Senin, 14 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Sabtu, 09 Maret 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Generasi muda adalah parameter peradaban bangsa. Melalui penguatan jati diri bangsa, semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, peradaban bangsa Indonesia dapat terus bertahan menghadapi gempuran budaya dari luar.Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa SSos MSi MTr(Han) pada saat Pencanangan Gerakan Generasi Muda Yang Cinta dan Bangga Terhadap Sejarah Bangsa (Genta Bangsa).
 
Kegiatan Genta Bangsa ini diawali dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapusjarah TNI, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pusjarah TNI, Jl.Gatot Subroto No. 16 Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).
 
Kapusjarah TNI dalam sambutannya mengingatkan ancaman serbuan budaya dari luar terhadap generasi muda milenial. “Munculnya kegalauan dan sikap oportunistis generasi muda pada saat ini salah satu penyebabnya adalah  distorsi nasionalisme dan pengikisan jiwa patriotisme karena gempuran budaya dari luar," ungkapnya.
 
Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai pembina kesejarahan dan tradisi TNI mempunyai peran penting dalam pembinaan prajurit TNI dan generasi muda pada umumnya agar cinta dan bangga terhadap sejarah perjuangan bangsanya.“Saya yakin dengan upaya ini generasi muda akan memperoleh penyadaran dan pencerahan tentang akar budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan bermartabat secara terus menerus dan berkesinambungan dari generasi ke generasi," tuturnya.
 
FGD Pusjarah TNI tahun 2019 kali ini mengambil tema 'Sejarah Milenial' dengan menyajikan pembahasan mengenai sejarah bangsa bagi anak muda, pemuda dan TNI dalam dimensi pendidikan, sejarah sebagai alat pertahanan negara, dan sejarah adalah kita, dengan menghadirkan tokoh tokoh sejarawan muda yang kompeten di bidang kesejarahan dari kalangan Pendidik dan Peneliti sejarah, antara lain Dr Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia), Ghamal Satya Mohammad (Sejarawan Leiden University), Abdul Malik Raharusun, (Penggiat Sejarah Negarawan Muda DKI), dan Asep Kambali (Penggiat Sejarah).Sebagai moderator dalam kegiatan FGD tahun 2019 adalah Kabiddok Pusjarah TNI Letkol Caj Dr. Kusuma.(Rel)
 
T#g:SejarahTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 hari lalu

    Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 411 Kostrad Bersama Warga Bersihkan Makam di TPU Kampung Sota

    Beritasumut.com-Sebagai wujud kepedulian kepada para leluhur dan anggota keluarga yang sudah mendahului, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis

  • 3 hari lalu

    Satgas Yonif 411 Kostrad Gelar Posyandu dan Pengobatan Gratis di Perbatasan RI-PNG

    Beritasumut.com-Sebagai wujud kepedulian kepada pertumbuhan dan gizi balita serta ibu hamil, prajurit Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR)

  • 3 hari lalu

    Mukernas LVRI 2019, Panglima TNI Sebut Institusi TNI Paling Dipercaya Masyarakat Indonesia

    Beritasumut.com-Para Veteran selaku pendahulu Tentara Nasional Indonesia (TNI) telah meletakkan pondasi yang sedemikian kuat, sehingga TNI memiliki

  • 4 hari lalu

    Satgas Konga XXXIX-A RDB Tampilkan Seni Budaya di Nairobi Kenya

    Beritasumut.com-Sebanyak 21 prajurit Satgas Konga XXXIX-A Rapidly Deployable Battalion (RDB) Mission de Organisation des Nations Unies pour La Stab

  • 4 hari lalu

    Satgas Pamtas RI PNG Yonif Raider 514 Beri Pengarahan Warga Kota Mulia

    Beritasumut.com-Untuk menjamin keamanan seluruh warganya,  Wakil Bupati Kab Puncak Jaya beserta seluruh unsur aparat keamanan termasuk persone

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.