Rabu, 16 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kapolda Sumut: Masyarakat Boleh Menolak Saat Ditilang Polisi, Asalkan...

Kamis, 15 Agustus 2019 20:15:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/BS04
Polisi saat menggelar razia.
Beritasumut.com-Kapolda Sumut (Kapoldasu) Irjen Agus Andrianto mempunyai target 100 hari dan mengingatkan agar personel polisi tidak cari-cari masalah.Agus meminta agar jajarannya benar-benar memberi rasa nyaman kepada masyarakat. Apalagi saat melakukan razia. Kapolda juga memberi saran kepada warga yang terkena razia agal tidak ditilang polisi.
 
“Jangan pernah lagi ada polisi yang mencari-cari kesalahan masyarakat, terutama di jalanan.Teguran dan imbauan akan lebih di kedepankan, bukan tindakan.Saya imbau kepada seluruh personel Polri jangan pernah lagi mencari cari kesalahan masyarakat, terutama kepada polisi lalulintas,” ungkap Kapolda saat merayakan acara syukuran setahun sebagai Kapolda Sumut.
 
Agus meminta kepada personel di lapangan harus humanis kepada masyarakat, sehingga masyarakat tidak takut kepada polisi jika memang tidak melakukan kesalahan."Jika ada pengendara kenderaan saat dilakukan razia di jalan, ternyata tidak membawa surat-surat kendaraan berupa SIM dan lainnya, Saya minta agar polisi tidak melakukan penilangan.Sebab, itu bukan kesalahan. Polisi wajib melepaskan kenderaan masyarakat dan tidak menilangnya, dengan catatan masyarakat dapat segera menunjukkan surat surat kelengkapan,” ujar Kapolda mengimbau warga.
 
Pernyataan Irjen Agus Andrianto ini sesuai dengan bunyi Pasal 281 UU Lalulintas, yang menyebutkan bahwa, polisi dapat melakukan penilangan terhadap orang yang tidak memiliki, bukan tidak membawa."Apabila masyarakat memiliki SIM, namun karena terburu-buru saat hendak bepergian sehingga tertinggal, polisi tidak bisa melakukan penilangan.Masyarakat boleh menolak untuk ditilang kalau SIM nya ketinggalan. Setelah bisa menunjukan SIM nya, polisi pun berkewajiban untuk mengembalikan kendaraan masyarakat.Kita ingin masyarakat nyaman, bukan masyarakat yang takut dengan polisi,” papar Agus.
 
Agus menambahkan, pernyataan yang diberikannya sesuai permintaan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, agar jangan ada lagi polisi yang mencari cari kesalahan masyarakat.Menurut Kapolri, sudah tidak zamannya lagi polisi menakut-nakuti masyarakat, dengan tindakan penilangan.“Polisi harus memberikan rasa aman dan nyaman di masyarakat,” tegas Kapolri Tito Karnavian beberapa waktu lalu.(BS04)
T#g:Polda SumutPolisiRaziaTilang
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • kemarin

    Sarjoni Pelaku Pencabulan Bacok Polisi Saat Hendak Ditangkap di Marindal

    Beritasumut.com-Pelaku pencabulan, Sarjoni (55) membacok seorang personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polrestabes Medan, Aiptu Sadi

  • 2 hari lalu

    Kapolrestabes Medan Ingatkan Personel untuk Selalu Jaga Harkamtibmas

    Beritasumut.com-Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto senantiasa mengingatkan para personelnya untuk selalu menjaga Pemeliharaan Keamanan

  • 2 hari lalu

    Kabur Saat Hendak Ditangkap, Polisi Tembak Maling Motor

    Beritasumut.com-Seorang maling sepeda motor bernama Diki (20) warga Jalan Serba Guna Gang Bunga, Desa Manunggal Labuhan Deli roboh setelah diterjan

  • 4 hari lalu

    Brigjen Pol Budi Setiawan: Melawan Hoaks Butuh Kerjasama Seluruh Elemen Masyarakat

    Beritasumut.com-Kerjasama seluruh pemangku kepentingan dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan dalam melawan informasi bohong atau hoaks. H

  • 7 hari lalu

    Poldasu Tangkap Jumat, Penyedia Sabu di Kabupaten Batubara

    Beritasumut.com-Tim unit I Subdit I Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap Jumat (43) warga Air Joma

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.