Jumat, 13 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kamis, 15 Agustus 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Polisi saat menggelar razia.
Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Agus Andrianto mempunyai target 100 hari dan mengingatkan agar personel polisi tidak cari-cari masalah.Agus meminta agar jajarannya benar-benar memberi rasa nyaman kepada masyarakat. Apalagi saat melakukan razia. Kapolda juga memberi saran kepada warga yang terkena razia agal tidak ditilang polisi.
 
“Jangan pernah lagi ada polisi yang mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama di jalanan.Teguran dan imbauan akan lebih di kedepankan, bukan tindakan.Saya imbau kepada seluruh personel Polri jangan pernah lagi mencari cari kesalahan masyarakat, terutama kepada polisi lalulintas,” ungkap Kapolda saat merayakan acara syukuran setahun sebagai Kapolda Sumut.
 
Agus meminta kepada personel di lapangan harus humanis kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak takut kepada polisi jika memang tidak melakukan kesalahan."Jika ada pengendara kenderaan saat dilakukan razia di jalan, ternyata tidak membawa surat-surat kendaraan berupa SIM dan lainnya, Saya minta agar polisi tidak melakukan penilangan.Sebab, itu bukan kesalahan. Polisi wajib melepaskan kenderaan masyarakat dan tidak menilangnya, dengan catatan masyarakat dapat segera menunjukkan surat surat kelengkapan,” ujar Kapolda mengimbau warga.
 
Pernyataan Irjen Agus Andrianto ini sesuai dengan bunyi Pasal 281 UU Lalulintas, yang menyebutkan bahwa, polisi dapat melakukan penilangan terhadap orang yang tidak memiliki, bukan tidak membawa."Apabila masyarakat memiliki SIM, namun karena terburu-buru saat hendak bepergian sehingga tertinggal, polisi tidak bisa melakukan penilangan.Masyarakat boleh menolak untuk ditilang kalau SIM nya ketinggalan. Setelah bisa menunjukan SIM nya, polisi pun berkewajiban untuk mengembalikan kendaraan masyarakat.Kita ingin masyarakat nyaman, bukan masyarakat yang takut dengan polisi,” papar Agus.
 
Agus menambahkan, pernyataan yang diberikannya sesuai permintaan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, agar jangan ada lagi polisi yang mencari cari kesalahan masyarakat.Menurut Kapolri, sudah tidak zamannya lagi polisi menakut-nakuti masyarakat, dengan tindakan penilangan.“Polisi harus memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” tegas Kapolri Tito Karnavian beberapa waktu lalu.(BS04)
T#g:Polda SumutPolisiRaziaTilang
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 6 hari lalu

    Sertijab Pejabat Utama Polda Sumut Dipimpin Kapoldasu

    Beritasumut.com–Kapolda Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Drs Agus Andrianto SH MH memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) bebera

  • 6 hari lalu

    Personil Polrestabes Medan Diserang Petasan Saat Razia Narkoba di Jermal 15

    Beritasumut.com–Personil Sat Res Narkoba Polrestabes Medan diserang petasan oleh bandar sabu saat penggerebekan narkoba di lahan garapan Jala

  • 2 minggu lalu

    Kapolrestabes Medan Berikan Penghargaan untuk Polisi Sukses Jalankan Program 1092

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan, Kombes Dadang Hartanto mengaku bangga melihat program 1092 yakni Menyatu dengan Masyarakat, Operasi Mantab Bra

  • 2 minggu lalu

    Polisi Masih Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Hakim PN Medan yang Ditemukan di Jurang Kebun Sawit

    Beritasumut.com-Kasus dugaan pembunuhan terhadap Jamaluddin, seorang Hakim PN Medan yang ditemukan tewas di jurang di areal kebun sawit milik warga

  • 3 minggu lalu

    Wakapolda Sumut Pimpin Upacara Hari Guru ke-74 di Yaspendar Medan

    Beritasumut.com-Wakapolda Sumatera Utara (Sumut) Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto menjadi Pembina Upacara Hari Guru Nasional Ke-74, di Lapangan

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.