Senin, 22 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Lahan Kantor Desa Sukaraya, Perangkat Desa Gelapan Ditanya Hakim Ketua PN Lubuk Pakam

Kasus Lahan Kantor Desa Sukaraya, Perangkat Desa Gelapan Ditanya Hakim Ketua PN Lubuk Pakam

Jumat, 24 Mei 2019 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam menggelar sidang lapangan yang dipimpin Hakim Ketua PN Lubuk Pakam Anggalanton Boang Manalu SH.Sidang ini dilakukan terkait kasus penyerobotan lahan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Sukaraya, Kecamatan Pancurbatu. Pasalnya, oknum Kepala Desa Sukaraya bernama Budi Santoso telah memunculkan surat tanah baru diduga palsu pada tahun 2015 yang telah dilegalisir tahun 2019. 
 
Dalam sidang lapangan itu, Hakim Ketua bertanya kepada Budi selaku perangkat Desa Sukaraya, hanya bisa gelagapan ditanya asal usul tanah yang berdasarkan perjanjian surat sewa-menyewa dari tahun 1983 dan berakhir tahun 1988 dengan total luas tanah lebih kurang 500 meter. "Masa Kepala Desa Sukaraya tidak tau asal usul tanah yang sudah dikuasai oleh Kantor Desa Sukaraya sampai saat ini diduga sebagai pemilik tanah," tanya Manalu, Jumat (24/05/2019).
 
Sebelumnya, Budi mengaku tidak bermasalah dengan penguasaan lahan tersebut. "Silahkan gugat sampai ke pengadilan. Kita jumpa di pengadilan saja," terang Budi yang pernah dikunjungi oleh Almarhum Marsimin selaku pemilik lahan pada tahun 2015 lalu.
 
Hingga saat ini penguasaan objek tanah yang sudah dibangun Kantor Desa Sukaraya itu masih dikuasai oleh oknum Kepala Desa Sukaraya tersebut. Begitu juga Budi merasa tidak bermasalah yang sudah memunculkan surat baru tersebut. Padahal, kasus itu sudah berperkara sampai di PN Lubuk Pakam. 
 
Budi Santoso mengaku, kehadiran Hakim Ketua PN Lubuk Pakam di Desa Sukaraya hanya mengambil keterangan dan saksi-saksi yang mengetahui objek lahan tersebut. "Hanya mengambil keterangan saja dan memeriksa saksi yang mengetahui objek lahan," jelas Budi yang selalu mengelak dan tidak tau mengenai tanah tersebut saat ditanya. 
 
"Mudah-mudahan Budi masuk penjara," timpal Sumarno selaku alih waris Almarhum Marsimin seraya berharap adanya keadilan berpihak kepada keluarga besar almarhum Marsimin yang sudah berjuang puluhan tahun lamanya.(BS04)
T#g:Kasus Lahan Kantor Desa SukarayaPN Lubuk PakamTanah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 4 minggu lalu

    Tanah Longsor di Medan Johor, Satu Rumah Rusak Berat

    Beritasumut.com-Satu unit rumah di Jalan Eka Dame 4 (Pinggir Sungai) Lingkungan VI, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor rusak berat dilan

  • satu bulan lalu

    Tahun 2025, Presiden Jokowi Optimis Sertifikat Tanah Seluruh Indonesia Akan Rampung

    Beritasumut.com-Setelah sempat lambat perkembangannya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pada 2025 mendatang proses sertifikasi tanah di sel

  • satu bulan lalu

    666 Kasus Dilaporkan, Pemerintah Segera Selesaikan 167 Kasus Konflik Agraria

    Beritasumut.com-Tim Percepatan Penyelesaian Konflik Agraria (TPPKA) yang dibentuk sejak 2016 lalu, telah menerima 66 laporan kasus konflik agraria,

  • 2 bulan lalu

    Polsek Pancurbatu Siapkan Jalur Alternatif untuk Antisipasi Macet

    Beritasumut.com-Polsek Pancurbatu mengimbau kepada para pengendara bermotor yang hendak melakukan perjalanan dari Medan ke Kabupaten Karo atau seba

  • 3 bulan lalu

    Presiden Jokowi: Segera Tuntaskan Sengketa Tanah Rakyat dengan Swasta, BUMN, dan Pemerintah

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kasus-kasus sengketa tanah, baik yang melibatkan rakyat dengan swasta, rakyat dengan Bad

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.