Selasa, 16 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Pelecehan Anak di Taput, Keluarga Mohon Ombudsman Sumut Tegakkan Keadilan

Kasus Pelecehan Anak di Taput, Keluarga Mohon Ombudsman Sumut Tegakkan Keadilan

Senin, 13 Mei 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Meski terlambat, keluarga korban pelecehan anak di bawah umur di Tapanuli Utara (Taput), meminta Ombudsman Sumut bisa menuntaskan kasus itu dengan adil. Sebab kasus pelecehan yang telah dilaporkan pada tahun 2018 di Polres Taput, belum juga menahan pelaku berinisial SN tersebut.
 
"Kasusnya sudah sampai ke pengadilan, namun pelaku seorang Guru Sgama SD yang ada di Siborong-borong, Kabupaten Taput tidak pernah ditahan. Makanya kedatangan keluarga korban bisa diselesaikan dengan baik oleh Ombudsman Sumut," ucap Johanes Siregar SH, selaku kuasa hukum dari pelecehan anak di bawah umur kepada wartawan, di Jalan Sei Bengawan, Senin (13/05/2019). 
 
Kuasa Hukum Korban mengakui, keluarga korban sangat kecewa melihat penegak hukum yang ada di Taput tidak pernah sekalipun menahan tersangka seroang Guru Agama tersebut. Dia mengakui, tersangka bebas berkeliaran yang membuat orang tua korban trauma dan malu. Karena itu, dirinya sangat percaya dengan Ombudsman sebagai pelayan publik bisa menyelesaikannya.
 
Di tempat yang sama, Orangtua korban pelecehan anak di bawah umur yang ikut mendampingi anaknya ke gedung Ombudsman Delfi Simamora mengaku, kecewa dengan pihak penegakan hukuman di Taput. "Saya inginkan keadilan untuk anaknya terjadi pelecehan seksual tidak bisa belajar di sekolahnya tersebut. Sebab anaknya pun trauma melihat gurunya tidak ditahan. Sebagai Orangtua, anak saya mempunyai masa depan dan terus mengawal kasus itu hingga ke pengadilan di Taput," ujarnya.
 
Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Abyadi Siregar mengaku sudah menerima laporan pengaduan dari Orangtua korban yang merasa anaknya terjadi pelecehan seksual. Selanjutnya tim Ombudsman bakal mengkaji kasus itu dilihat dari adanya wewenang Ombudsman. Sebab, kasus itu sudah sampai ke pengadilan dan belum juga menahan tersangkanya.
 
Pihak Ombudsman akan mempertanyakan kepada pihak kepolisian yang menangani kasus itu dari awalnya tidak menahan tersangka. "Kita tidak tahu, di kepolisian tersangka tidak ditahan, sampai di kejaksaan juga tidak ditahan, semuanya akan dipertanyakan. Kita juga mendorong kepada kepada pihak keluarga bisa mengadu ke Propam Poldasu, " tambahnya.
 
Untuk itu, tambahnya, kasus pelecehan itu bisa tuntas dilakukan pihak pengadilan Taput. "Keadilan hukum harus berpihak kepada keluarga korban yang datang jauh-jauh ke Ombudsman Sumut," tandasnya. (BS04)
T#g:Kekerasan SeksualOmbudsman Sumutpelecehan anakPoldasuPolres Taput
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 5 hari lalu

    Poldasu Tangkap Komplotan Perampok Mengaku Anggota Polri yang Beraksi di Kampung Kolam

    Beritasumut.com–Tim Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumatera Utara (Poldasu) berhasil menangkap empat dari enam anggota

  • 6 hari lalu

    Walikota Hadiri Upacara HUT Ke 73 Bhayangkara

    Beritasumut.com-Walikota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin S MSi MH dihadiri Wakil Walikota Medan, Ir H Akhyar Nasution MSi mengikuti Upacara HUT ke-73 Bh

  • satu minggu lalu

    Poldasu Amankan Sabu Senilai 40 Miliar di Jalan Iskandar Muda

    Beritasumut.com-Direktorat Narkoba Polda Sumut bersama Polsek Medan Baru berhasil mengamankan para pelaku jaringan narkoba internasional beserta ba

  • 2 minggu lalu

    Sebanyak 1.551 Personel Poldasu Terima Kenaikan Pangkat

    Beritasumut.com-Sebanyak 1.551 orang personel yang terdiri dari Perwira, Bintara dan ASN Polda Sumatera Utara (Poldasu) meraih kenaikan pangkat sat

  • 3 minggu lalu

    Begini Pesan Kapolda Seusai Mengikuti Pembersihan Sungai Kera

    Beritasumut.com-Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol Agus Andrianto mengingatkan kepada masyarakat agar tidak lagi membuang sampah ke sungai. H

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.