Senin, 19 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kamis, 15 Agustus 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Polisi saat menggelar razia.
Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Agus Andrianto mempunyai target 100 hari dan mengingatkan agar personel polisi tidak cari-cari masalah.Agus meminta agar jajarannya benar-benar memberi rasa nyaman kepada masyarakat. Apalagi saat melakukan razia. Kapolda juga memberi saran kepada warga yang terkena razia agal tidak ditilang polisi.
 
“Jangan pernah lagi ada polisi yang mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama di jalanan.Teguran dan imbauan akan lebih di kedepankan, bukan tindakan.Saya imbau kepada seluruh personel Polri jangan pernah lagi mencari cari kesalahan masyarakat, terutama kepada polisi lalulintas,” ungkap Kapolda saat merayakan acara syukuran setahun sebagai Kapolda Sumut.
 
Agus meminta kepada personel di lapangan harus humanis kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak takut kepada polisi jika memang tidak melakukan kesalahan."Jika ada pengendara kenderaan saat dilakukan razia di jalan, ternyata tidak membawa surat-surat kendaraan berupa SIM dan lainnya, Saya minta agar polisi tidak melakukan penilangan.Sebab, itu bukan kesalahan. Polisi wajib melepaskan kenderaan masyarakat dan tidak menilangnya, dengan catatan masyarakat dapat segera menunjukkan surat surat kelengkapan,” ujar Kapolda mengimbau warga.
 
Pernyataan Irjen Agus Andrianto ini sesuai dengan bunyi Pasal 281 UU Lalulintas, yang menyebutkan bahwa, polisi dapat melakukan penilangan terhadap orang yang tidak memiliki, bukan tidak membawa."Apabila masyarakat memiliki SIM, namun karena terburu-buru saat hendak bepergian sehingga tertinggal, polisi tidak bisa melakukan penilangan.Masyarakat boleh menolak untuk ditilang kalau SIM nya ketinggalan. Setelah bisa menunjukan SIM nya, polisi pun berkewajiban untuk mengembalikan kendaraan masyarakat.Kita ingin masyarakat nyaman, bukan masyarakat yang takut dengan polisi,” papar Agus.
 
Agus menambahkan, pernyataan yang diberikannya sesuai permintaan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, agar jangan ada lagi polisi yang mencari cari kesalahan masyarakat.Menurut Kapolri, sudah tidak zamannya lagi polisi menakut-nakuti masyarakat, dengan tindakan penilangan.“Polisi harus memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” tegas Kapolri Tito Karnavian beberapa waktu lalu.(BS04)
T#g:Polda SumutPolisiRaziaTilang
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 hari lalu

    3 Wanita dan 27 Pria Diamankan Sabhara Polrestabes Medan Saat Gempur Kampung Narkoba di Sunggal

    Beritasumut.com-Sebanyak 30 orang, masing-masing 3 wanita dan 27 pria diamankan Satuan Sabhara Polrestabes Medan melakukan operasi Gempur Kampung N

  • 6 hari lalu

    Satgas Pamtas Yonif MR 411/Pandawa Kostrad Amankan Dua Pucuk Senjata

    Beritasumut.com-Guna mencegah peredaran barang-barang terlarang di wilayah perbatasan, Prajurit TNI dari Batalyon Infanteri (Yonif) MR 411/Pandawa

  • satu minggu lalu

    Ratusan Kilo Narkotika Dimusnahkan Polda Sumut

    Beritasumut.com-Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melakukan pemusnahan terhadap ratusan Kilogram narkotika hasil tangkapan mereka seja

  • 2 minggu lalu

    Satu dari Tiga Pelaku Perampokan Uang Milik PT Abacus Ditembak Polisi

    Beritasumut.com-Satu dari tiga orang pelaku perampokan  sebanyak Rp 411 juta milik PT Abacus Cas Solution di Jalan HM Joni tepatnya depan Supe

  • 2 minggu lalu

    SPN Hinai Hari Ini Terima Kedatangan 272 Casis Polri Sumut

    Beritasumut.com-Sebanyak 272 orang calon siswa (casis) Polri Panitia Daerah (Panda) Sumatera Utara (Sumut) dipastikan akan mengikuti Pendidikan Pem

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.