Kamis, 22 Agustus 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • KTT G20, Presiden Jokowi Akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan

KTT G20, Presiden Jokowi Akan Sampaikan Masalah Ekonomi Digital dan Atasi Kesenjangan

Jumat, 28 Juni 2019 09:02:00
BAGIKAN:
beritasumut.com/ist
Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana bertolak ke Osaka, Jepang untuk mengikuti Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) negara-negara yang tergabung dalam Group 20 (G-20), di Osaka, Jepang, yang diselenggarakan 28-29 Juni 2019.
 
Kepala Negara beserta rombongan berangkat dari Bandar Udara (bandara) Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada hari Kamis (27/06/2019) malam, dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
 
Usai menyampaikan keterangan pers terkait Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai gugatan pemilihan umum dengan didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla, Presiden Jokowi mengatakan, dalam KTT tersebut dirinya akan berbicara dua hal.
 
“Yang pertama yang berkaitan dengan inovasi di bidang digital ekonomi dan juga yang kedua yang berkaitan upaya dalam mengatasi kesenjangan,” kata Presiden.
 
Saat konferensi pers  Presiden juga akan mengingatkan kepada kolega-koleganya yang hadir, baik perdana menteri, presiden, maupun raja di G-20 terkait situasi dunia yang sekarang ini dipenuhi dengan ketidakpastian dan dibayangi dengan isu perang dagang yang semakin besar.
 
“Saya berharap agar negara-negara G20, pemimpin-pemimpinnya bisa menunjukkan kearifan dan kepemimpinan kolektif sehingga situasi yang ada menjadi lebih baik dan pasti bagi kita semuanya,” ujar Presiden.
 
Sebagaimana diketahui, kelompok negara-negara Grup 20 atau disingkat G20 dibentuk pertama kali pada pertemuan G7 di Berlin, Jerman pada tahun 1999.
 
Pada bulan September tahun 2008, KTT G20 pertama kali digelar di Washington, Amerika Serikat yang dihadiri oleh 20 (dua puluh) kepala negara.
 
Negara-negara tersebut di antaranya adalah Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Korea Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, Republik Rakyat Tiongkok, Afrika Selatan, dan anggota Uni Eropa.
 
Harapan dengan diaktifkannya pertemuan G-20 adalah untuk menghindarkan dunia dari krisis global yang menjalar seperti yang terjadi tahun 1997-1998 dan 2007-2008.(rel)
T#g:G-20KTTKTT G-20kunjungan presiden
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 2 minggu lalu

    Menlu: Kunjungan Presiden Jokowi ke Singapura Penuhi Undangan PM Lee

    Beritasumut.com-Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengemukakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan bertolak ke Kuala Lumpur (Malaysia) untu

  • 3 minggu lalu

    Sambil Gathering, Anggota Kabinet Kerja Galang Donasi Untuk Korban Gempa Banten

    Beritasumut.com-Para menteri dan mantan menteri anggota Kabinet Kerja bersama keluarganya mengikuti acara Gathering Keluarga Kabinet Kerja “S

  • 3 minggu lalu

    Presiden Jokowi Saksikan Pagelaran Wayang Kulit Kresno Jumeneng Ratu

    Beritasumut.com-Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo menyaksikan Pagelaran Wayang Kulit 74th Indonesia Merdeka &l

  • 3 minggu lalu

    Dukung Pengembangan Pariwisata, Pemerintah Akan Perbaiki Beberapa Rumah Adat Batak Samosir

    Beritasumut.com-Untuk mendukung pengembangan pariwisata di wilayah sekitar Danau Toba, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan

  • 3 minggu lalu

    Menlu Bahas Penyelesaian Masalah Pengantin Pesanan dengan Menlu RRT

    Beritasumut.com-Di sela-sela persiapannya menghadiri pertemuan tingkat menteri ASEAN ke-52, di Bangkok, Thailand, Menteri Luar Negeri (Menu) Indone

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.