Peristiwa

Jual Tiket Palsu PSMS Vs Perseru Serui, Pramudianda Diringkus Polisi


Jual Tiket Palsu PSMS Vs Perseru Serui, Pramudianda Diringkus Polisi
BERITASUMUT.COM/BS04
Beritasumut.com-Pramudianda (29), warga Jalan Pelangi Tapian Nauli, Kecamatan Medan Kota diamankan Personil Unit Reskrim Polsek Medan Kota, Jumat (20/04/2018). Pasalnya, Pramudianda menjual tiket palsu hampir 40 lembar yang dijual dengan harga Rp25-30 ribu kepada penonton di sekitar Stadion Teladan.
 
Penangkapan pelaku berdasarkan kecurigaan petugas atas banyaknya suporter PSMS yang menjadi korban beredarnya tiket palsu pada laga lanjutan Liga 1 yang mempertemukan PSMS Medan vs Perseru Serui.
 
"Awalnya kami menerima laporan sejumlah korban yang mengaku tidak dapat masuk stadion untuk menonton pertandingan, meski sudah membeli tiket dari calo. Atas informasi itu, petugas langsung melakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani kepada wartawan.
 
"Pelaku menggandakan tiket tribun terbuka asli yang dibeli seharga Rp35 ribu sebanyak 40 eksemplar. Lalu pelaku menjual tiket palsu itu kepada calon penonton yang berniat menonton pertandingan itu," jelasnya.
 
Dari pengakuan tersangka, sambung Revi, dirinya telah berhasil menjual 20 tiket palsu, sebelum akhirnya diamankan petugas saat menjajakan tiket palsu itu di pintu masuk belakang.Dari pelaku, petugas menyita uang tunai Rp320 ribu hasil penjualan tiket palsu tersebut. 
 
"Tersangka mengaku menggandakan tiket palsu itu belajar dari temannya yang saat ini sudah ke luar kota. Menurut tersangka, baru pertama kali ini beraksi tapi hal itu masih kami dalami dengan pengembangan penyidikan. Sejauh ini, kami telah menerima laporan tiga korban atas nama Firmansyah, Vira Sabina dan M Ivanka Syahputra," sebutnya.
 
Selain menangkap tersangka, petugas turut mengamankan dua saksi pekerja fotokopi yang menggandakan tiket palsu itu. Sedangkan barang bukti yang berhasil disita antara lain Rp320 ribu hasil penjualan tiket palsu, 20 sisa tiket palsu, 1 unit monitor dan CPU komputer, serta 1 unit mesin printer yang digunakan untuk memalsukan tiket."Dalam kasus itu tersangka dijerat Pasal 263 KUHPidana tentang pemalsuan surat. Terhadap tersangka, diancam hukuman maksimal 6 Tahun penjara," pungkasnya.(BS04)

Tag:PSMSPerseru SeruiStadion Teladantiket palsu