Sabtu, 19 Oktober 2019
  • Home
  • Peristiwa
  • Jemaah dan Petugas TPHD yang Sudah Berhaji, Dikenai Biaya Visa

Jemaah dan Petugas TPHD yang Sudah Berhaji, Dikenai Biaya Visa

Senin, 25 Maret 2019 22:30:00
BAGIKAN:
BERITASUMUT.COM/IST
Beritasumut.com-Fase pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) sudah dibuka sejak 19 Maret 2019. Direktur Pelayanan Haji dalam Negeri Muhajirin Yanis mengingatkan bahwa mulai tahun ini Pemerintah Saudi memberlakukan kebijakan baru, visa progresif bagi jemaah dan petugas Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) yang teridentifikasi sudah pernah berhaji. 
 
Sehubungan dengan itu, Kemenag telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama Nomor  140 Tahun 2019 tentang Pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1440H/2019M dan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 118 Tahun 2019 tentang Pembayaran Visa Bagi Jemaah Haji dan TPHD Tahun 1440H/2019M.
 
"Bagi jemaah haji dan TPHD yang sudah pernah berhaji akan dikenakan biaya visa sebesar SAR 2,000 atau setara Rp7.573.340,00 dengan kurs SAR 1 senilai Rp3.786,67.Kurs tersebut berdasarkan asumsi pada saat pengesahan BPIH antara DPR dan Pemerintah bulan Februari lalu,” ujar Muhajirin seperti dilansir dari laman kemenag, Senin (25/03/2019).
 
Menurut Muhajirin, proses pembayaran visa itu dilakukan bersamaan dengan pelunasan BPIH. Sehingga, selain harus membayar selisih BPIH, jemaah dan TPHD yang sudah pernah berhaji juga harus membayar biaya visa.“Pembayaran visa dilakukan bersamaan dengan pelunasan BPIH ke rekening Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran (BPS) BPIH berdasarkan data Siskohat,” terangnya. 
 
Jemaah dan TPHD yang dikenai visa progresif didasarkan pada data e-Hajj yang dikeluarkan oleh Arab Saudi. Namun demikian, sebagai data awal, Kemenag akan mengidentifikasi awal melalui Siskohat. Data siskohat ini juga yang akan menjadi basis awal pengenaan biaya visa progresif yang harus dibayarkan saat pelunasan. 
 
“Ada kemungkinan, jemaah dalam data siskohat belum berhaji, namun di data e-Hajj sudah pernah sehingga harus membayar visa progresif. Jika ada yang seperti itu, maka jemaah akan diminta membayarnya setelah visanya keluar. Jika tidak, visanya dibatalkan,” tutur Muhajirin. 
 
Sebaliknya, bila dalam data Siskohat dinyatakan berstatus haji dan membayar biaya visa, namun ternyata oleh Saudi tidak wajib membayar, maka biaya visa yang telah dibayarkan akan dikembalikan lagi. Proses pengembaliannya melalui usulan Direkorat Jenderal PHU kepada BPKH."Batas waktu membayar visa bagi jemaah atau TPHD tersebut paling lambat 7 hari setelah pemberitahuan dari Kanwil Kemenag Provinsi. Bila melewati batas waktu tersebut maka visa haji dianggap batal dan jemaah tidak dapat berangkat pada tahun berjalan," tegasnya.
 
Bagaimana dengan jemaah yang batal berangkat dan sudah membayar visa? Muhajirin menegaskan bahwa biaya visanya tidak dapat dikembalikan. Yang dapat dikembalikan kepada jemaah hanyalah BPIH yang telah dibayarkan saat setoran awal dan setoran lunas."Adapun bagi jemaah yang menunda keberangkatan dan termasuk yang membayar visa, maka biaya visa untuk keberangkatan berikutnya dilakukan sesuai ketentuan Arab Saudi," pungkas Muhajirin seraya menambahkan jika pelunasan BPIH 1440H/2019M tahap I akan berlangsung hingga 15 April mendatang.(BS09)
T#g:Biaya HajiHajiTPHDVisa
  komentar Pembaca
  Berita Terkait
  • 7 hari lalu

    UNIMED dan RSU Haji Medan Jalin Kerjasama Layanan Kesehatan

    Beritasumut.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Medan menjalin kerjasama dengan Universitas Negeri Medan dalam bidang pelayanan kesehatan. Hal tersebut

  • 3 minggu lalu

    Kemenag Optimis Indeks Kepuasan Haji 2019 Capai 85,30

    Beritasumut.com-Kementerian Agama (Kemenag) optimis indeks kepuasan haji 2019 meningkat dari tahun sebelumnya atau mencapai angka 85,30. Sebelumnya

  • 3 minggu lalu

    Musda KNPI Sumut 2019 Resmi Dibuka di Asrama Haji Medan

    Beritasumut.com-Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Sumut resmi dibuka, Senin (30/09/2019) di Asrama Haji Medan. Helatan Musda itu dinilai kepatuhan ter

  • 3 minggu lalu

    Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji, Menag Minta Sosialisasi Isthithaah Lebih Masif

    Beritasumut.com-Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin hadir pada Evaluasi Nasional Penyelenggaraan Kesehatan Haji 1440H/2019M, di Jakarta. Menag men

  • 4 minggu lalu

    Wakil Wali Kota: IPHI Medan Sarana Pererat Ukhuwah Islamiyah

    Beritasumut.com-Pemko Medan mengapresiasi silaturahmi yang digelar Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kota Medan, dalam rangka HUT IPHI ke-2

  • Copyright © 2010 - 2019 Portal Berita Sumatera Utara. All Rights Reserved.