Peristiwa

Kapolres Langkat Sebut Kurir Sabu dari Aceh Terancam Hukuman Mati


Kapolres Langkat Sebut Kurir Sabu dari Aceh Terancam Hukuman Mati
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com–Kapolres Langkat AKBP Doddy Hermawan SIK menyampaikan tersangka kurir narkotika jenis sabu-sabu yang diamankan dengan barang bukti seberat 889,72 gram, terancam hukuman mati. Hal itu disampaikannya usai menggelar jumpa pres di halaman Mako Polres Langkat, Sabtu (06/04/2019) terkait tiga tersangka kasus Narkotika yang berhasil diamankan personel Polres Langkat baru-baru ini.
 
AKBP Doddy Herman menyampaikan, pasal yang dikenakan terhadap tersangka ini Pasal 115 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35/2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman mati, atau minimal lima tahun maksimal 20 tahun penjara dengan denda Rp 8 miliar. "Tersangka yang terancam hukuman mati itu adalah M Azizi (23) warga Desa Kandang, Kecamatan Seumalanga, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh yang kedapatan membawa empat bungkus narkotika jenis sabu-sabu dalam alumunium foil," ujarnya dilansir dari Tribratanews.sumut.polri.go.id, Sabtu (06/04/2019).
 
“Penangkapan terhadap tersangka ini saat petugas melakukan razia Sabtu (30/03/2019) sekitar pukul 04.00 WIB di depan Polsek Gebang. Polisi menghentikan bus PT Aceh Transport BL 7525 AA, dimana tersangka berada di dalamnya. Tersangka duduk di bangku nomor 35, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap tas pelaku maka ditemukan sabu-sabu seberat 889,72 gram tersebut yang disimpan di dalam ransel warna hitam merah," jelasnya.
 
Dari pengakuan tersangka kepada penyidik, sabu-sabu tersebut hendak dibawa ke Palembang. Barang haram itu didapatnya dari Bang Teh yang diserahkannya di Aceh. Tersangka M Azizi ini mengakui, upah yang akan diterimanya sebanyak Rp 10 Juta, apabila sabu-sabu tersebut sampai ke Palembang. Namun saat tertangkap, dirinya baru menerima upah Rp 2 Juta. (BS04)

Tag:Kapolres LangkatKurir SabuNarkobaSabu AcehSabu-sabuSabu sabu