Jumat, 06 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapuspen TNI: Provokator di Masjid Petamburan Bukan Anggota BAIS TNI

Kapuspen TNI: Provokator di Masjid Petamburan Bukan Anggota BAIS TNI

Jumat, 24 Mei 2019 22:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Video viral https://youtu.be/cOFapD_1TzE dengan judul 'Terciduk! Diduga Oknum BAIS TNI Provokasi Massa di Aksi 22 Mei dan Menyudutkan POLRI'.  Informasi/ tulisan yang terdapat pada video tersebut menjelaskan adanya oknum TNI memprovokasi massa di dalam Masjid. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Sisriadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (24/05/2019) menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan pria itu oknum TNI adalah Hoax dan Tidak Benar.
 
Kapuspen TNI menyampaikan, bahwa berdasarkan hasil investigasi, video yang viral tersebut benar diambil oleh seseorang di Masjid Al-Ishlah, Petamburan, pada tanggal 22 Mei 2019 pukul 11.45 WIB saat kerusuhan terjadi. “Sedangkan berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitar Masjid Al-Ishlah, orang yang melakukan provokasi tersebut tidak dikenal dan bukan warga Petamburan,” ucapnya.
 
Selanjutnya dikatakan bahwa di dalam video tersebut terdapat personel yang berpakaian loreng adalah prajurit TNI yang merupakan anggota Yonif 315 yang BKO Kodam Jaya. Prajurit tersebut ditugaskan di Petamburan. “Saat itu prajurit TNI sedang melakukan pendekatan kepada tokoh agama untuk menenangkan massa yang emosional. Secara tiba-tiba masuk seseorang ke dalam Masjid dan menyampaikan ujaran provokatif,” ujarnya.
 
Kapuspen TNI menegaskan bahwa informasi yang disebar bersama video itu adalah hoax, sedangkan data tentang Serma Aris dalam video viral tersebut adalah data palsu yang dibuat oleh orang yang tidak tahu tentang TNI AD. “Dapat dibuktikan bahwa penyebutan nama ditambah pangkat dan korps (Serma Inf Aris) adalah data palsu. Yang benar adalah untuk pangkat Bintara TNI AD tidak memiliki korps. Kemudian disebutkan yang bersangkutan lulusan Secaba Reg AD tahun 2005, itu adalah data palsu. Yang benar adalah lulusan Secaba tahun 2005, baru akan berpangkat Serma paling cepat pada 1 April 2021. Dan juga sudah dilakukan pengecekan berdasarkan daftar nominatif personel Yonif 315, tidak ada anggota Yonif 315 bernama Serma Aris,” jelasnya.
 
Dapat disimpulkan bahwa informasi yang disebarluaskan bersama video yang diunggah dari YouTubehttps://youtu.be/cOFapD_1TzE adalah hoax. “Berita tersebut bertujuan untuk mendiskreditkan TNI dan melemahkan soliditas TNI-Polri,” kata Mayjen TNI Sisriadi. Di akhir penjelasannya, Kapuspen TNI menegaskan kembali bahwa TNI tetap memegang teguh jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Profesional dan Tentara Nasional Indonesia. (Rel)
T#g:BAIS TNIKapuspen TNIMesjid PetamburanProvokator Masjid
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 bulan lalu

    Kapuspen TNI: Pelatihan Public Relations Cara TNI Berkomunikasi dengan Masyarakat

    Beritasumut.com-Tugas Public Relations di lingkungan TNI sebenarnya tidak hanya berada di pundak para pejabat penerangan, akan tetapi merupakan tug

  • 8 bulan lalu

    Kapuspen TNI Sebut Berita Hoax Bahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa

    Beritasumut.com-Penyebaran informasi dan berita-berita bohong atau hoax melalui media sosial dapat menyebabkan perpecahan yang membahayakan persatu

  • 8 bulan lalu

    Kapuspen TNI: Pelatihan MOC Tentang Peran dan Fungsi Penerangan Secara Komprehensif

    Beritasumut.com-Pelatihan Media Operations Course (MOC) bertujuan untuk menyamakan pemahaman tentang peran dan fungsi penerangan secara komprehensi

  • 11 bulan lalu

    Panglima TNI Pimpin Sertijab Kapuspen TNI

    Beritasumut.com-Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP, memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapuspen TNI dari Mayjen TNI Santos G Matond

  • tahun lalu

    Wakapuspen TNI: Pelaksanaan Panglima TNI Award 2018 Ditunda

    Beritasumut.com-Pelaksanaan Panglima TNI Award Tahun 2018 yang merupakan rangkaian acara peringatan HUT Ke-73 TNI, yang semula dilaksanakan pada ta

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.