Minggu, 19 Januari 2020
  • Home
  • Peristiwa
  • Kasus Lahan Kantor Desa Sukaraya, Perangkat Desa Gelapan Ditanya Hakim Ketua PN Lubuk Pakam

Kasus Lahan Kantor Desa Sukaraya, Perangkat Desa Gelapan Ditanya Hakim Ketua PN Lubuk Pakam

Jumat, 24 Mei 2019 19:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam menggelar sidang lapangan yang dipimpin Hakim Ketua PN Lubuk Pakam Anggalanton Boang Manalu SH.Sidang ini dilakukan terkait kasus penyerobotan lahan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Sukaraya, Kecamatan Pancurbatu. Pasalnya, oknum Kepala Desa Sukaraya bernama Budi Santoso telah memunculkan surat tanah baru diduga palsu pada tahun 2015 yang telah dilegalisir tahun 2019. 
 
Dalam sidang lapangan itu, Hakim Ketua bertanya kepada Budi selaku perangkat Desa Sukaraya, hanya bisa gelagapan ditanya asal usul tanah yang berdasarkan perjanjian surat sewa-menyewa dari tahun 1983 dan berakhir tahun 1988 dengan total luas tanah lebih kurang 500 meter. "Masa Kepala Desa Sukaraya tidak tau asal usul tanah yang sudah dikuasai oleh Kantor Desa Sukaraya sampai saat ini diduga sebagai pemilik tanah," tanya Manalu, Jumat (24/05/2019).
 
Sebelumnya, Budi mengaku tidak bermasalah dengan penguasaan lahan tersebut. "Silahkan gugat sampai ke pengadilan. Kita jumpa di pengadilan saja," terang Budi yang pernah dikunjungi oleh Almarhum Marsimin selaku pemilik lahan pada tahun 2015 lalu.
 
Hingga saat ini penguasaan objek tanah yang sudah dibangun Kantor Desa Sukaraya itu masih dikuasai oleh oknum Kepala Desa Sukaraya tersebut. Begitu juga Budi merasa tidak bermasalah yang sudah memunculkan surat baru tersebut. Padahal, kasus itu sudah berperkara sampai di PN Lubuk Pakam. 
 
Budi Santoso mengaku, kehadiran Hakim Ketua PN Lubuk Pakam di Desa Sukaraya hanya mengambil keterangan dan saksi-saksi yang mengetahui objek lahan tersebut. "Hanya mengambil keterangan saja dan memeriksa saksi yang mengetahui objek lahan," jelas Budi yang selalu mengelak dan tidak tau mengenai tanah tersebut saat ditanya. 
 
"Mudah-mudahan Budi masuk penjara," timpal Sumarno selaku alih waris Almarhum Marsimin seraya berharap adanya keadilan berpihak kepada keluarga besar almarhum Marsimin yang sudah berjuang puluhan tahun lamanya.(BS04)
T#g:Kasus Lahan Kantor Desa SukarayaPN Lubuk PakamTanah
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • satu minggu lalu

    Terlibat Jaringan Narkoba, Kapolsek Payung Polres Tanah Karo Ditangkap

    Beritasumut.com-Kapolsek Payung Polres Tanah Karo Iptu SS diamankan petugas ke Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) dan Bidpropam Polda Sumat

  • 2 minggu lalu

    Kemenag RI Terima Hibah Tanah Pembangunan Asrama Haji Medan

    Beritasumut.com-Menag Fachrul Razi menerima sertifikat hibah lahan seluas 7.500 m2 untuk Asrama Haji Medan yang baru dari Pemerintah Kabupaten Tapa

  • 4 minggu lalu

    Pembangunan PLTA Lau Gunung Tanah Pinem di Dairi Diprediksi Beroperasi pada Juli 2020

    Beritasumut.com-Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu meninjau lokasi pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Lau Gunung, Kecamatan Tanah

  • 4 minggu lalu

    BPN Sumut Serahkan 462 Sertifikat Tanah di Kota Padangsidimpuan

    Beritasumut.com-Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (Kakanwil BPN) Sumatera Utara Bambang Priono SH, MH menyerahkan total 462 sertifika

  • 2 bulan lalu

    Hingga Noember, Penerbitan Setifikat Tanah 2019 Mencapai 8,5 Juta

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan kegembiraannya atas perkembangan penerbitan sertifikat bidang tanah di tanah air. Jika s

  • Copyright © 2010 - 2020 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.