Rabu, 11 Desember 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Kapolda Minta Pihak Yayasan SCB Selesaikan Sengketa Tanah dengan Mantan Pangdam I/BB

Kapolda Minta Pihak Yayasan SCB Selesaikan Sengketa Tanah dengan Mantan Pangdam I/BB

Senin, 18 Juli 2016 22:32:00
BAGIKAN:
Beritasumut.com/Ist
Sekolah Cinta Budaya

Beritasumut.com-Mantan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjend (Purn) TNI Burhanuddin Siagian mengamuk dan menggembok Sekolah Cinta Budaya (SCB) di Kompleks MMTC Jalan Williem Iskandar, Medan Estate, karena pemilik Yayasan menyerobot tanahnya, Senin (18/07/2016).

Kapolda Sumut Irjen Pol Raden Budi Winarso yang berada di lokasi berdiskusi dengan Mayjend (Purn) TNI Burhanuddin Siagian dan pihak yayasan Cinta Budaya yang diwakili Pau Kok. Dalam kesempatan itu mantan Kadiv Propam Mabes Polri ini meminta agar pihak yayasan segera menyelesaikan permasalahan tanah tersebut.

“Pihak yayasan harus segera menyelesaikan permasalahan tanah ini, saya akan mediasi kedua belah pihak. Jika ada masalah kita selesaikan dengan cara baik-baik, panggil semua pihak yayasan dan mari membicarakan solusinya,” kata Kapolda.

Pada kesempatan itu, Burhanuddin akhirnya memberikan ruang, para siswa sekolah tersebut akhirnya bisa belajar kembali karena Burhanuddin meminta kepada petugas jaga untuk membuka gemboknya. Sebab, mantan orang nomor satu di Kodam I/BB itu mengakui tidak berniat untuk menghalangi pada murid tersebut untuk sekolah. Karena dirinya pernah menjadi pendidik selama 15 tahun.

“Saya sangat sayang anak-anak. Karena saya pernah menjadi pendidik di TNI selama 15 tahun, saya menggembok pintu gerbang itu hanya untuk melindungi tanah saya bukan mengintimidasi,” katanya.

Sebab, sambung dia, jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di lokasi itu maka dirinyalah yang pertama kali terperiksa. Namun, selama ini etikad baik dari pihak yayasan tidak ada justru memfitnah dirinya. “Selama ini saya sudah cukup bersabar, tetapi tidak ada niat baik. Yang ada malah saya yang difitnah. Bayangkan, saya selaku mantan Pangdam saja diperlakukan tidak baik, bagaimana dengan masyarakat kecil lainnya? Apa mungkin mereka bisa berbuat seperti yang saya lakukan?” ujarnya.

Karena itu, tambah Burhanuddin, dirinya berharap adanya keseimbangan sosial untuk menyelesaikan persoalan itu. “Saya berharap tidak ada ketimpangan dalam hal ini, semua harus sama diperlakukan di mata hukum, aku yakin di luar saya masih banyak orang yang merasakan hal yang sama dengan saya. Ini tidak boleh terjadi pada siapapun. Intinya, saya hanya mempertahankan hak saya saja,” tegasnya.(BS03)

T#g:
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 3 tahun lalu

    Pagar Digembok, Orangtua Murid Sekolah Cinta Budaya Menunggu di Luar Sekolah

    Beritasumut.com-Mantan Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayjend (Purn) TNI Burhanuddin Siagian mengamuk dan menggembok

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.