. "Besoklah ya, saya belum tahu lagi perkembangan kasus itu sekarang. Besok saya jelaskan," pungkasnya.(BS04)
 
T#g:Mabes PolriPoldasuRPM Tambunansengketa tanahTanah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Ditlantas Poldasu: Jalur Wisata dan Arus Mudik di Siantar - Simalungun Dievaluasi

    Beritasumut.com–Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Sumatera Utara (Poldasu) melakukan pemantauan dan evaluasi sejumlah rute yang berpote

  • 2 minggu lalu

    Kapoldasu Resmikan Polres Deli Serdang Jadi Polresta

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH, menghadiri upacara peresmian perubahan Polres Deli Serdang m

  • 2 minggu lalu

    Hingga Noember, Penerbitan Setifikat Tanah 2019 Mencapai 8,5 Juta

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan penerbitan sertifikat bidang tanah di tanah air. Jika s

  • 3 minggu lalu

    Polda Sumut: Ada Tersangka Baru Terkait Korupsi Dispora Sumut

    Beritasumut.com-Terkait kasus dugaan korupsi sirkuit atletik Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Sumut pihak Penyidik Subdit III/T

  • 3 minggu lalu

    Wujudkan SDM Unggul, Poldasu Lakukan Kerjasama dengan Unimed, USU dan UMSU

    Beritasumut.com-Guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Universitas Negeri Medan (Unimed), Universitas Sumatera Utara (USU) dan UMSU

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.