Peristiwa

Kapolrestabes Medan Sampaikan Pesan Kamtibmas Usai Subuh Berjamaah di Masjid AlMakmur Bromo


Kapolrestabes Medan Sampaikan Pesan Kamtibmas Usai Subuh Berjamaah di Masjid AlMakmur Bromo
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Dadang Hartanto menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat dan jamaah Masjid Al-Makmur Jalan Bromo, Lorong Sosial, Kelurahan Tegal Sari III, Kecamatan Medan Area.
 
Dihadapan masyarakat sekitar Jalan Bromo, Kombes Dadang mengharapkan terus menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Kombes Dadang yakin dengan kebersamaan dibangun selama ini Kota Medan mampu meredam teror yang kerap dilakukan untuk merusak suasana nyaman di masyarakat. "Kota Medan harus tampil lebih baik dalam menjaga kamtibmas dari daerah lain. Sebab di Medan sendiri bermacam suku ada dan itu harus dirawat untuk menciptakan rasa aman di masyarakat,  ucap Kombes Dadang usai melaksanakan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Al - Makmur, Sabtu (02/11/2019).
 
Kombes Dadang mengaku, semua terlibat baik,TNI, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan lainnya. Inilah hasilnya, walaupun ada kejadian pencurian, begal tapi semuanya bisa diatasi dengan cepat dan tidak meluas, keamanan harus kita jaga dan ini harus dijadikan suatu niat bagi kita untuk kita memberikan konstribusi dengan baik. "Untuk itu harus menjaga diri sendiri, keluarga dan lingkungan, untuk tidak menjadi korban kejahatan maupun tidak melakukan perbuatan jahat dan mengajak orang lain berbuat baik," pesannya.
 
Kapolrestabes Medan menuturkan, ada beberapa hal yang perlu dihadapi terkait masalah gangguan kamtibmas. Pertama, masalah narkoba, ini harus diperangi secara bersama. Polisi sudah melakukan penangkapan, tapi masih tetap saja ada penjualan narkoba. Itu strategi mereka dengan sasaran anak muda, pelajar dan mahasiswa. Bahkan ada orang yang sudah tua tapi kebanyakan yang masih muda.
 
"Seperti kemarin ada demo, mereka mudah diajak datang dan hanya ikutan saja. Mereka membawa sajam, bom molotov dan ada anak yang terlibat narkoba. Mereka tidak tahu apa tujuannya dan hanya ikutan saja, dengan agresif melempari petugas. Setelah dilakukan penangkapan ternyata ada yang terlibat narkoba. Anak-anak tersebut banyak yang diajak seniornya dan temannya belum tentu benar dan ada ajakan dari medsos," paparnya.
 
Kombes Dadang berpesan, ini menjadi panutan bagi mereka. Kalau dibiarkan akan jadi generasi yang lemah dan tidak mungkin mereka menggantikan yang tua ke depan yang bisa memajukan bangsa ini. Menurutnya, sekarang ini anak muda sering berkumpul, menghabiskan waktunya hanya dengan ngobrol-ngobrol, nongkrong dan memakai narkoba serta minuman keras. "Apabila bertemu dengan kelompok lain bisa saling berantam, ini tanggung jawab semua. Jangan dijauhi anak muda tersebut, lakukan pendekatan, ajak mereka dan temui mereka. Inilah satunya cara menjaga agar kondisi bangsa ini aman dan masalah narkoba wajib diperangi," ujarnya.
 
Problem kedua adalah konflik yang melatarbelakangi isu sara, agama dan ras. "Negara kita adalah negara besar yang harus dijaga. Kalau tidak menjaga, maka negara kita jadi negara kecil, konflik berkepanjangan, walaupun kita beraneka ragam kita mampu menjaga kesatuan dan persatuan. Bahwa nikmat iman adalah dengan rasa syukur," sebutnya.
 
"Mari kita menjadi rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi seluruh agar kehidupan kita baik. Kehidupan beraneka ragam sudah sunatullah, takdir Allah SWT. Bagi orang yang cerdas dan pintar dia akan melihat bahwa permasalahan dan perbedaan itu adalah bagian ujian untuk menjadi manusia yang beriman dan diakhir kehidupan insya Allah semua menjadi khusnul khotimah," pungkasnya. (BS04)

Tag:jalan bromoKapolrestabes MedanMasjid AlMakmurPesan KamtibmasSubuh Berjamaah