Peristiwa

Judi Tembak Ikan 'World Zone' Digrebek Polisi


Judi Tembak Ikan 'World Zone' Digrebek Polisi
BERITASUMUT.COM/IST
Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Poldasu, AKBP Faisal Napitupulu memaparkan barang bukti dan tersangka
Beritasumut.com-Subdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut kembali menggrebek perjudian jenis tembak ikan 'World Zone'. Beromset Rp20 juta per hari, lokasi judi tembak ikan yang berada di Jalan KL Yos Sudarso, Lingkungan VII No 1, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, ditutup polisi pada Selasa (20/09/2016) malam lalu sekitar pukul 20.30 wib.
 
Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan 3 orang pemain, yakni Arif Afandi (29), warga Jalan Asam Lingkungan VII Asrama Polisi, Kelurahan Martubung, Medan Labuhan. Budi Hermanto (42), warga Simpang Kantor Jalan Asam Lingkungan VII, Martubung, Labuhan Kota, dan Hendri Purba (42), warga Jalan Pulau Bangka Lingkungan V, Pekan Labuhan, Medan Labuhan.
 
"Ini (World Zone) baru beroperasi 3 bulan ini, omsetnya Rp10 juta sampai kisaran Rp20 juta. 3 orang kita amankan, semuanya pemain dan 1 orang lari, kasirnya perempuan. Kita masih melakukan pengejaran," kata Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut, AKBP 
Faisal Napitupulu kepada wartawan, Kamis (22/09/2016).
 
Selain mengamankan ketiga tersangka, petugas juga turut menyita sejumlah barang bukti antara lain, 1 unit kalkulator, 1 buku notes kecil berisi catatan bon cancel, 1 mesin penghitung koin, 3 buah pulpen, 3 blok voucher tanda bukti penitipan koin, 6 blok bon faktur, 6 kunci merk AP, 25 lembar voucher tanda bukti penitipan koin, uang tunai Rp1.622.000, 1 lembar banner World Zone, 3 lembar voucher tanda bukti penitipan koin bernomor 005807, 005808, 005818 dan 3 unit mesin tembak ikan. (BS04)

Tag:JudiPolda Sumut