Sabtu, 20 Juli 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Kapusjarah TNI: Generasi Muda Parameter Peradaban Bangsa

Sabtu, 09 Maret 2019 23:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Generasi muda adalah parameter peradaban bangsa. Melalui penguatan jati diri bangsa, semangat nasionalisme dan rasa cinta tanah air, peradaban bangsa Indonesia dapat terus bertahan menghadapi gempuran budaya dari luar.Hal tersebut disampaikan Kapusjarah TNI Brigjen TNI Prantara Santosa SSos MSi MTr(Han) pada saat Pencanangan Gerakan Generasi Muda Yang Cinta dan Bangga Terhadap Sejarah Bangsa (Genta Bangsa).
 
Kegiatan Genta Bangsa ini diawali dengan penyelenggaraan Forum Group Discussion (FGD) yang dibuka oleh Kapusjarah TNI, bertempat di Ruang Rapat Lantai 2 Pusjarah TNI, Jl.Gatot Subroto No. 16 Jakarta Selatan, Jumat (8/3/2019).
 
Kapusjarah TNI dalam sambutannya mengingatkan ancaman serbuan budaya dari luar terhadap generasi muda milenial. “Munculnya kegalauan dan sikap oportunistis generasi muda pada saat ini salah satu penyebabnya adalah  distorsi nasionalisme dan pengikisan jiwa patriotisme karena gempuran budaya dari luar," ungkapnya.
 
Selanjutnya dikatakan bahwa sebagai pembina kesejarahan dan tradisi TNI mempunyai peran penting dalam pembinaan prajurit TNI dan generasi muda pada umumnya agar cinta dan bangga terhadap sejarah perjuangan bangsanya.“Saya yakin dengan upaya ini generasi muda akan memperoleh penyadaran dan pencerahan tentang akar budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai luhur dan bermartabat secara terus menerus dan berkesinambungan dari generasi ke generasi," tuturnya.
 
FGD Pusjarah TNI tahun 2019 kali ini mengambil tema 'Sejarah Milenial' dengan menyajikan pembahasan mengenai sejarah bangsa bagi anak muda, pemuda dan TNI dalam dimensi pendidikan, sejarah sebagai alat pertahanan negara, dan sejarah adalah kita, dengan menghadirkan tokoh tokoh sejarawan muda yang kompeten di bidang kesejarahan dari kalangan Pendidik dan Peneliti sejarah, antara lain Dr Sumardiansyah Perdana Kusuma (Presiden Asosiasi Guru Sejarah Indonesia), Ghamal Satya Mohammad (Sejarawan Leiden University), Abdul Malik Raharusun, (Penggiat Sejarah Negarawan Muda DKI), dan Asep Kambali (Penggiat Sejarah).Sebagai moderator dalam kegiatan FGD tahun 2019 adalah Kabiddok Pusjarah TNI Letkol Caj Dr. Kusuma.(Rel)
 
T#g:SejarahTNI
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Aspers Panglima TNI Melepas Keberangkatan 294 Jamaah Calon Haji

    Beritasumut.com-Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI, Marsda TNI Dedy Permadi SE MMDS, mewakili Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto SIP mele

  • 2 hari lalu

    TMMD 105 Trenggalek, Satgas Nginap di Rumah Warga

    Beritasumut.com-Kemanunggalan antara TNI dan rakyat di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mulai terlihat begitu kental.   Itu dibuktika

  • 2 hari lalu

    Komandan PMPP TNI Buka Latihan Pra Tugas Satgas TNI Konga MONUSCO

    Beritasumut.com-Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Brigjen TNI Victor H. Simatupang, M.Bus. secara resmi membuka latihan Pre De

  • 2 hari lalu

    TNI Gelar Komsos dengan Organisasi Masyarakat di Koarmada I

    Beritasumut.com-Dalam rangka menjalin hubungan silaturahmi dan memperkokoh persatuan dengan komponen masyarakat, Tentara Nasional Indonesia (TNI) d

  • 2 hari lalu

    Bakamla Sambas dan Posmat TNI AL Pemangkat Tanam Mangrove di Pelabuhan Rakyat

    Beritasumut.com-Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan perairan, Stasiun Pemantauan Keamanan dan Keselamatan Laut (SPKKL) Sambas bersama den

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.